2012 - Wisata Kuliner Indonesia

Sunday, December 16, 2012

Kuliner Jakarta - M CAFE (NEW MAGNUM CAFE), Menikmati Es Krim dengan Cara "Berbeda"
December 16, 2012 25 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #256
M Cafe, The New Magnum Cafe
Grand Indonesia, West Mall, 6th floor
Jakarta
Website : http://mymagnum.co.id/mcafe


Siapa yang gak kenal Magnum? Ice Cream lembut berbalut coklat mewah yang selalu menjadi incaran para pecinta es krim. Tapi tahukah bahwa Magnum ini juga punya cafe untuk menikmati es krim dengan cara yang berbeda? Ya, setelah sukses sejak dibuka di tahun 2011, Magnum Café by Magnum Ice Cream merevitalisasi kembali konsepnya dan dipertengahan tahun ini menghadirkan M Cafe, The House of Chocolate. Sesuai dengan namanya, maka aneka menu berbahan cokelat menjadi signature dari cafe ini. Dan berbeda dengan cafe lainnya, pengunjung M Cafe banyak yang mengincar dessert ketimbang main course-nya. Bagaimana tidak, aneka dessert yang tersaji begitu menggoda. Sebutlah salah satu pilihan saya ini: Foundue Du Desir, chocolate fondue alias cokelat cair panas yang disajikan dalam mangkok, ditemani strawberry, kiwi, pisang dan juga brownies yang siap untuk dicelupkan dalam fondue yang pastinya akan memanjakan lidah para pecinta cokelat sejati. Dan tak ketinggalan, 2 stick Magnum Ice Cream pilihan tersaji dalam menu ini. Gak mungkin memang, menikmati dessert di M Cafe tanpa ice cream, rite? :) Harga satu porsi Foundue Du Desir ini Rp. 45.000,- untuk ukuran kecil (dengan dua stick Magnum Ice Cream)

Ada satu lagi dessert yang tampak “menggoda” imanku terpampang di buku menu: De Velvet Seduction, potongan cake red velvet yang tengah happening ini disajikan bersama Magnum Strawberry Ice Cream yang telah “dicelup” dalam dark magnum chocolate dan raspberry. Jujur, ini adalah kali pertama saya mencicipi red velvet cake, jadi sempat menebak-nebak akan cita rasa seperti apa yang bakal tersaji di indera pengecapku. Dan ternyata, lidah ndeso saya ini dipaksa bertekuk lutut dengan “keindahan” rasa yang diberikan oleh red velvet cake dari M Cafe ini. Apalagi dengan Strawberry Ice Cream khas Magnum yang dengan cantiknya dapat membangun rasa yang harmonis bersama cake tersebut. Juara! Mari kita lanjut ke menu lain yang tak kalah menggiurkannya...

Walau banyak yang mengejar aneka dessert menggoda di M Cafe, tapi aneka menu main course nya juga sayang untuk dilewatkan begitu saja. Satu yang jadi pilihan saya adalah: A Knight’s Tale, sajian Barbeque Lamb Ribs alias iga kambing dengan bumbu barbeque. Ada dua hal yang unik dari menu ini, pertama adalah dari lamb ribsnya yang dipotong kecil-kecil dengan daging masih menempel di tulangnya. Tidak perlu usaha keras untuk melepas daging dari tulangnya, bener-bener empuk, tampaknya berasal dari domba yang masih muda. Keunikan yang kedua adalah di sausnya, walau sudah dibumbu barbeque, tersaji juga saus untuk cocolannya. And you know what, it’s callled “Spicy Magnum Chocolate Sauce”, yup saus cokelat pedas! Rasanya unik, percampuran antara asam, pedas dan rasa manis khas dari cokelatnya. Buat saya ini inovasi menu yang keren dari cafe yang memang mengusung konsep “The House of Chocolate” ini. Disajikan dengan nasi, menu ini dapat “ditebus” dengan harga Rp. 69.000,-

Sekarang kita nikmati minumannya. Saya coba pilih yang tampak segar: Summer Tango. Juice mangga, tapi tetap tidak kehilangan cita rasa Magnum – nya karena diblend dengan Almond Magnum Ice Cream plus butiran dark chocolate chips. Perpaduan yang asyik kan? Harga: Rp. 29.000,-

Mau minum yang hangat? Hot Chocolat menjadi andalan M Cafe. Bukan sekedar minuman cokelat hangat biasa, campuran coklat khas Magnum, chocolate truffle, susu segar dan whipped cream memberikan sensansi tersendiri dengan rasa coklat yang tak terlalu pekat. Setelah menikmati desert yang serba dingin, kayaknya Hot Chocolat ini akan menjadi penutup yang cantik. Harga: Rp. 25.000,-

Transformasi Magnum Cafe menjadi M Cafe, The House of Chocolate, ini memang patut diacungi jempol. Tidak hanya berpindah ke area yang dapat menampung lebih banyak pengunjung, akan tetapi aneka menu tambahan yang menjadi signature juga menjadi lebih kaya yang memberikan lebih banyak pilihan kepada para pelanggannya. Masih banyak menu yang terpampang di daftar menu yang bikin saya menelan ludah. Suasana cafe ini sendiri juga asik, terdiri dari space indoor dan outdoor yang memuat sekitar 170 orang, M Cafe cocok buat makan bareng keluarga ataupun hangout bareng teman-teman. Dan hebatnya lagi, walau hampir bisa disebut tidak pernah kosong, waktu saya sudah berada di dalam, saya tidak merasakan suasana yang crowded atau sesak. All seemed to enjoy the atmosphere of M Cafe. And you know what, M Cafe adalah satu-satunya Magnum Cafe yang permanen di dunia looohhh.... Jadi buat para ice cream lover yang mau menikmati ice cream dengan style yang berbeda, silakan kunjungi M-Cafe, Café dengan konsep baru dari Es Krim Magnum, yang berlokasi di Grand Indonesia, West Mall. You will not regret it...

Note: Semua photo, kecuali A Knight’s Tale dan Hot Chocolat, adalah hasil karya photographer Mas Hendy Ardiana.

Mau tahu tempat makan lainnya di Jakarta? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Jakarta
Reading Time:

Sunday, December 2, 2012

Kuliner Bogor - Oleh-Oleh dari Bogor
December 02, 2012 3 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #255
Oleh-Oleh dari Bogor


Setelah keliling berwisata kuliner Bogor, kayaknya gak sah kalo meninggalkan kota ini tanpa membawa buah tangan, bener nggak? Banyak aneka kuliner Bogor yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Yang paling kondang adalah Roti Unyil, roti dengan aneka rasa dan isi yang berukuran "satu kali suap" ini sudah menjadi icon oleh-oleh paling "top of mind" kayaknya bagi para pelancong di Bogor. Pusatnya ada Ruko V-Point, Jl Pajajaran, samping Ekalokasari Plaza. Ada juga pendatang baru yang juga menawarkan cupcake dengan ukuran "unyil": Itsy Bitsy Mini Cupcake dan Lil Devil's Food Cupcake punyanya @mrsgitta Cupcake yang ada di Jl. Artzimar, kawasan Bantarjati. Cupcake ukuran mini ini memang beda dengan cupcake yang dijajakan di tempat lain. Tapi untuk mendapatkannya lebih baik pesan dulu ke yang bersangkutan karena produksinya masih skala rumahan jadi suka "out of stock".

Keluarga Macaroni Panggang juga telah menasbihkan diri sebagai salah satu pembuat oleh-oleh kuliner Bogor yang banyak diburu. Selain Macaroni Panggang yang ada di Jl. Salak, kita juga bisa membawa pulang Pia Apple Pie di Jl Pangrango dan Lasagna Gulung di Jl. Salak. Sekarang muncul juga cake yang "menerobos" jajaran oleh-oleh dari Bogor yang paling diburu: Lapis Bogor yang ada di Jl. Sholeh Iskandar (Jl Baru) dan Jl Pajajaran (Ruko No. 20). Cake yang lembut yang terbuat dari tepung saripati talas ini menjadi "trend" baru oleh-ileh khas Bogor. Kita bisa menemui produk dari tepung saripati talas juga di Resto Gurih7 (Jl Pajajaran) yang menjual Talas Roll.

Oh iya jangan lupa dengan Asinan Bogor, aneka asinan buah atau sayur dengan kuah asam segar yang khas ini bisa dijumpai di banyak penjuru kota Bogor. Tapi yang cukup terkenal bisa dibeli di Asinan Ny. Yenny (Jl Binamarga) dan Asinan Gedung Dalam (Sukasari dan Ruko V-Point Pajajaran). Terakhir kalo maen ke kawasan Puncak, jangan lupa mampir ke Cimory Resto di Cisarua untuk membawa aneka Susu Murni dan Yoghurt, langsung dari pusatnya.

Tuntas sudah tampaknya itinerary Wisata Kuliner Bogor yang saya buat dalam 5 coretan:


Dan silakan juga untuk melihat beragam kuliner bogor di Peta Kuliner Bogor. So, selamat menikmati pengalaman kuliner yang tidak akan terlupakan di Kota Bogor. Enjoy....

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor


Reading Time:
Kuliner Bogor - Wisata Kuliner Bogor (Makan Malam)
December 02, 2012 3 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #254
Makan Malam di Kota Bogor


Berwisata kuliner di Bogor tidak lengkap tanpa menikmati kuliner malamnya. Mari kita lihat kuliner malam favorit pilihan banyumurti.net. Saya selalu menikmati Sate Sumsum Pak Oo yang ada di Jl. Suryakencana, kebayang kan kelembutan sumsum yang disate dan ditemani bumbu kacang yang asyik. Disini juga ada sate daging, sate ati dan sate ginjal, yang semuanya patut diacungi jempol. Sate Pak Oo ini berada di tempat yang sama dengan Nasi Goreng Guan Tjo, yang kondang dengan Nasi Goreng Petenya. Ada tempat makan baru di Jl Siliwangi, tidak jauh dari setelah perempatan Gg. Aut - Jl. Suryakencana, namanya Bebek Dubes. Bebek Panggang Madunya juara banget, dagingnya lembut dengan cita rasa manis yang pas. Buat pecinta pedas, sambal dadaknya juga pol. Bagi yang tidak suka bebek, Bebek Dubes juga menyediakan menu ayam kampung.

Buat yang cari family resto dengan hidangan yang khas, coba ke d'Leuit Resto yang ada di Jl. Pakuan, kemudian pesanlah Nasi Jambal Ikan Balita, menu yang sulit ditemui di tempat lain. Dan untuk minumnya, yang khas pilihlah Es Pala atau Bir Kocok. Sedangkan buat yang ingin makan makanan sunda di tempat yang sederhana tapi memberikan "kemewahan" rasa dan pilihan cobalah Ayam Aroma yang berpusat di Jl. Pahlawan, dekat kawasan Empang, dan sudah memiliki cabang di Taman Kencana, Jl. Ahmad Yani (dekat Air Mancur)dan kawasan Bubulak, Darmaga.

Bogor juga punya penjaja Sate Kambing yang memiliki banyak pelanggan, sebut saja Sate H. Ismail di Taman Kencana atau Sate Bang Kumis di Jl Paledang dan Pajajaran. Tapi ada Sate yang mendapat sentuhan cita rasa khas Timur Tengah, silakan coba Sate Gate di kawasan Empang. Aneka menu khas timur tengah, seperti Nasi Briyani, juga bisa didapatkan di tempat ini. Tapi kalo mau yang lebih mantap, pergilah ke kawasan Sentul atau Puncak dan nikmati sensasi sate PSK (Pedagang Sate Kiloan). Sate kambingnya juara dengan ukuran besar dan sate lembut, apalagi Sate Atinya.. Hmmm...

Kita sudah menjelajahi Wisata Kuliner Bogor mulai dari Sarapan, Makan Siang, Cemilan Sore, sampai Makan Malam. Udah lengkap semuanya? Masih ada yang kurang, belum beli oleh-oleh! Oleh-oleh kuliner apa aja yah yang bisa dibawa dari kota Bogor?

Itinerary Wisata Kuliner Bogor:

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:
Kuliner Bogor - Wisata Kuliner Bogor (Cemilan Sore)
December 02, 20120 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #253
Cemilan Sore di Kota Bogor


Beres makan siang, sebelum makan malam, terdapat rentang waktu yang luas hehehe... Jadi kemungkinan rasa lapar menyerang sebelum waktu makan malam tiba sangat besar. Mari kita jelajahi kota Bogor untuk mencari "cemilan" yang pas. Coba kita lihat "cemilan sejuta umat", Baso... Di Jl. Bangbarung, ada dua kedai Baso yang bisa disebut tidak pernah sepi: Baso Seuseupan dan Baso Boboho. Kedua baso ini hampir punya kesamaan yaitu ditemani dengan gorengan lemak yang khas. Tidak jauh dari sana, tepatnya di Jl Palayu, ada juga kedai Baso yang sajikan baso yang unik, Baso Gulung Bragi. Baso yang digulung dengan kulit kembang tahu, rasanya memang cetar membahana, sesuai dengan foto Syahrini yang terpajang di spanduknya. Konon sang artis memang pelanggan setia Baso Gulung ini.

Kalau mau cari segeran, banyak nih pilihan di kota hujan ini. Ada Sop Buah Pak Ewok di Jl Bukit Tunggul (kawasan Taman Kencana) yang merupakan cabang dari Sop Buah Pak Ewok Bandung. Ada juga Es Sekoteng di samping Toko Kue Bogor Permai yang punya banyak penggemar, sehingga kawasan ini menarik para penjaja makanan lainnya untuk ikut berjualan di tempat ini.

Nah ada seger-segeran yang unik nih di Bogor. Soto Buah Durian, yang disajikan Bakul Bogor di Jl Pahlawan (Bondongan). Orang kadang bingung dengan namanya, soto dari durian? Hehe, ini hampir sama dengan sop buah sebenarnya, cuma pemilihan nama yang unik memang mengundang rasa penasaran orang. Dan satu favorit saya adalah Es Bubur Buah di Rahat Cafe (Jl Malabar, samping ex-Pangrango Plaza). Aneka potongan buah yang ada dalam "kuah" blend antara ice cream dan yoghurt. Yummiee..

Menikmati aneka kuliner Bogor, dari mulai sarapan, makan siang, sampai cemilan sore memang memberikan pengalaman kuliner yang berbeda, bener nggak? Tapi ini masih belum selesai, kita masih punya makan malam yang harus dilewati. Jadi mau makan malam dimana di Bogor?

Itinerary Wisata Kuliner Bogor:

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Saturday, December 1, 2012

Kuliner Bogor - Wisata Kuliner Bogor (Makan Siang)
December 01, 20121 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #252
Makan Siang di Kota Bogor

Setelah memilah milah Sarapan di Kota Bogor, mari kita lanjut dengan aneka pilihan makan siangnya. Soto Santan Bang Ali di Jl Pemuda (samping pabrik Good Year), kuah santannya menggunakan rempah-rempah "rahasia" yang beda, katanya sih rempah-rempah khusus dari Aceh. Pak Bondan sering merekomendasikan Soto Bang Ali ini kalau ditanya kuliner di Bogor. Bogor juga punya soto khas, yaitu Soto Kuning. Soto dengan santan berbumbu kuning dengan isi aneka daging dan jeroan sapi, silakan dipilih. Banyak penjaja soto kuning ini di berbagai penjuru kota ini, salah satu favorit saya adalah Soto Pa Yusup yang ada di Jl. Suryakencana.

Penggemar Sumsum harus coba Sop Sumsum dan aneka menu dari sumsum lainnya yang ada di Rumah Sumsum (Jl Lawang Gintung). Ayam Geprek Istimewa (Jl Bangbarung) memberikan cita rasa beda untuk sebuah ayam goreng. Daging yang lembut "digeprek" sampe ke tulang dengan bumbu yang meresap. Ada Saung Kiray di (Jl Binamarga) yang menyajikan nasi tutug oncom dan sate maranggi yang nendang. Sop Iga Mbak Par tidak pernah sepi di jam makan siang, walau hanya berlokasi di kaki lima berada di Jl Malabar (belakang ex-Pangrango Plaza).

Coba langkahkan kaki ke Gg Aut, dan cobalah makan siang di salah satu tenda di sana yang bertuliskan Laksa Gg Aut. Macaroni Panggang (Jl Salak) juga punya resto yang menyajikan aneka makan siang yang patut dicoba, salah satunya timbel peda bakar.

Pastinya masih banyak pilihan kuliner makan siang di Bogor, tapi setidaknya itu yang pernah saya coba dan saya rekomendasikan. Tertarik?

Sarapan udah, makan siang udah, lalu dimana kita harus makan malam kalau di Bogor?

Itinerary Wisata Kuliner Bogor:

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:
Kuliner Bogor - Itinerary Wisata Kuliner Bogor (Sarapan)
December 01, 20121 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #251
Sarapan di Kota Bogor

Soto Kuning, Toge Goreng, Doclang, Soto Mie, Roti Unyil, Cungkring, Asinan Bogor hanyalah sebagian kecil dari banyaknya icon kuliner di kota Bogor. Ya, tampaknya kota kuliner sudah layak disandingkan sebagai gelar kota ini, selain kota Hujan dan kota seribu angkot :). Saking banyaknya tempat makan yang terus bertumbuhan bak jamur di kota ini, terkadang orang sampe bingung jika ingin berwisata kuliner di kota ini. Nah postingan ini mencoba memberikan alternatif "jalur" Wisata Kuliner Bogor, yang tentunya berdasarkan pengalaman dan objektivitas saya pribadi. Akan ada 5 postingan untuk ini: Sarapan di Kota Bogor, Makan Siang di Kota Bogor, Cemilan Sore di Kota Bogor, Makan Malam di Kota Bogor dan Oleh-Oleh dari Bogor. Kita mulai dari Sarapan di Bogor yuk, ada apa aja yaahhh???

Untuk sarapan di kota Bogor, ada beberapa alternatif sarapan yang bisa dinikmati di kota Bogor. Salah satunya sarapan khas kota ini: Doclang, seperti kupat tahu, akan tetapi doclang menyertakan kentang rebus di dalamnya, dengan bumbu kacang yang diberi aroma tauco yang khas. Doclang yang cukup kondang ada di Jl Mantarena dan Pak Odik di Pasir Kuda. Cungkring, potongan kikil sapi yang dibumbu kuning dan diguyur bumbu kacang manis, bisa ditemui dalam waktu yg sangat terbatas di Jl Suryakencana dari jam setengah 7 sampai 9 pagi.

Pemburu wisata kuliner di kota Bogor biasanya tidak akan melewatkan sarapan pagi di Sop Buntut Ma Emun, buntut yang lembut dengan kuah yang segar dengan harga yang terjangkau. Ada di Jl Sudirman dan Jl Bangbarung, yang kini sudah dikelola oleh generasi kedua. Ada satu lagi sarapan khas tradisional dari Bogor yang perlu dicoba: Toge Goreng, toge yang "digoreng" dengan air alias direbus dengan guyuran bumbu tauco yang khas ditemani potongan tahu goreng dan kupat. Silakan ke Gg Besi (Suryakencana) untuk menikmati sajian Toge Goreng Ma Evon, Pak Iwon di depan Supermarket Ngesti (Jl Pajajaran) dan Mang Gebro Putra, di Jl. Pengadilan.

Itulah sebagian pilihan sarapan di kota Bogor. Mari kita lanjutkan dengan pilihan Makan Siang di Kota Bogor.

Itinerary Wisata Kuliner Bogor:

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Monday, November 19, 2012

Kuliner Bogor - Toge Goreng Ibu Evon
November 19, 2012 3 Comments
Wisata Kuliner Indonesia #250
Toge Goreng Ibu Evon
Gg Besi (Jl Suryakencana, belakang Bank CIMB Niaga)
Telp: 0856 93489846


Di Bogor memang banyak penjaja Toge Goreng yang legendaris, salah satunya adalah Toge Goreng Ibu Evon alias Ma Epon. Toge yang "digoreng" pake air, alias direbus, kemudian dicampur dengan mie kuningan, potongan tahu dan opsional potongan kupat. Yang memegang peranan penting adalah bumbu olahan tauco dan oncom yang diguyurkan setelahnya. Ini yang menjadi pembeda Ma Epon dengan toge goreng lainnya, rasa asam dan manis khas tauco di sini emang berpadu dengan pas. Tambah dengan kecap manis sedikit untuk memperkuat rasa dan aroma yang mengudang. Dengan perpaduan tepat tauco, oncom dan kecap, yang sama-sama berbahan dasar kedelai, Toge Goreng Ma Epon tidak pernah kehilangan pelanggannya sampai sekarang. Dengan harga Rp. 9000 per porsinya, toge goreng Ibu Evon ini direkomendasikan buat yang mencari kuliner asli Bogor.


Toge Goreng Ibu Evon alias Ma Epon ini sudah berjualan selama puluhan tahun. Dan sampai saat ini, sang pemilik alias Ma Epon masih setia melayani pelanggannya di kedai sederhana ini, tentu saja kalo sekarang sudah dibantu oleh anak-anaknya juga. Mencari kedainya juga sebenernya tidak terlalu sulit: menyusuri Jl Suryakencana, sebelah kanan jalan akan ada Bank CIMB Niaga, belok saja disitu, sekitar 200m akan kita temukan kedai sederhana Toge Goreng Ibu Evon yang buka dari pagi hingga sore hari. Selain Ma Epon, kita juga bisa mencicipi toge goreng yang cukup kondang lainnya seperti: Mang Gebro Putra, Ibu Omah dan Pak Iwon.

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Saturday, November 17, 2012

Kuliner Bogor - @mrsgitta Cupcake, Cupcake unik dari Bogor
November 17, 2012 5 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #249
@mrsgitta Cupcakes
Jl. Artzimar I No. 14 Bantarjati Bogor
Telp: 081381047500
Web: cupcake-bogor.blogspot.com


Kalo Roti Unyil di Bogor mungkin sudah biasa, tapi pernahkah mendengar Cupcake Unyil? Hehehe, sebenernya bukan cupcake unyil juga sih, tapi Mini Cupcake atau Itsy Bitsy Mini Cupcakes, aneka cupcake mungil nan menarik kreasi dari @mrsgitta cupcakes. Dengan ukuran diameter dasar 3 cm dan tinggi 2,5cm, Itsy Bitsy Mini Cupcake memang unik dengan topping swirl buttercream dengan warna warni yang ceria. Cakenya, yang tersedia dalam rasa coklat dan vanilla, terasa lembut dan berpadu cantik dengan topping buttercreamnya. Harganya Rp. 32.000 untuk satu box berisi 16 cupcake. Terjangkau kan?


Gak cuma Mini Cupcake, @mrsgitta cupcakes juga menyediakan Classic Cupcake, Cupcake berukuran standar dengan resep tradisional dengan topping sama dengan Mini Cupcake yaitu Swirl Buttercream dengan aneka warna yang bisa dipesan sesuai kebutuhan. Resepnya yang sangat basic, membuat kita bisa merasakan "the real cupcakes". Harga: Rp. 45.000 per box isi 9 buah cupcake.


Nah ada yang special nih dari @mrsgitta cupcakes, Cinnamon Wheat Cake. Bentuknya memang sama dengan cupcake, tapi cakenya terbuat dari tepung gandum dengan sentuhan aroma cinnamon dan coklat. Toppingnya? Lebih beragam: kita bisa pilih topping dengan cream cokelat, taburan keju ataupun hiasan selai strawbery, blueburry atau lemon. Semuanya enak dan akan memberikan kesan tersendiri :) Harga: Rp 54.000/box isi 9 buah cake.

@mrsgitta cupcake memulai usahanya sejak 2010, awalnya hanya membuat cupcake untuk acara keluarga seperti ulang tahun anaknya atau pas lebaran. Karena cita rasanya yang menggoda, akhirnya pesanan-pesanan cupcake mulai berdatangan dan mulailah ibu dua anak ini menggarap bisnis cupcake dengan lebih serius. Gak cuma Itsy Bitsy Mini Cupcakes, Classic Cupcakes atau Cinnamon Wheat Cakes saja yang dibuat, tapi beragam pesanan yang customize dan kreasi-kreasi cupcake baru terus diluncurkan.

Buat yang cari oleh-oleh dari Bogor, Itsy Bitsy Mini Cupcakes atau aneka cupcake lainnya dari @mrsgitta cupcake kayaknya bisa jadi alternatif pilihan. Tapi sayangnya karena masih bersifat "home industry" cupcake ini belum punya toko, jadi untuk pembelian atau pemesanan bisa tengok webnya di cupcake-bogor.blogspot.com atau kontak via twitter @mrsgitta. Yuk cobain cupcake bogor yang unik ini....

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Monday, November 12, 2012

Kuliner Mataram - Taliwang Khas Pak Udin
November 12, 2012 2 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #248
Taliwang Khas Pak Udin
Jl. Gelatik No. 2B - Cakranegara, Mataram
Telp.: 081917802532/08180 3650454


Ke kota Mataram tidak boleh tidak untuk menikmati Kuliner Lombok yang luar biasa ini: Ayam Taliwang. Saya pernah mencoba di dua resto penyaji kuliner lombok yaitu Taliwang Irama dan Dua-EM. Nah bulan September lalu saya berkesempatan kembali mengunjungi kota Mataram dan mencicipi sensasi lain sajian ini di kedai Taliwang Khas Pak Udin. Kenapa beda? Karena Taliwang khas Pak Udin ini berada di kedai kecil, bukan resto seperti Taliwang Irama dan Dua-EM. Bagaimana dengan makanannya? Nah, harus saya akui bahwa kedai ini lebih sederhana tapi rasa ayam taliwangnya lebih "kaya". Saya pesan ayam bakar taliwang, ayam usia muda khas mataram yang dibakar dengan bumbu dengan semnburat rasa pedas dan manis yang berpadu cantik dengan kekuatan rempah-rempah khas lombok. Karena ayam yang digunakan masih berusia muda dan proses memasaknya yang sempurna, maka kita akan dapat merasakan bumbu tersebut meresap sampai ke setiap serat dagingnya bahkan sampai ke tulang. Sluruuupp... Harga satu porsi ayam bakar ini Rp. 22.000 per porsi alias satu ekor ayam.


Sebagai pelengkap hidangan ayam taliwang ini, saya memesan satu porsi terong bakar. Dan jangan kaget ketika para crew mengolah terong ini, besarnya hampir satu lengan! Terong-terong raksasa itu kemudian dibakar sebentar dan disajikan dengan "toping" sambal tomat yang segar. Rasa pedas yang segar dan menggigit menjadikan indera pengecap kita lebih sensitif lagi untuk menerima segala cita rasa indah yang tersaji. Harga satu porsi teronga bakar ini Rp. 5.000,-

Yang tidak kalah asiknya adalah minumnya. Saya pesan Es Kelapa Muda, serutan kelapa muda dalam segelas besar air kelapa dengan tambahan sirup kelapa hijau yang segerrrr. Saya gak tau sirup yang dipake sirup apa, tapi ini jempol banget. Tidak cukup satu gelas deh.. Dan harganya pun cukup 4 ribu rupiah saja per gelasnya.

Ketika berkunjung ke tempat ini saya bersama rombongan, ada Profesor @kalamullahramli, Om @nukman, Bapak @bonipudjianto, Mas @bambangasmoro, Mas @eyiq dan Mbak @diahalief, selain tentunya teman-teman dari kota Mataram itu sendiri. Semuanya puas dan terkesima dengan cita rasa yang disajikan, kecuali pak profesor yang tidak suka pedas :) Jadi buat kamu yang tengah travelling di kota Mataram, tampaknya mencicipi Taliwang Khas Pak Udin harus menjadi destinasi kuliner kamu selama disana. Walaupun kedainya sederhana, cita rasa yang disajikan sama sekali tidak sederhana. Gak percaya? Buktikan sendiri :)

Reading Time:

Sunday, November 11, 2012

Kuliner Bandung - Pempek Rama
November 11, 2012 2 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #247
Kuliner Bandung
Pempek RAMA

Jl. Rama No. 28 Bandung
Telp.: 022 6016523


Siapa yang belum pernah mencicipi Pempek? Kuliner asal Palembang dengan bumbu cukanya yang khas ini tidak hanya terkenal di kota asalnya, hampir semua kota di Indonesia ini punya kedai yang menjajakan makananan berbahan dasar ikan ini. Di Bandung, ada salah satu kedai Pempek yang cukup legendaris di mata para pemburu kuliner kota ini: Pempek RAMA. Kapal Selam, tentunya menjadi pilihan utama saya, pempek dengan isi telor ini terkenal kelezatannya. Ditemani dengan bihun dan potongan timun, pempek kapal selam di Pempek Rama ini memang cakep. Tapi kuncinya ada di bumbu cuka atau kuah cukonya, tersedia dua botol kuah yang pedas dan tidak, dan memang bumbu cuka di tempat ini juara. Mungkin inilah yang menjadikan Pempek Rama memiliki banyak pelanggan. Harga Kapal Selam: Rp 12.000

Yang perlu juga untuk dicoba di Pempek Rama adalah Lenggang. Potongan pempek yang dicampur dalam adonan telur dan kemudian digoreng. Jadi rasanya seperti telur dadar tapi dengan potongan pempek didalamnya. Menu ini salah satu yang paling laris di sini. Untuk Lenggang Spesial harganya Rp. 14.000 dan lenggang biasa Rp. 12.000. Bedanya ada di jumlah telurnya.

Buat yang pengen pempek kecil, Pempek Rama juga menyediakan aneka jenis pempek lainnya, seperti pempek lenjer, adaan, pempek tahu, kapal selam kecil, kerupuk dan pempek kulit ikan. Harga pempek tersebut 4ribu rupiah per potongnya. Diguyur dengan kuah cuko yang "free flow" tersaji di meja, aneka pempek kecil ini memang bikin mulut ini tidak berhenti ngunyah

Pempek RAMA bernama demikian karena kedai pempek ini berada di Jl. Rama, kawasan Jl Pajajaran Bandung. Dikutip dari DetikBandung, pempek Rama dibangun oleh pasangan suami istri yang memang merantau dari Palembang ke Bandung di tahun 1988 dan terus bertahan sampai kini. Buka dari jam 10-22, Pempek Rama memang selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung, bahkan sejak awal bukanya. Walaupun memang masih kalah dibandingkan dengan Pempek dari kota aslinya Palembang, tapi Pempek Rama paling tidak dapat menjadi pilihan utama untuk bisa mencicipi pempek di Bandung.

Mau tahu tempat makan lainnya di Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Reading Time:

Saturday, November 10, 2012

Kuliner Tanjung Pinang - Sop Tulang Pak Jenggot
November 10, 20121 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #246
Sop Tulang Pak Jenggot
Jl. Tanjung Uban KM 15 Tanjung Pinang


Agak mengernyitkan kening ketika diajak untuk menikmati makan siang Sop Tulang ketika saya transit di kota Tanjung Pinang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kepulauan Anambas. Gimana gak bingung? Sop Tulang? Cuma sop dengan isi tulang gitu? Terus apa yang dimakan? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut langsung terjawab ketika semangkuk Sop Tulang akhirnya hadir di meja depan saya. Ternyata tulangnya masih diselimuti daging yang cukup tebal. Ya, sop tulang ini lebih tepat untuk disebut Sop Daging Sapi sebenernya. Dagingnya sangat empuk, dan sangat mudah dilepaskan dari tulangnya, tanda bahwa proses memasaknya tidak sebentar. Belum lagi kuah sop yang panas nan segar, diguyurkan ke nasi hangat, dibubuhi sedikit jeruk nipis dan sambal yang josss, menjadi santap siang yang luar biasa.

Nama kedainya pun unik, Pak Jenggot, mungkin pemiliknya berjenggot yah :) Tidak hanya sop tulang, Pak Jenggot juga menyediakan menu lain, yang tidak saya lirik karena sudah terlalu penasaran dengan yang namanya Sop Tulang. Kalau hadir ketika makan siang tiba, bersiap-siaplah untuk mengantri tempat duduk karena banyaknya pelanggan yang datang, baik warga Tanjung Pinang maupun tamu-tamu yang dijamu oleh tuan rumahnya di kota ini. Berjarak sekitar 15 menit dari Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah, Sop Tulang Pak Jenggot merupakan pilihan makan siang yang mantap bagi anda yang akan baru tiba atau akan berangkat menuju bandara kota Tanjung Pinang tersebut. Jangan lupa untuk berbekal tissue atau sapu tangan untuk mengusap bulir keringat yang akan keluar ketika kita menyantap hidangan ini, sebuah "culinary experience" tersendiri.

Reading Time:

Sunday, October 28, 2012

Kuliner Anambas - Mie Bangka
October 28, 20120 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #245
Mie Bangka
Jl. Hang Ttuah, Tarempa - Anambas


Sembari menyeruput kopi di Kedai Kopi Murai, coba juga sarapan Mie Bangka yang bisa dipesan di penjaja percis di seberang kedai kopi tersebut. Mie Bangka yang dijajakan di kawasan Bangka-Belitung maupun Kepulauan Riau berbeda dengan Mie Bangka yang dijajakan di Pulau Jawa. Mie Bangka yang "asli" ini cenderung asin, disajikan dengan banyak toge dan suwiran daging ayam. Ditemani dengan kuah kaldu dan bakso ikan. Plus dengan cabe hijau cair yang sueger dan nendang. Buat saya pribadi buat agak kurang cocok buat sarapan sebenernya, tapi tetep asik lah..

Oh iya, Mie Bangka ini juga bisa dipesan dari kedai kopi ini, jadi tidak perlu repot-jika ingin sarapan mie ini sambil menikmati kopi atau kudapan khas lain di tanah Tarempa ini. Atau mau sarapan nasi? Ada juga tersedia Nasi Lemak khas Tanah Melayu. Buat orang yang selalu tinggal di tanah Jawa seperti saya, menikmati suasana sarapan di kedai kopi seperti ini merupakan pengalaman langka dan tentu saja memberikan pengalaman yang berkesan bagi lidah saya

Reading Time:

Friday, September 14, 2012

Kuliner Anambas - Kedai Kopi "MURAI"
September 14, 20121 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #244
Kedai Kopi "MURAI"
Jl. Hang Ttuah, Tarempa - Anambas

Budaya ngopi, khususnya di pagi hari, memang sudah menjadi bagian hidup dari sebagian masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat dengan budaya Melayu yang kuat seperti di kawasan Sumatera. Di Anambas sendiri banyak sekali kedai kopi yang dipenuhi pelanggannya di pagi hari, salah satunya Kedai Kopi "Murai". Segelas kopi susu saya pesan begitu, si encik penjaga kedai menanyakan pesanan saya. Kopi kental yang disaring dengan gaya khas "ditarik" sangat kuat aromanya, akan tetapi tanpa ampas. Ditambah dengan susu kental manis dengan takaran pas, ngopi di kedai ini memang bisa memberikan semangat dan energi untuk memulai hari.

Selain kopi dan teh, aneka penganan seperti nasi lemak, roti, bolu dan aneka kudapan lainnya yang menjadi alternatif pengunjung untuk sarapan pagi. Sayang saya tidak sempat menanyakan dan mencicipi aneka kudapan yang tampak menarik ini. Oh ya, kita juga bisa memesan Mie Bangka yang aduhai dari seberang kedai kopi Murai ini. Pas juga untuk sarapan.

Menuju Tarempa ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas, yang berada di Pulau Siantan ini sendiri butuh perjuangan yang lumayan. Ada pesawat yang terbang dari Tanjung Pinang 4 kali seminggu, dengan waktu tempuh menuju Pulau Matak sekitar 60 menit, sesudah itu masih harus dilanjut dengan speed boat ke Tarempa selama 30-40 menit. Atau bisa juga naek ferry langsung dari Tanjung Pinang dengan waktu tempuh sekitar 10 jam! Tapi kita akan mendapatkan aura yang berbeda begitu menginjakkan kaki ke pulau ini. Kalo gak percaya, buktikan sendiri :)
Reading Time:

Saturday, September 8, 2012

Kuliner Pekalongan - Es Duren Merak
September 08, 2012 4 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #243
Es Duren Merak
Jl. Merak - Pekalongan


Menikmati es di teriknya siang hari emang menyegarkan. Apalagi kalo Es Duren, setuju? Nah buat yang lag di Pekalaongan coba langkahkan kaki ke Jl Merak dan cari Gubuk Es Merak di ruas jalan tersebut. Pesanlah semangkuk Es Duren khas di kedai ini, silakan nikmati sensasi kesegaran yang dihasilkan oleh paduan cantik antara buah durian, kelapa muda, sirup frambozen dan tentu saja es batu. Nyesssss.... Durian disini juga tidak disajikan dalam bentuk bulat, tetapi telah "diserut" dagingnya sehingga kita bisa menikmati aroma durian yang paripurna.

Gubuk Merak ini lokasinya tidak jauh dari alun-alun Pekalongan. Kalo dari Museum Batik, jalan kaki pun hanya sekitar 5-10 menit. Gak jauh juga dari Es Santan Shaleh. Selain es duren, kedai ini juga menyediakan aneka es lainnya seperti es campur, es kelapa muda, es alpukat yang bisa dikombinasikan. Tapi yang paling top jelas es duren :) Lain waktu ke pekalongan, pengen mampir lagi kesini buat nyicipin Es Durian + Alpukat, seru kali yah?
Reading Time:

Thursday, August 30, 2012

Kuliner Pekalongan - Es Santan Shaleh
August 30, 2012 8 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #242
Es Santan Shaleh
Jl Jetayu, Pekalongan


Sederhana, hanya potongan roti tawar jadul, cingcau hitam dan agar-agar yang berada di dalam santan encer yang diberi susu dan gula serta tentu saja es batu. Tapi dibalik kesederhanaan itu tersimpan kesegaran yang melegakan. Ya, itulah sajian Es Santan Saleh, salah satu kuliner dari kota Batik, Pekalongan. Panasnya udara pekalongan langsung tereduksi dengan segelas Es Santan yang saya nikmati sembari menikmati makan siang. Harganya pun sangat merakyat, cukup 2500 rupiah saja untuk satu gelasnya.

Es Santan Pak Saleh ini bisa kita temui di sebuah kedai sederhana di Jl Jetayu, tidak jauh dari GOR Pekalongan. Dari alun-alun atau Museum Batik kita cukup berjalan kaki tidak sampai 5 menit ke tempat ini, berjajar dengan warung-warung makan yang dipenuhi para pelanggannya di saat waktu makan siang tiba. Pokoke suegere polll....
Reading Time:

Sunday, August 26, 2012

Kuliner Surabaya - Lontong Balap Garuda Pak Gendut
August 26, 2012 4 Comments

Wisata Kuliner #241
Lontong Balap Garuda PAK GENDUT
Jl. Kranggan (Ex. Bioskop Garuda
)

Salah satu kuliner yang menjadi signature dari Kota Surabaya adalah Lontong Balap. Dan salah satu penjajanya yang melegenda di kota ini adalah Lontong Balap Pak Gendut. Potongan lontong, tahu goreng dan lentho yang sudah tersaji di atas piring, diguyur dengan kuah dengan tauge berlimpah. Kuahnya sendiri seperti kuah sup yang memiliki aroma garlic yang kuat. Jangan lupa taburan bawang goreng dan sentuhan sambal petis diperlukan untuk menyempurnakan hidangan yang konon merupakan langganan para artis asal Surabaya seperti Ahmad Dani dan Ari Lasso. Mungkin ada yang asing dengan lentho yang menjadi salah satu ciri khas dari lontong balap ini.

Mirip dengan perkedel, lentho terbuat dari kacang tolo yang ditumbuk dan disatukan dengan adonan dari parutan singkong dan bumbu-bumbu lainnya, kemudian digoreng. Tapi ada yang berbeda dengan lentho di Lontong Balap Pak Gendut ini. Dikutip dari Surya Online, lentho disini tidak ada campurannya, murni berbahan kacang tolo dan dibumbui. Menurut Syaiful Arifin, anak ketiga Pak Gendut sebaiknya lentho dibuat tanpa campuran tepung terigu atau singkong. Jadi, hanya memakai bahan kacang tolo yang diblender kemudian dicampur dengan kacang tolo yang masih utuh. Hasilnya lentho bertahan kriuk-nya meskipun sudah dicampur dengan kuah lontong balap.

"Kawan sejati" dari Lontong Balap Garuda ini adalah Sate Kerang. Sate Kerang yang mungil dan lembut disajikan dengan bumbu kecap dan sambal petis serta taburan bawang goreng. Dengan cepatnya tusuk-tusuk sate yang tadinya dipenuhi kerang menjadi polos karena isinya berpindah ke mulut :) Jangan lupa juga untuk memesan Es Kelapa Muda di kedai sebelah untu menuntaskan makan malam yang dahsyat ini.

Lontong Balap Pak Gendut buka dari jam 3 sore sampai jam 10 malam. Menempati bekas bioskop Garuda sehingga dikenal juga dengan sebutan Lontong Balap Garuda. Dan saat ini banyak sudah penjaja Lontong Balap yang ikut berjualan di kawasan ini, tetapi magnet memang terasa lebih kuat di Lontong Balap Pak Gendut yang sudah berjualan sejak 1956 dan sekarang dijalankan oleh generasi keduanya. Dengan harga satu porsi Rp. 7.000 dan sate kerang 700 rupiah per tusuknya, tampaknya Kuliner Surabaya yang satu ini tidak boleh terlewatkan jika Anda mengunjungi Kota Pahlawan.
Reading Time:
Kuliner Surabaya - Kepiting Cak Gundul
August 26, 2012 3 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #240
Kepiting Cak Gundul 1992
Jl. Raya Kupang (Surabaya Barat)
Telp.: 031 - 7327554


Sebagai penggemar kepiting, sangat beruntung ketika berkunjung ke Surabaya saya sempat diantar untuk mencicipi Kepiting Cak Gundul di kawasan Surabaya Barat. Kenapa saya merasa beruntung? Karena indera pengecap saya begitu dimanjakan dengan aneka pilihan bumbu yang digunakan untuk mengolah binatang yang memiliki capit ini. Yang begitu mengejutkan saya adalah rasa yang diberikan oleh Kepiting Bumbu Kare. Wujudnya tidak begitu cantik, sehingga ekspektasi saya akan rasanya tidak terlalu tinggi. Tapi begitu lidah mengecap kuah kari yang menempel di daging dan cangkang kepitingnya, beuhhh, langsung gak bisa berenti. Kuahnya seger bangeett, dengan santan yang tidak terlalu kental, dan bumbu kari yang gurih dengan sedikit semburat rasa manis dan sedikit pedas yang menggigit. Juara banget dah... Walau kepitingnya sudah habis, kayaknya sayang deh buat ngebuang kuah yang tersisa.

Kepiting Asam Manis memang standar, tapi Kepiting Asam Manisnya Cak Gundul ini menaikkan batas standar itu. Saus asam manis yang disajikan emang enak bangedz, tak henti menuangkannya ke nasi sebagai bumbu, maupun menghisapnya dari celah-celah kaki kepiting ini. Sluruuuppp...

Buat "cemilan", Kerang Rebus  juga layak untuk dipesan. Harganya Rp. 13.000 per porsi dengan porsi yang cukup besar. Ditemani sambal khas sea food yang segar, makan kerang ini malah jadi kenyang sendiri :)

Kepiting Cak Gundul ini berpusat di Pandaan-Pasuruan (KM 48 Surabaya-malang) tapi saya menikmatinya di salah satu sudut kota Surabaya, tepatnya di Jl Raya Kupang, Surabaya Barat. Tadinya saya mau ke RM Ibu Rudi yang terkenal dengan sambalnya yang pedas itu, yang berlokasi di satu ruas jalan dengan Cak Gundul ini, tapi karena tutup malah mampir ke sini dan tampaknya bakal ketagihan nih. Selain di Surabaya, Kepiting Cak Gundul ini juga telah membuka cabang di Jakarta (Kelapa Gading), Semarang (Jl Sudirman) dan Yogyakarta (Sleman).

Oh iya, mengenai harga, ini tergantung dari ukuran dan jenis kepiting yang kita pilih, bukan dari bumbu yang digunakan. Harganya mulai Rp. 14.000 - 18.500 per onsnya. Satu kepiting berkisar sekitar 2ons sampe 1 kg. Saran saya pilih yang tidak terlalu besar, sehingga tidak terlalu mahal, tapi dengan pilihan bumbu yang berbeda. Soalnya sampe sekarang saya masih ngiler dan terbayang-bayang sama kepiting bumbu mentega di meja sebelah yang juga berbumbu lada hitam sehingga tampak menggoda selera :(
Reading Time:

Friday, August 17, 2012

Kuliner Bogor - Bebek DUBES
August 17, 2012 4 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #239
Bebek DUBES
Jl. Siliwangi No. 6 Bogor
Telp.: 0251 9400026


Cari menu bebek di Bogor? Saya rekomendasikan satu tempat ini: Bebek DUBES. Kenapa? Buat saya, cita rasa yang diberikan di tempat ini berbeda dengan tempat makan bebek lainnya yang pernah saya kunjungi. Sebut saja menu yang satu ini: Bebek Panggang Madu. Buat pecinta rasa manis seperti saya, bebek panggang madu di tempat ini juara, rasa manis merata dari kulit meresap sampai ke dalam dagingnya. Daging bebek yang terkenal alot dan aromanya yang anyir pun terbantahkan begitu mencicipi menu ini, tekstur daging yang lembut sangat terasa ketika kita dengan mudahnya "merobek" daging bebek ini. Juara! Harga: Rp. 18.000,-

Bebek Goreng-nya juga patoet dipoedjiken... Renyahnya bagian luar bebek goreng ini tidak menjadikan bagian dalamnya keras, tetep lembut dengna aroma gurih yang menemani di setiap gigitan. Apalagi ditemani dengan Sambal Dadak yang extra pedas sebagai pendamping setiap menu yang ditawarkan di tempat ini. Dijamin seuhaaahhh... Harga: Rp. 17.000,-

Ada anggota keluarga/teman yang gak suka dengan bebek? Berarti sama dengan istri saya :) Tapi gak masalah karena Bebek Dubes menyajikan juga aneka menu dari ayam dan ayamnya ayam kampung asli loh. Istri saya sangat suka dan ketagihan dengan menu yang ini: Ayam Selimut Ijo. Ayam kampung yang digoreng dengan tingkat kerenyahan yang pas kemudian dipadu dengan bumbu berwarna hijau yang merupakah perpaduan cabe hijau, tomat hijau dan aneka rempah yang menghasilkan aroma harum yang menggiurkan. Rasa gurih, asin dan pedas berpadu dengan mulus, walau buat para pecinta pedas mungkin agak kecewa karena rasanya tidak sepedas penampilannya. Tapi jangan khawatir, sambal dadak tetap disajikan bersama menu ini buat menambah tingkat kepedasan sesuai dengan yang diinginkan. Harga: Rp. 17.000,-

Masih ada aneka menu lainnya yang belum sempat saya cicipi di Bebek Dubes, tapi kunjungan pertama ke outlet yang tidak jauh dari Jl. Suryakencana, ruas jalan yang menajdi salah satu pusat kuliner bogor, membuat saya ketagihan dan ingin segera balik kesana. Coba sendiri deh kalo gak percaya...

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Saturday, August 11, 2012

Kuliner Bogor - Liong Bulan, Kopi Khas Bogor
August 11, 2012 9 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #238
Kopi Liong Bulan - Bogor


"... Coffee doesn’t need a menu, it needs a cup - Denis Leary"
Saya nyengir sendiri baca quote di atas, ya sekarang kopi sudah bertransformasi menjadi banyak varian minuman. Sebut saja mochaccino, frappaccino, cappuccino, dan aneka menu turunan kopi lainnya yang ditawarkan oleh kedai-kedai kopi mewah di berbagai penjuru kota besar. Tapi buat saya kenikmatan ngopi itu ya kalau minum kopi hitam tanpa aroma tambahan lainnya. Dan Indonesia merupakan surga akan aneka varian kopi unggul. Sebut saja Kopi Lampung, Kopi Toraja, Kopi Medan, Kopi Aceh, Kopi Flores dan sebagainya, setiap daerah punya produk kopi khas yang menjadi unggulan mereka.Bagaimana dengan kota tempat saya tinggal, apakah ada kopi khas Bogor?

Tak terkecuali di Kota Bogor, ada Kopi Khas yang cukup melegenda dan punya banyak pelanggan setia di kota ini, namanya Kopi Liong Bulan. Saya mengenalnya pertama kali ketika masih "memburu" istri saya tercinta di Kota Bogor sekitar tahun 2005. Oleh calon ibu mertua saya pada saat itu saya ditawari untuk menikmati kopi Liong Bulan ini, disitulah perkenalan pertama saya dengan salah satu, menurut saya, produk lokal dengan kualitas interlokal :) Walaupun saya bukan peminum kopi fanatik, tapi Kopi Liong Bulan ini memang memberikan aroma yang pas, rasa asam yang biasa kita temui kalo menyeduh kopi instant, tidak terasa ketika kita mengguyur bubuk kopi Liong Bulan ini dengan air mendidih. Sluruuuppp...

Kopi Liong Bulan, merupakan kopi khas Bogor, sehingga dengan mudah ditemui di banyak warung di Kota Bogor dengan harga yang juga sangat terjangkau. Di warung depan rumah saya, untuk kemasan 80 gram cukup ditebus dengan harga 4ribu rupiah, sedangkan untuk kemasan 200gr harganya 9ribu rupiah. Ada juga kemasan sachet satu kali minum seharga 800perak sudah termasuk gula. Dan walau kalah tenar dibanding Kopi Ulee Kareng-Solong Aceh ataupun Kopi Aroma Bandung, tapi buat para pelanggan setianya, Kopi Liong Bulan tidak tergantikan. Dan memang kalau mau ngopi yang bener ya mari kita minum "kopi rasa kopi", bukan rasa yang lain :)
Seperti ujar Denis Leary juga: "What happened with coffee? ... They have every other flavor but coffee-flavored coffee."
Selamat menyeruput Kopi Khas Bogor: Kopi Liong Bulan...

Catatan: Quotes Denis Leary diatas diambil dari: dailyshotofcoffee.com

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:
Kuliner Bogor - Sate Sumsum dan Ginjal Pak Oo
August 11, 2012 4 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #237
Sate Sapi Pak Oo
Jl. Surya Kencana No 193 - Bogor
Telp. 0251 4822078


Sate dari daging seperti kambing, sate sapi atau sate ayam mungkin sudah biasa, tapi kalo sate dari sumsum? Pasti lebih dari biasa. Itulah yang ditawarkan Sate Sapi Pak Oo yang menjajakan sate dari sapi, tidak cuma dagingnya tapi juga sumsum, ati dan ginjalnya. Yang paling favorit adalah Sate Sumsum, sumsum yang kenyal dipotong kecil-kecil kemudian ditusuk dan dibakar layaknya sate. Disajikan dengan bumbu kacang. Sensasi yang muncul ketika kelembutan sumsum kemudian lumer di dalam mulut plus rasa bumbu kacang yang legit, buat saya, bener-bener juara. Harga Rp.22.000/porsi

Bosan dengan sate daging atau sate ati, Sate Ginjal merupakan pilihan berikutnya. Unik memang, dan mungkin agak menggelikan bagi sebagian orang, tapi suka banget dengan keunikan yang diberikan sate ini. Teksturnya yang kenyal dengan aroma bumbu bakar yang tepat begitu asik berpadu dengan bumbu kacangnya. Kekenyalannya tidak jauh berbeda dengan ginjal ayam. Dan saya suka! Harga Rp.22.000/porsi

Sate Sapi Pak Oo menempati tempat yang sederhana, satu tempat dengan Nasi Goreng Guan Tjo yang terkenal dengan Nasi Goreng Petenya di Jl Suryakencana Bogor yang memang terkenal sebagai salah satu pusat kuliner di Kota Bogor. Walaupun tempatnya sederhana, rasanya sangat kaya :) Makanya selain di Jl Suryakencana ini, Sate Sapi Pak Oo ini membuka cabang di Foodcourt Martabak Air Mancur yang berada di kawasan Ruko Jl Pajajaran No 20, bersama Lapis Bogor dan juga Pizza Hut Delivery (PHD). Buat yang lagi berburu kuliner di Bogor, Sate Sumsum Pak Oo bisa dijadikan pilihan utama Anda.

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:
Kuliner Bogor - Nasi Goreng Pete Guan Tjo
August 11, 2012 4 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #236
Nasi Goreng "Guan Tjo"
Jl. Surya Kencana No 193 - Bogor
Telp. 0251 4822078


Suka aneka masakan dengan pete sebagai “penyedap”nya? Di Bogor ada penjaja Nasi Goreng dengan pete sebagai pendamping utamanya. Nasi Goreng Pete Guan Tjo cukup terkenal di kalangan para pecinta nasi goreng di Bogor. Bumbu nasinya moderat, tidak asin tetapi juga tidak terlalu manis. Buat saya yang senang manis sih harus ditambahkan kecap. Yang asik, buat penggemar pete, adalah taburan potongan buah dengan bau aduhai ini yang dapat kita temui di segala penjuru sepiring nasi goreng yang kita pesan. Jujur sih, saya tidak terlalu suka aroma, walaupun tidak terlalu anti juga dengan pete. Tapi saya yakin buat para penggemarnya, Nasi Goreng Pete seharga 22ribu seporsinya ini bisa bikin ketagihan.


Kalo tidak suka dengan pete, jangan khawatir, Nasi Goreng Guan Tjo juga menyajikan Nasi Goreng Ayam yang dimasak tanpa pete. Menempati kedai yang sama dengan Sate Sapi Pak Oo, GuanTjo biasanya buka lebih awal di siang hari, sedangkan sate sapi pak Oo baru buka sore menjelang malam hari. Dan juga membuka cabang di tempat yang sama yaitu di Ruko Martabak Air Mancur Jl. Pajajaran No. 20. Yuk kita menikmati salah satu icon Kuliner Bogor ini...

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Sunday, August 5, 2012

Kuliner Bandung - Bebek Garang
August 05, 2012 2 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #235
Kuliner Bandung
Bebek Garang
Jl. Sulanjana 19 Bandung
Telp 022 91166116


Pingin makan bebek dengan pilihan sajian yang beragam? Bebek Garang dapat menjadi alternatif pilihan kamu kalo lagi di Bandung. Paling tidak ada 8 menu olahan yang berbeda dengan bahan dasar bebek yang tersaji di tempat makan ini. Salah satunya yang banyak di beli orang adalah Bebek Kagok Negro Bakar, bebek yang dibakar dengan bumbu kecap sehingga menghasilkan sajian bebek bakar yang rasanya cakep dengan bumbu yang merata dan meresap sampai ke bagian paling dalam. Disebut negro mungkin karena warnanya yang hitam :) Buat penggemar bumbu kecap seperti saya, menu yang satu ini adalah pilihan yang paling pas. Harga: Rp.23.000 (large) - Rp.21.000 (medium)

Kalo lebih suka bebek goreng, boleh dicoba Bebek 70. Bebek yang digoreng renyah dengan taburan serundeng di atasnya yang menambah cita rasa yang asik bagi menu yang satu ini. Cocol dengan sambal... paasss... Harga: Rp.23.000 (large) - Rp.21.000 (medium)

Nah buat menu pendamping boleh pesen yang satu ini nih: Kol Goreng. Yup, kol yang digoreng. Tapi sayang, kol goreng disini gak seperti yang saya harapkan. Biasanya kol itu digoreng kering sampe renyah, tapi di Bebek Garang ini Kol Gorengnya masih agak basah. Tapi untuk rasa masih boleh dipoedjiken..

Masih banyak menu lainnya yang sangat menarik hati dan lidah, sebut saja yang jadi best seller di sini: Bebek Debus, bebek bakar bumbu pedas, yang cocok buat pecinta makanan pedas. Atau Bebek Lada Hitam, bebek goreng yang dilumuri saus lada hitam. Dan saya juga masih penasaran dengan Bebek Gulai, bebek yang yang dimasak dengan bumbu gulai yang manis, hmmm...

Dulu saya pernah posting tentang Bebek Garang sewaktu masih bertempat di Jl. Kyai Luhur. Sekarang Bebek Garang semakin maju, terbukti dengan sudah memiliki 5 outlet di kawasan Bandung/Cimahi, termasuk di salah satu mall yang paling kondang di Bandung: Trans Studio Mall. Bahkan katanya tahun ini Bebek Garang juga akan mengembangkan sayapnya ke luar kota Bandung. Siap menerima kehadiran Bebek Garang di kota Anda?

Mau tahu tempat makan lainnya di Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Reading Time:

@way2themes