August 2010 - Wisata Kuliner Indonesia

Sunday, August 29, 2010

Kuliner 128 - Timlo Maestro, SOLO
August 29, 20101 Comments
Timlo MAESTRO
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.60 - SOLO
Telp: 081 56718300 - (0274)638538

Timlo merupakan salah satu kuliner Solo yang cukup tenar. Sulit untuk menemukan tempat makan yang menyediakan Timlo enak kalo tidak di kota aslinya. Kebetulan ketika saya ke Solo bulan Agustus ini saya berkesempatan mencicipi makanan ini. Sekitar pukul 11 malam saya bersama teman-teman dari ICT-Watch baru beres acara Ngabubur-IT Internet Sehat di Rumah Blogger Indonesia, tapi perut koq masih terasa lapar. Akhirnya kami sepakat untuk mencari "kuliner tengah malam" di Kota Solo ini. Pilihan jatuh pada Timlo, makanan berkuah yang dapat menghangatkan badan.

Timlo adalah kuliner khas Kota Solo semacam sop dengan isi yang berbeda. Dalam satu mangkuk Timlo lengkap kita akan "menemukan" sosis solo, ati, rempela dan telur rebus. Telurnya sendiri sudah dibumbu bacem sebelumnya. Kuahnya pun luar biasa, rasa kaldu ayam yang gurih akan terpancar lewat harumnya, dan jika diseruput keindahan akan menyelimuti rongga mulut kita.


Timlo Maestro sendiri merupakan salah satu timlo yang cukup kondang di Kota Solo, tamunya pada malam saat saya berkunjung cukup ramai, plus ditemani dengan hiburan dari pengamen yang ciamik. Kuah Timlo Maestro begitu "menggigit", panas lan suegerr. menjadikannya kuliner penutup malam yang indah.

Kalo pengen tau sejarah Timlo Maestro ini bisa lihat tulisannya di harianjoglosemar.com
Reading Time:

Saturday, August 21, 2010

Kuliner 127 - Beragam Kuliner Solo di Galabo
August 21, 2010 4 Comments
Gladag Langen Bogan (GALABO)
Jl. Mayor Sunaryo - Solo



Mau makan Tengkleng, Nasi Liwet, Sate Sapi, Nasi Trancam, Garang Asem, Wedang Ronde, Bebek Kremes, Mie Godog, Nasi Mawut, Sate Kere, Wedang Dongo dan masih banyak kuliner khas Solo dan Jawa Tengah lainnya? Gak usah sibuk mencari, sekarang semuanya terpusat di satu tempat. Silakan saja meluncur ke Gladag Langen Bogan (GALABO) yang terletak di Jl. Mayor Sunaryo, tepat di depan Beteng Trade Center (BTC) dan Pusat Grosir Solo (PGS). Jalan ini pada malam hari akan ditutup untuk kendaraan bermotor dan menjadi pusat wisata kuliner Solo. Saking banyaknya kedai makan di tempat ini saya sampai bingung sendiri memilih makanan apa yang akan saya santap malam ini. Akhirnya pilihan jatuh ke Tengkleng Klewer Bu Rudi. Kuliner khas Solo ini merupakan favorit saya, dan konon Tengkleng di Pasar Klewer cukup melegenda di kota ini.

Tengkleng sendiri merupakan makanan dari daging kambing berkuah santan serupa dengan gule atau tongseng, tetapi tentu dengan bumbu-bumbu yang berbeda (sori bukan tukang masak jadi gak tau bedanya apa hehehe). Tengkleng pada umumnya menggunakan daging Iga Kambing, tapi di Tengkleng Klewer ini yang digunakan adalah beragam bagian dari kambing seperti kepala, tulang rawan, iga, buntut, kaki dan sebagainya. "Bertarung" dengan beragam isi tengkleng ini sendiri memberikan kenikmatan sendiri, kadang bertemu dengan daging lembut yang masih menempel di tulangnya, kadang menikmati "gemeletuk" tulang rawan, atau empuknya jeroan. Pengalaman Kuliner tersendiri bagi saya :) 1 porsi Tengkleng plus nasi silakan ditebus dengan harga Rp.16rb.


Hmmm, coba yang lain ah. Saya tertarik dengan counter Sate Jerohan Sapi "YU REBI", kebayang menikmati sate daging sapi dengan bumbunya yang manis khas Jawa Tengah, ditambah dengan beragam jerohan sapi yang mengiringinya, sluruuppp. Kalo liat daftar menu ada beragam jenis sate sapi yang tersedia seperti: sate daging, sate ati, sate ginjal, sate iso, sate babat, sate torpedo, dan sate kikil. Semuanya tampak menarik, so akhirnya saya pilih Sate Campur. Rasanya? Gokil abisss.... Bumbu kacang yang manis ditimpali dengan potongan bawang merah dan cabe rawit membalut sepuluh tusuk sate jerohan sapi "Yu Rebi". Gak nemu deh di tempat lain... Harga satu porsi sate ini Rp. 19.000.


Nah sekarang minumnya, saya pengen cari yang aneh, yang susah untuk ditemukan di kota lain. Akhirnya pilihan jatoh pada Jahe Kunir Jeruk (JKJ). Kebayang gak sih hangatnya jahe yang menyatu dengan aroma kunir ditimpali dengan segarnya aroma jeruk... Rasanya beneran dahsyat, gak bisa didapet di tempat lain. Tapi yang agak mengganggu adalah penyajiannya dimana potongan jahe dan kunir yang tumplek dalam satu gelas. Kalo kata temen saya, terlalu banyak sampahnya. But, it's OK for me, segernya minuman ini sebanding koq dengan keribetan minumnya hehehe. Untuk satu gelas minuman yang bisa mengembalikan vitalitas tubuh ini bisa ditebus dengan harga lima ribu rupiah saja.


Buat yang mau plesir ke Solo, Gladag Langen Bogan (GALABO) merupakan solusi kuliner yang tepat. Beragam kuliner Solo tumplek plek ditempat ini, gak usah bingung cari kemana-mana. Makan enak, suasana sejuk plus iringan live music membuat makan malam anda dijamin sempurna. Mau makan di meja boleh, lesehan juga monggo. Udah ah, mikirin makanan di Galabo bikin ngiler sendiri...

Reading Time:

Monday, August 16, 2010

Kuliner 126 - Mie Ayam Bakso "AL", Bogor
August 16, 2010 10 Comments
Mie Ayam Bakso "AL"
Jl. Jenderal Sudirman
Bogor Permai [depan Gedung Wanita]
BOGOR


Bakso memang merupakan makanan yang paling populer di Indonesia, kayaknya semua kota ada deh orang yang berprofesi sebagai tukang baso :) Nah buat yang lagi cari kuliner malam di Bogor boleh mencoba Mie Ayam Bakso "AL", atau banyak orang nyebutnya "Mie Bangka". Warung Tenda ini tidak pernah sepi, apalagi pas weekend. Menu utamanya adalah Mie Ayam Bakso. Mie ayam "home made" yang ditemani dengan Baso dan Bakso Tahu. Wuihhh.. melihat penampakannya saja saya jamin Anda sudah tergoda...


Kita bisa meminta mie nya asin atau manis sesuai selera. Kemudian bakso dan tahu serta sayuran akan disajikan dalam kuah. Maka kita akan mendapatkan kenikmatan adonan yamin berpadu dengan kesegaran baso yang hangat plus udara malam kota bogor te o pe be ge te dahhh....


Untuk pencuci mulut Es Campur atau Es Teler menjadi pilihan wajib. Es Campurnya bener-bener mencampurkan banyak elemen didalamnya, ada kolang-kaling, pacar cina, cingcau, kelapa, alpukat, nangka, cendol . Sementara Es Teler dengan tampilan serupa mengandung elemen yang lebih sedikit. Yang buat beda dengan yang lain adalah siropnya yang khas selain gula dan susu untuk pemanisnya. Selain dua minuman di atas, kita juga bisa mencoba aneka juice buah-buahan, Es Tape Ketan, Es Tape Singkong, Es Cendol, Es Kelapa Jeruk dan masih banyak lainnya.

Mie Bakso AL ini buka dari mulai sore hari (sekitar pukul 17.00) sampai pukul 10 malam, di akhir pekan bisa tutup sampai jam 12 malam. Terletak di Jalan Sudirman, salah satu kuliner Bogor ini menempati pelataran Gedung Wanita yang terletak di Jalan Sudirman (deket Bogor Permai). Dan nilai plus-nya, walaupun penuh, tapi kita tidak perlu menunggu terlalu lama agar pesanan tersaji di meja kita. Saya pernah pesan beberapa porsi untuk dibawa pulang, dengan beragam jenis pesanan, dan tanpa mencatat pesanan saya segera terbungkus tanpa ada kesalahan. Dua jempol deh buat tempat makan ini....
Reading Time:

Saturday, August 7, 2010

Kuliner 125 - Pisang Bakar Cafe MADTARI, Bandung
August 07, 2010 4 Comments
Cafe MADTARI
Jl. Rangga Gading No. 12 Bandung
Buka 24 jam


Nongkrong enaknya ditemani dengan Pisang Bakar or Roti Bakar. Bener gak? Nah di banyak kota biasanya ada kedai pisang/roti bakar ini yang jadi acuan tempat ngumpul bareng teman-teman. Di Bandung, salah satu yang ramai dikunjungi, adalah Cafe MADTARI, tempat ngumpul yang selalu ramai dikunjungi pengunjung khususnya pada malam hari. Suara celetukan dan gurauan khas anak muda menjadi warna keseharian Cafe ini. Apa sih yang sebenernya menjadi daya tarik Cafe MADTARI ini? Bukannya menu yang ditawarkan di tempat seperti ini sama-sama aja?

Reading Time:

@way2themes