December 2009 - Wisata Kuliner Indonesia

Monday, December 28, 2009

Tuesday, December 22, 2009

Kuliner 115 - D' Duren's, Bandung
December 22, 2009 2 Comments
D' Duren's
Jl. Lengkong Besar No. 81 Bandung


Anda penggemar fanatik durian? Suka es duren? Berarti tempat yang satu ini wajib kudu untuk disambangi, D' Duren's. Sebuah tempat makan yang mengandalkan duren sebagai sajian utama tetapi tetap menyajikan makanan lain sebagai main coursenya. Es Durian ditempat ini disajikan secara variatif dengan nama-nama yang konfrontatif. Sebut saja: SBY, Obama, Castro, Osama, Mega dan Jet Lie. Dan semua dibandrol dengan harga rata-rata Rp. 17.500,-. Penasaran?


Obama, es durian yang disajikan dengan gula merah, susu coklat, vla, kacang dan tape hitam. Suatu perpaduan yang sangat menarik dan bikin penasaran. Dan pilihan saya tidak salah, rasanya manis-manis gimana gitu... Sayang aroma gula merahnya agak hilang tertutup oleh susu coklat. Tapi taburan ketan hitamnya ternyata pas banget ditaburkan diatas menu yang satu ini.


Osama, walau namanya mirip buronan nomor satunya negara adi daya, tapi justru osama di D' Duren's ini yang paling "original" dibanding menu es duren lainnya. Hanya ditambahkan susu, kacang dan ketan hitam. Ato jika kepengen lebih original lagi, singkirkan kacang dan ketan hitamnya. The Real Es Duren :))


Buat yang pengen makan berat, aneka makanan ala Indonesia dan Barat juga tersedia. Salah satunya adalah New Yorker, tenderloin steak yang disuguhkan dengan telur mata sapi dan french fries. Dagingnya lumayan empuk dengan bumbu steak yang, menurut saya, sangat Indonesia, pas dengan lidah ndeso-ku hehehe. Harga: Rp. 29.000,-


Mau coba Batagor juga ada... Batagornya sih lumayan, tapi sayangnya bumbunya itu loh, bukannya sambal kacang malah dikasih sambal kaya sambal baso. Gak pas banget... Kalo untuk yang satu ini saya kurang rekomendasiin sih.

Wisata kuliner durian memang banyak disajikan di Bandung, ada Es Durian Sakinah di Jl. Tubagus Ismail, Es Duren di Mie Baso Akung yang cepat sekali habis, Sop Buah Durian di RM. Andalus Margahayu Raya dan sebagainya. Tapi memang di D' Duren's banyaknya variasi olahan bisa kita temui. Anti duren? Ya jangan kesini hehehe
Reading Time:

Thursday, December 10, 2009

Kuliner 114 - Oleh-oleh Pontianak
December 10, 20091 Comments
Toko Asia
Jl. Pattimura No. 12
Pontianak


Apa yang bisa jadi buah tangan dari kota Khatulistiwa? Beragam penganan khas yang jarang kita temui di kota lain banyak tersedia disini. Dengan cita rasa dan tampilan yang menggoda memang membuat kita merasa ingin memboyong semuanya pulang ke kota kita. Yang paling menonjol dan terkenal adalah berbagai olahan dari lidah buaya alias aloe vera dan lempok durian. Inilah sedikit oleh-oleh dari Toko Asia-Pontianak.


Lempok Durian, sejenis dodol dengan bahan baku buah durian. Para penggemar durian pasti juga menggemari penganan yang satu ini. Manis dan legit dengan aroma durian yang kuat memang menjadi ciri khas dari lempok ini. Tersedia dalam kemasan yang kecil dan besar tinggal dipilih saja sesuai selera.


Dodol Lidah Buaya, lidah buaya konon merupakan makanan dengan serat yang tinggi, tapi saya gak tau kalo diolah menjadi dodol seratnya tetap tinggi gak ya? tapi yang jelas tetep enak :) Tapi walaupun enak, saya tidak menemukan ciri khas yang menonjol dari penganan yang satu ini selain bahan bakunya yang memang jarang ditemui di kota lain. Ada dua jenis dodol lidah buaya yang dijual di sini, yang biasa dan rasa jahe.


Minuman Lidah Buaya, nah yang ini jadi favorit saya, hampir serupa dengan minuman nata de coco yang banyak dijual di Cianjur dan pasar swalayan, tetapi olahan kelapanya diganti dengan olahan lidah buaya. Saya pribadi lebih menyukai minuman olahan aloe vera ini dibanding nata de coco. Karena selain kenyal "daging"nya juga nyakres, lebih enak buat digigit :)

Sebenernya masih banyak makanan oleh-oleh yang bisa dibawa dari Pontianak, sebut saja manisan lidah buaya, dodol buah (sirsak, pepaya, ketan hitam dan lain-lain), ikan asin, kripik ketela dan sebagainya. Silakan saja berkunjung di Jl. Gajah Mada atau di Jl. Pattimura, tapi kata pengantar saya di Pontianak, di Jl. Pattimura relatif lebih murah. Saya memilih toko Asia karena tampak ramai dan banyak makanan yang menggunakan brand toko itu. Dan plusnya lagi packagingnya ciamik, walau menggunakan dus bekas, tapi dibalut lagi menggunakan semacam kertas berbahan plastik yang anti air sehingga kita tidak perlu kuatir mau disimpan di bagasi atau kabin dalam pesawat. Jadi, belanja oleh-oleh yuk....

Reading Time:

Wednesday, December 2, 2009

Kuliner 113 - Mie Kocok H. Amsar, Bandung
December 02, 2009 6 Comments
Mie Kocok H. Amsar
Jl. Jend. Sudirman No. 538
BANDUNG


Mie Kocok merupakan kuliner kondang di Kota Bandung, tiap kali keluarga saya dari Jakarta datang ke Bandung pasti mampir ke Mie Kocok Mang Dadeng. Tapi saya diajak ke salah satu sudut Jl. Sudirman Bandung, untuk menikmat mie kocok yang gak kalah enaknya dan sudah berdiri lama. Namanya Mie Kocok H. Amsar. Walau tempatnya kecil dan agak panas tapi begitu satu mangkok mie kocok hadir di hadapan kita, ketidaknyamanan itu langsung lenyap berganti dengan hasrat yang luar biasa untuk menyeruput kuah mie kocok yang tampilannya begitu mengundang ini. Tambah garam, sambal dan kecap sedikit, wuihhh... indera pengecap kita akan merasa benar-benar dimanjakan menikmati kuliner yang satu ini.



Pasangannya paling pas es kelapa muda, saya coba pesan es kelapa muda selasih. Paduan air kelapa, selasih dan susu kental manis bener-bener menyegarkan tenggorokan di siang hari yang panas ini. Kelapanya emang muda, dagingnya lembut. Kenyang oleh mie kocok, segar dengan kelapa muda dan hilang panas dalam berkat khasiat selasih :)

Kalo mau kesana silakan susuri Jl. Sudirman, lokasinya setelah pertigaan dengan Jl. Jamika, tempatnya agak kecil di sebelah kanan jalan, tepat di seberang Pom Bensin. Biasanya banyak mobil parkir di depan warung mie kocok ini jadi lebih mudah ditemukan. Mangga dicobian....
Reading Time:

@way2themes