August 2008 - Wisata Kuliner Indonesia

Sunday, August 31, 2008

Kuliner 68 - Mie Baso Akung, Bandung
August 31, 2008 4 Comments
Mie Baso AKUNG
Jl. Lodaya No.123 Bandung
Telp. (022) 7314746

"Belum berwisata kuliner di Bandung kalo belum ke Akung", itu yang pernah dikatakan teman saya mengomentari salah satu ikon kuliner di kota Bandung ini. Saya sendiri pertama kali mengenal Mie Baso Akung ketika masih SMA, masih berlokasi di daerah GOR Saparua dan menempati bangunan semi permanen. Zaman saya kuliah, tiba-tiba saya kehilangan Akung yang ternyata pindah ke Jl. Lodaya 123 dan menempati rumah yang tentunya lebih baik dari lokasi sebelumnya. Kalau datang pada jam makan siang atau hari libur, mungkin anda harus bersabar untuk menunggu mendapatkan meja, saking penuhnya tempat ini. Sebenarnya apa saja sih yang bisa kita nikmati di tempat ini?


Mie Yamin Baso Ceker, mie yamin ini diracik khusus sehingga bumbunya benar-benar merata ke seluruh mie sebelum sampai ke meja kita. Bisa memesan Yamin Manis, Sedang atau Asin, sesuai selera. Dan bagi yang tidak mempunyai usus yang panjang atau lambung yang cukup besar, saya sarankan untuk memesan 1/2 porsi saja, sudah sangat cukup koq. Karena jika kita satu porsi mie ini membutuhkan ruangan yang cukup besar di perut kita. Sebagai pendamping, tersedia pilihan variasi BPTSC (Baso - Pangsit - Tahu - Siomay - Ceker) yang disajikan dalam kuah dengan aroma yang "mengundang". Harganya bervariasi, yang paling mahal Rp. 19.500 (satu porsi mie + BPTSC), sedangkan untuk yang saya pesan sesuai gambar di atas harus ditebus senilai Rp. 12.500 (1.2 porsi mie + BC/Baso Ceker)

Pangsit Tahu Siomay, buat yang tidak terlalu gemar mie bisa "nambul" pendampingnya saja, mulai dari yang paling lengkap BPTSC. Kulit pangsitnya sangat lembut ditambah dengan isinya yang mantap patut anda coba, ditambah dengan tahu putih yang diisi dengan adonan baso dan siomay yang nendang, benar-benar bisa menghangatkan udara kota Bandung. Apalagi ditambah dengan sentuhan sambal & kecap... Hmmm... Harga: Rp 14.500,-

Es Teler Durian, sebenernya favorit dessert dari tempat makan ini adalah Es Durian, tapi karena saya bukan maniak durian, maka saya pesan es teler durian aja. Kelapa muda, agar-agar, kolang-kaling dan tentu saja buah durian merupakan campuran dari minuman segar ini. Duriannya sendiri berbentuk gelondongan utuh, tidak dilumerkan seperti di Es Durian Ganti Nan Lamo di Padang. Tapi kalau anda datang di atas jam 2 siang, jangan terlalu berharap dapat menikmati es durian ini, biasanya sudah habis. Harga: Rp. 11.000,-

Jadi, lengkapilah wisata kuliner di kota Bandung anda dengan mencicipi Mie Baso Akung. Tapi jangan datang ke tempat ini hari Jumat karena tutup.

Update: Untuk review terbaru tentang Mie Baso Akung, termasuk harga dan peta lokasinya bisa klik disini

Reading Time:

Thursday, August 21, 2008

Kuliner 67 - Pantasteiik, Bogor
August 21, 2008 13 Comments
PANTASTEIIK (Pancake - Pasta - Steak)
Perum Bogor Baru Blok F5 / 9 Bogor
t. 0251 381280

Tentu banyak dari teman-teman yang pernah makan pancake, tapi pernahkan makan pancake sebagai makanan utama? PANTASTEIIK, salah satu resto baru di Bogor yang memberikan keunikan tersendiri dengan menyajikan pancake tidak hanya sebagai dessert, tapi sebagai menu utama. Pantasteiik sendiri merupakan kepanjangan dari Pancake - Pasta - Steak yang merupakan menu andalan resto ini. Suasana cozy langsung menyergap begitu kita memasuki resto ini, ditambah dengan sambutan hangat para karyawan disini. Resto ini juga memiliki akses internet gratis sehingga memang cocok untuk tempat nongkrong atau kongkow-kongkow. Makanannya? Silakan nikmati sajian berikut:


Smoke Beef n Sausage Pancake, saya ingin mencoba pancake versi asinnya. Katanya menu ini yang banyak dipesan. Tiga lapis pancake dengan diberi "toping": sosis, daging sapi asap, saus bechamel dan mozarella cheese leleh. Rasanya lumayan, tapi masalahnya adalah banyaknya "lauk"nya tidak bisa mengimbangi banyaknya makanan utamanya (pancake). Bayangkan saja, tiga lapis pancake besar hanya ditemani dengan sebutir sosis dan selembar daging asap. Akhirnya saya cuma makan satu lembar pancake saja, sisanya dibawa pulang :) Harga: Rp. 20.000,- (+PPn 10% dan Service Charge 5%)

Blueberry Heaven Pancake, walaupun sajian pancake ini cocok untuk dessert, tapi ternyata besarnya pancake ini sangat mengenyangkan. Tiga lembar pancake disajikan dengan toping es krim vanilla, sirup dan buah blue berry, gula halus dan cream. Rasanya segar dengan sentuhan rasa asam dari buah berry-nya. Kalau pancake yang disajikan cuma 1 lembar kayanya lebih enak deh. Harga : Rp. 17.000 (+PPn 10% dan Service Charge 5%)

Beef Curry Rice, nah menu ini emang sedikit menyimpang dari "pakem"nya pantasteiik. Nasi goreng kari dengan daging sapi disajikan dengan telur goreng, acar dan emping. Saya sih gak terlalu suka, tapi kata istri saya yang penggemar makanan india dan timur tengah, menu yang satu ini enak banget. Selera kali ya... Harga : Rp. 19.000 (+PPn 10% dan Service Charge 5%)

Lemongrass Lemon, untuk minumnya saya pilih yang agak unik. Minuman olahan daun sereh (lemongrass) yang direbus dan diberi gula, ditambahkan lemon. Rasanya? Mantabbbb, jadi penasaran untuk buat sendiri di rumah. Ternyata sereh bisa jadi minuman yang menyegarkan juga ya. Harga : Rp. 9.000 (+PPn 10% dan Service Charge 5%)

Segitu dulu coretan untuk pantasteiik ini, lain kali jika ada kesempatan ke sana lagi saya akan tambahkan coretan ini. Buat yang bukan warga bogor, mungkin agak sedikit kesulitan menemui resto ini. Ancer-ancernya setelah keluar pintu tol Bogor, langsung ambil jalur kiri, masuk ke jalur yang ke arah bogor raya, tapi langsung belok kanan (jangan belok kiri), perempatan pertama belok kanan (lewat jembatan nyebrang jalan tol), lewat Universitas Pakuan langsung belok kanan. Lurus aja, anda akan menemukan resto ini di sebelah kiri jalam. Selamat hunting-hunting
Reading Time:

Wednesday, August 20, 2008

Kuliner 66 - Ali Baba, Bogor
August 20, 2008 3 Comments


Ali Baba (Mid East Restaurant)
Jl. Pangrango No. 13 - Bogor
Telp. 0251 - 8348111

Balik lagi ke Bogor, buat anda pencinta kuliner Timur Tengah bisa menikmati makanan khasnya di Resto Ali Baba - Bogor. Resto ini full berkonsep Timur Tengah, tidak hanya makanannya tetapi juga interiornya. Anda pun bisa menikmati Shisha, atau banyak orang menyebutnya rokok Arab, di tempat ini. Tentunya saya tidak mencoba Shisha-nya karena datang bersama istri dan anak, tapi makanannya akan saya coba coretkan di sini.


Madhbie Steak, karena saya tidak tahu banyak tentang makanan Timur Tengah maka saya minta saja yang special dari resto ini ke mbak waitressnya. Dia menyarankan saya memesan menu yang satu ini, steak kambing muda yang ditemani dengan kentang goreng, sayuran dan siraman arabian brown sauce, serta disajikan di atas hotplate. Rasanya agak-agak pedas, kayanya dari lada, dan sedikit asin. Dagingnya empuk, mungkin karena daging kambing muda. Harga: Rp. 35.000,-



Beef Shoarma, yang ini istri saya yang mesen, yaitu daging sapi giling yang dibumbui rempah dan diberi saus (kayanya thousand island deh), disajikan dengan khubuz, kentang goreng dan acar arab. Khubuz sendiri adalah roti arab, seperti roti cane, tapi jauh lebih tipis. Gak tau cara makan yang benernya gimana, tapi oleh istri saya daging sapi giling tersebut di masukkan ke dalam khubuz dan dibuat seperti kebab. Yang jelas rasanya jadi mantap. Harga : Rp. 25.000,-


Chicken Kebuli, nasi yang diolah/digoreng khas Timur Tengah, disajikan dengan ayam yang dipanggang dengan rempah-rempah khusus. Ini juga menjadi favorit istri saya.Kalo saya sih gak cocok, soalnya nasinya rasanya aneh, maklum orang jawa, jadinya seneng bumbu yang manis-manis. Harga: Rp. 25.000,-


Tamr Float, untuk minumnya saya juga minta yang khas dari resto ini, akhirnya terhidanglah segelas tamr float di meja saya. Minuman ini adalah Juice Kurma (buah khas timur tengah) yang diberi es krim vanilla. Sayangnya, rasa kurmanya hilang "tertelan" rasa es krim vanilla nya, walau masih tersisa sedikit. Enak... Harga: Rp. 21.000,-

Buat istri saya perjalanan kuliner ke Ali Baba ini sukses berat, makanannya enak-enak. Tapi saya sendiri sih merasa gak cocok dengan sajiannya. Mungkin karena memang saya bukan penggemar makanan Timur Tengah. Kebab aja gak terlalu doyan. Satu lagi, harga di resto ini relatif mahal, harga di atas belum termasuk PPN dan Service Charge. Untung ketika saya berkunjung ke sini, sedang ada promo dari mandiri card, disc.50% untuk makanan, sehingga yang saya bayarkan tidak terlalu besar. Selamat menikmati sensasi kuliner Timur Tengah di Kota Hujan
Reading Time:

Monday, August 18, 2008

Kuliner 65 - Gangan Kepala Ikan, Belitung
August 18, 2008 7 Comments
RM. Pandan Laut
Jl. Pattimura No. 22 Air Saga
Tanjung Pandan, Belitung

Tepat pada tanggal hoki, 8/8/08, saya terbang menuju Belitung untuk memenuhi undangan dari Dinas Pariwisata Kab Belitung. Mendarat di Bandar Udara HAS Hanandjoedin sekitar pukul 16.00 WIB (terlambat 1 jam dari jadwal) saya langsung disambut dengan cuaca mendung di pulau yang konon menyajikan wisata pantai dengan keindahan yang luar biasa. Setelah beristirahat sejenak dan membersihkan diri di tempat saya menginap, Hotel Pondok Impian, saya dijemput untuk melihat kota Tanjung Pandan dan makan malam. Hujan deras menyertai perjalanan saya malam ini. Rumah makan di kota ini banyak dikelola oleh warga keturunan Cina dan uniknya, karena hari ini tanggal "cantik", maka banyak rumah makan tersebut yang tutup :( Akhirnya kita "mendarat" di rumah makan yang terletak persis di seberang tempat saya menginap, RM Pandan Laut.


Gangan Kepala Ikan, langsung menjadi pesanan saya karena berdasarkan informasi dari om Google, makanan ini wajib untuk dicari selama anda di Belitung. Gangan sendiri adalah sejenis sayur berwarna kuning (karena menggunakan kunyit sebagai bumbu utama), dengan rasa asam dan pedas. Rasa asamnya sendiri berasal dari nanas muda yang potongannya dapat kita temukan di dalam sayur ini. Sebagai bahan dasarnya digunakan Kepala Ikan Ketarap, daging ikannya mantap. tapi yang lebih luar biasa adalah kulit bagian kepalanya, tebal dan kenyal, mirip dengan kikil/tunjang yang sering kita temui di rumah makan padang, tapi lebih lunak. Pokoknya mantabbbb... harus mesti kudu dicoba.... Harga: Rp. 20.000/porsi


Ekor Ikan Tenggiri Bakar, tadinya saya bingung, ekor ikan dibakar apa enaknya & dagingnya pasti sedikit? Pertanyaan itu langsung terjawab ketika di meja tersaji ekor ikan tenggiri yang cukup "besar" untuk makan 3 orang... Dibakar standar, disajikan dengan sambal kecap dan sambal terasi khas belitung yang begitu kentara rasa terasinya. Dagingnya gurih dan benar-benar tebal, walau nasi di piring sudah habis, tangan saya tidak bisa menahan diri untuk terus mengambil daging ekor ikan tenggiri ini dan mencocolnya dengan sambal, sampai perut saya teriak "CUKUP...." Harga Rp. 55.000/kg


Special Pandan Laut Juice, sebenarnya saya sudah memesan es jeruk, tapi masih penasaran dengan satu minuman yang cukup provakatif, yang tertera nomor satu di daftar menu minuman. Bagaimana tidak provokatif, cermati campurannya: nanas, tomat, wortel, pepaya, jeruk nipis, madu pahit dan telur ayam kampung!!! Minuman warna kuning kental tersaji di meja saya, seruput.... Rasa yang dominan dari campuran itu hanyalah madu dan telur, jadi kaya minum kuning telur dan madu tapi segelas besar :) Sesuai campurannya, rasanya juga memang provokatif... Harga Rp. 12.500/gelas

Sayang seribu sayang, jadwal saya di pulau indah ini sangatlah singkat. Tidak ada objek wisata yang sempat saya kunjungi selain Pantai Tanjung Pendam yang terletak di tengah kota. Wisata kuliner pun cukup di satu tempat saja, padahal masih ada mie belitung yang penasaran ingin saya coba. Akhirnya saya hanya bisa menikmati keindahan Pantai Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang dan Tanjung Binga dari www.belitungisland.com. Kapan ya, bisa menikmati keindahan pulaunya "Laskar Pelangi" ini? Mudah-mudahan dapet undangan lagi ke sini lagi deh...
Reading Time:

Wednesday, August 13, 2008

Kuliner 64 - Cafe Panorama, Ambon
August 13, 20081 Comments
Cafe Panorama
Karang Panjang, Ambon
Telp: 0911 351884

Menginjakkan kaki ke dataran tinggi di kota Ambon kita akan disuguhi keindahan panorama kota dan pandangan ke laut lepas. Tak ada salahnya jika kita mampir untuk mengisi perut di Cafe Panorama yang terletak di Karang Panjang, Ambon. Sejuknya angin sore plus menikmati pemandangan pelabuhan kota Ambon dengan kapal besar yang tengah berlabuh menyegarkan kembali pikiran saya yang seharian penuh membagi ilmu di kalangan pegawai pemerintah provinsi Maluku. Segera kitapun memesan makanan karena tahu standarnya setengah jam makanan baru keluar setelah dipesan.


KEPITING SAOS, my favourite... Saosnya kaya saos asam manis tapi kental dan gak belenek. Pedesnya pas, dan bumbunya benar-benar meresap ke dalam daging. Jadinya kita sibuk untuk ngemutin kaki-kaki kepiting ini.Hmmm.... yummiiiii... Harga: Rp. 90.000/porsi besar


IKAN KUAH, mirip dengan Sop Ikan yang di Ratu Gurih tapi ternyata ini lebih mantap. Mungkin karena rempah-rempah yang lebih kaya termasuk kunyit yang membuat kuahnya juga kuning. Harga: Rp. 40.000/mangkuk besar (cukup untuk 3-4 orang)

IKAN BAKAR, tetep jadi andalan di sini, seperti di tempat-tempat makan lainnya di Ambon ini. Berbagai jenis ikan dapat kita pilih untuk dibakar, seperti baronang, lalosi, kakap merah dan lain sebagainya. Tentunya dalam keadaan yang segar... Harga: Rp. 28.000/ekor


FLORAL TEA, ini yang unik, untuk minumnya kita bisa menikmati kesegaran teh bunga. Terdapat berbagai pilihan rasa teh bunga ini seperti rose, jasmine dan lavender. Di daftar menunya juga dicantumkan khasiat dari floral tea ini. Seperti Teh Jasmine yang dapat membantu mengurangi rasa kembung dan keram, serta Teh Lavender yang dapat menghilangkan ketegangan di urat dan sakit kepala. Rasanya memang sedikit aneh jika kita terbiasa dengan rasa teh pada umumnya. Tapi tetap paduan yang cocok sembari kita menikmati panorama kota Ambon yang indah di sore hari. Harga: Rp. 17.000/poci
Reading Time:
Kuliner 63 - RM. Ratu Gurih, Ambon
August 13, 2008 2 Comments
RM. RATU GURIH
Jl. Diponegoro no.26 Ambon
No. Telp: 0911 341202/08161801974

Kuliner di kota Ambon tentunya tidak lepas dari makanan lautnya, berbagai jenis ikan bisa kita temui di restoran-restoran di ibukota provinsi Maluku ini. Mendarat di bandara Pattimura, saya langsung diajak meluncur untuk menikmati makan siang di salah satu rumah makan yang cukup terkenal di kota ini, RATU GURIH. Kenapa saya bilang terkenal? Karena banyak tamu pejabat ataupun orang penting di kota ini yang bersantap di restoran ini. Ketika saya berkunjung saja saya bertemu dengan Rektor Universitas Pattimura, orang tua Wilson Idol, dan Pejabat Pemprov Maluku. Menu apa saja yang disajikan di sini? Berikut sedikit coretan dari saya:


IKAN BAKAR, merupakan salah satu menu andalan tempat ini. Ikan yang digunakan adalah ikan lalosi yang memang banyak ditemukan di perairan Pulau Ambon. Diberi bumbu sedikit pedas, disajikan dengan sambal colo-colo, sambal yang mempunyai cita rasa asam yang kuat yang dihasilkan dari jeruk cina. Ada juga pilihan sambal terasi dan sambal petis yang sebenarnya bumbu dari otak-otak. Harga: Rp. 25.000/ekor


SOP IKAN, ini nih yang t-o-p b-g-t. Aroma kuah yang asam-asam segar berpadu dengan gurihnya daging ikan bobara menjadi favorit kami. Harumnya daun kemangi menambah rangsangan pada indera pengecap kita. Wajib dicoba. Harga: Rp. 60.000/kg


CHA BUNGA PEPAYA, menu yang ini tentunya sulit didapat di tempat lain. Bunga pepaya ternyata bisa diolah menjadi makanan pendamping yang lezat. Tapi buat yang tidak suka rasa pahit mungkin agak menghindari menu ini, rasa pahit seperti paria memang masih lekat pada menu ini. Tapi buat ibu-ibu mungkin menu ini yang paling dicari. Harga: Rp. 20.000/porsi.


TEMPE & TAHU PENYET, tidak terbayang sebelumnya bahwa yang akan hadir dimeja adalah sepiring tempe dan tahu dengan "taburan" sambal merah di atasnya. Pedasnya nendang. Dan menu ini yang paling cepat datangnya di banding yang lain hehehe, jadi dalam waktu sekejap piring-piringnya bisa langsung bersih karena emang sudah kelaparan dari pesawat. Harga: Rp. 10.000/porsi (isi 4 potong)

Makanan di rumah makan ini overall tidak mengecewakan walau juga tidak terlalu special. Masalah selera sih, karena beberapa rekan saya justru sangat terkesan dengan cita rasa makanan yang tersaji di rumah makan ini. Selamat mencoba....
Reading Time:

Tuesday, August 5, 2008

Kuliner 62 - Kedai Kita, Bogor
August 05, 2008 8 Comments
Kedai Kita
Noddle - Pizza - Steak - Coffe & Cake
Jl. Pangrango No. 21 Bogor
Telp: (0251) 324160

Satu lagi dari Rain City, Bogor, tempat makan dengan suasana hommie, dibangun di kawasan sejuk, berdekatan dengan Hotel Mirah dan Pangrango 1, Kedai Kita. Pizza yang dibakar, mie ayam pangsit, nasi goreng dan kopi hitam menjadi andalan dari tempat makan ini. Sebelum meluncur kesana silakan "nikmati" coretan saya ini dulu...

Pangsit Goreng, pangsitnya buatan sendiri (bahasa kerennya : home made). Renyah banget dan gak bakal bisa ditemuin di tempat lain. Tidak seperti umumnya pangsit yang lain, pangsit goreng Kedai Kita terasa dominasi terigunya, teksturnya lembut dan mudah hancur. Saus dengan rasa asam manis pedas merupakan paduan yang paling pas ketika kita menyantap menu ini. Harga : Rp. 10.000,-/porsi


Mie Ayam Jamur, mienya buatan sendiri juga, katanya demi menjaga kualitas rasa, kesegaran dan faktor kesehatannya. Di luar itu, mienya emang enak, plus daging ayam dan jamurnya yang emang mantap. Walaupun menurut saya tidak terlalu special, tapi menu yang satu ini layak untuk dicoba. Harga Rp. 10.000/porsi


Nasi Sapi Lada Hitam, wuiiiihhhh mantap... Daging sapinya empuk, bumbu lada hitamnya nendang. Kalo yang ini emang bener enak. Saya rekomendasikan deh... Harga: Rp. 17.000,-


Ikan Nila Goreng Saus Tiram, menu baru yang gak kalah t-o-p b-g-t... Agak melenceng memang dengan menu andalannya yaitu mie dan pizza, tapi justru inilah yang menjadi kelebihan Kedai Kita. Orang dapat memiliki alternatif menu yang menggugah selera. Ikan Nila besar yang digoreng kering kemudian dibanjiri bumbu saus tiram, hmmmmmmm... indera pengecap kita akan mengucapkan terima kasih karena telah diizinkan mencicipi menu yang satu ini. Harga: Rp. 30.000,-

Bansulap, bukan sulap bukan sihir, tapi emang paduan Bandrek, Susu dan Kelapa Muda ini bisa menyihir kita. Kehangatan yang diciptakan dari bandrek, minuman berbahan dasar jahe ini, ditambah dengan manisnya susu serta kelembutan tekstur daging kelapa muda merupakan paduan yang pas untuk menutup pengalaman kuliner di kedai ini. Harga: Rp. 7.000,-

Sayang saya lupa untuk mendokumentasikan kehebatan pizzanya, lain kali ya... Jadi yang lagi nyari makan di bogor, boleh coba tempat ini, setelah berbelanja di Factory Outlet langsung jalan ke Jl. Pangrango. Letaknya persis di seberang Pia Apple. Kalo gak ketemu juga, silakan kontak saya :))
Reading Time:

@way2themes