June 2016 - Wisata Kuliner Indonesia

Sunday, June 26, 2016

Kuliner Bekasi - Sop Janda Ibu Darmi
June 26, 2016 13 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #402
Kuliner Bekasi
Sop Janda Ibu Darmi
Kp. Rawa Julang Ds. Ganda Mekar (Kawasan MM2100)
Cikarang Barat - Bekasi
Telepon: 081318519079

Nama Sop Janda cukup terkenal khususnya di kawasan Bekasi, banyak penjaja yang menggunakan nama ini sebagai "merk" dagangnya. Tapi siapakah pencetus nama ini yang pertama? Ditengarai adalah seorang Ibu Darmi yang menggunakan nama Sop Janda untuk pertama kalinya di tahun 1997. Ibu muda, yang juga sering disebut mpok Darmi, ini memanglah berstatus janda ketika membuka usaha kuliner ini. Tak dinyana, nama Sop Janda yang dia sematkan sebagai nama usahanya ini justru menggelitik dan membangkitkan rasa penasaran banyak orang sehingga usahanya maju dengan pesat. Tapi tentu bukan hanya namanya yang menarik, yang membuat Sop Janda ini ramai, hidangan yang disajikan juga memikat lidah para pelanggannya. Sop Janda adalah sop iga / tulang iga dengan dua keunggulan: daging iga yang lembut dan berlimpah serta kuah kaldu yang gurih dan super duper pedas. Ya, di dalam satu mangkuk kuah sop janda dipenuhi dengan potongan tulang/daging iga sapi dan juga butiran cabe rawit. Lalu gimana buat yang gak tahan pedas?

Buat yang tidak tahan pedas, bisa minta "kuah cabe"nya dipisah seperti ini
Tenang, Sop Janda Ibu Darmi ini juga memberikan opsi kuah cabe rawitnya dipisah hehehe. Saya termasuk orang yang tidak kuat rasa pedas yang terlalu. Dan ketika saya pesan sop janda ini, saya bilang jangan pedas atau pedesnya dikit aja. Ibu Darmi langsung memberikan solusi agar "pedas"nya dipisah. Jadi yang hadir di hadapan saya adalah dua mangkok sop: yang satu isinya daging sedangkan yang lain berisi cabe rawit, bener-bener sop cabe rawit. Saya coba mencoba setitik kuah cabe rawitnya, wuedan pedesnya langsung ke ujung hidung. Kalo yang punya pilek langsung sembuh kayaknya. Akhirnya beberapa sendok kuah sop cabe rawit ini saya tuangkan ke dalam mangkok sop dagingnya, dan terciptalah satu paduan Sop Janda yang benar-benar merangsang indera pengecap. Keringat mengucur deras ketika menikmati sop pedas ini ditimpali dengan udara kawasan industri cibitung yang panasnya menyengat. Satu porsi Sop ini lengkap dengan nasi yang bisa kita tambah sesuka hati (alias free flow) dapat kita nikmati dengan harga Rp. 40.000,-. Oh iya porsi dagingnya juga berlimpah banget, sebenernya cukup untuk berdua.

Sop Janda Ibu Darmi buka mulai pukul 9 pagi sampai habisnya, biasanya sekitar jam 3 sore. Untuk menemukan lokasi kedainya gampang-gampang susah. Masuk dari kawasan MM2100 Cibitung, ikuti jalan besar (Jl SUmatera - Jl Jawa) sampai bertemu perempatan besar dengan Jl. Bali, lalu belok kanan. Ketemu perempatan lagi yang lebih kecil belok kanan lagi ke Jl Bali I. Di sisi kanan jalan kita akan temui pabrik Sugiti yang cukup besar. Ikutin jalan terus sampai jalan mengecil dan ada jalan belokan ke kiri yang mengarah ke luar kawasan industri (samping dinding). Jalan terus sampai ketemu pertigaan yang kedua, belok kanan sampailah kita ke Sop Janda ini. Masih bingung? Masukkan saja koordinat GPS di bawah atau klik petanya, Insya Allah gakan nyasar :) Tapi hati-hati jangan salah masuk Sop Janda lain yang banyak hadir di kawasan ini. Pilihlah yang pertama untuk kepuasan rasa sejati.

Peta dan Alamat Sop Janda Ibu Darmi
Kp. Rawa Julang Ds. Ganda Mekar (Kawasan MM2100)
Cikarang Barat - Bekasi
Koordinat GPS: -6.30368, 107.07726


Reading Time:

Sunday, June 12, 2016

Kuliner Bogor - 10 Tempat Bakso di Bogor
June 12, 2016 20 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #401
Kuliner Bogor
Bakso di Bogor


Bakso, di Indonesia bisa dibilang ini adalah kuliner sejuta umat. Bagaimana tidak, hampir di setiap kota kita pasti akan bertemu dengan "Tukang Bakso" baik yang make gerobak keliling, mangkal di kaki lima, di halaman rumah, ruko sampe yang menjajakannya dalam bentuk resto/cafe. Tak terkecuali di Bogor, di kota yang terkenal dengan julukan kota hujan ini kita juga dengan mudah menemukan tukang bakso di berbagai sudut penjuru kota. Sebagian di antaranya malah sudah berjualan selama puluhan tahun, dan namanya sudah lekat di kalangan masyarakat Bogor. Bahkan ada yang sudah punya beberapa cabang. Mereka punya keunikan tersendiri dalam setiap hidangan baksonya sehingga punya pelanggan yang setia. Nah buat yang hobi ngebakso di Bogor, inilah 10 tempat ngebakso di Bogor yang enak, terkenal dan punya banyak pelanggan setia, dilengkapi peta lokasi dan koordinat GPS untuk masing-masing tempatnya:

1. Bakso Seuseupan.

Berawal dari gerobak dorong, sampai membuka kedai di kawasan Tapos, kini Bakso Seuseupan sudah punya beberapa cabang di kota Bogor. Salah satu cabangnya yang selalu ramai berada di Jl. Bangbarung, ruas jalan yang terkenal sebagai sentra kuliner di Bogor. Yang menjadi keistimewaan dari sajian bakso di tempat ini adalah potongan lemak sapi yang digoreng kering, sebagai "teman" untuk baksonya.

Koordinat GPS: -6.58087, 106.8077


2. Bakso Boboho

Baso Boboho dengan lemak gurihnya
Masih di Jl. Bangbarung, bergeser ke arah timur kita akan mendapatkan satu tenda bakso yang parkiran di depannya hampir selalu dipenuhi oleh sepeda motor. Bakso Boboho yang buka dari pagi sampai malam ini menonjolkan bakso urat sebagai keunggulannya, yang diamini oleh banyak pelanggannya.

Koordinat GPS: -6.58104, 106.81224



3. Bakso Gulung Bragi

Baso Gulung yang dibalut Kembang Tahu
Mungkin tempat yang satu ini tidak sekondang bakso-bakso lainnya, tapi ada spesial di sini yang tidak akan kita temui di tempat lain: Bakso Gulung. Kalo pada umumnya bakso berbentuk bulat, di sini bakso digulung dengan kulit kembang tahu berbentuk silinder. Sensasi kembang tahunya bikin sajian bakso gulung ini endesss...

Koordinat GPS: -6.58257, 106.81289


4. Bakso Pak Mien

Baso Rudal andalan Baso Pak Mien
Membuka kedai pertamanya di Jl. Pondok Rumput, Bakso Pak Mien juara di sajian bakso rudal, yang didalamnya berisi daging dan lemak sapi yang sudah dicincang. Juga terasa terdapat tulang-tulang rawan yang membuat sensasi sendiri dalam proses mengunyahnya. Saya mengunjungi cabangnya yang berada di Jl. Pandu Raya, yang tak kalah ramai dengan pusatnya.

Koordinat GPS: -6.57839, 106.81821



5. Bakso PMI

Baso besar berisi daging cincang di Baso PMI 
Namanya diambil karena lokasi perdana dari Bakso PMI ini berada di belakang gedung PMI Bogor di kawasan Indraprasta. Saat ini yang paling ramai justru cabangnya yang ada di Jl. Pandu Raya. Ada bakso besar dan bakso kecil yang bisa kita nikmati di sini. Bakso besarnya berisi daging cincang halus di dalamnya, dengan sedikit lemak yang terasa lumer di mulut. Sementara bakso kecilnya memiliki kekenyalan yang aduhai, menggoda kita untuk tidak berhenti mengunyahnya

Koordinat GPS: -6.5738, 106.81239


6. Bakso Pakde Jangkung

Baso Pakde Jangkung dengan Tahu Kering dan Paru Gorengnya

Berawal dari menjajakan bakso menggunakan gerobak keliling, saat ini bakso pakde Jangkung sudah punya tiga cabang. Yang terbesar menempati ruko di Jl. Sancang. Selain basonya yang enak, di sini juga kita bisa menemukan sajian bakso yang spesial karena dilengkapi dengan tetelan daging, tahu kering dan paru goreng. Ajib lah pokoknya

Koordinat GPS: -6.59123, 106.80634


7. Bakso Pak Jaja

Kwietiaw kering dan Baso Kuah andalah Baso Pak Jaja
Dulu membuka kedainya di kawasan Lapangan Sempur, sebelum akhirnya pindah di Jl. KH Sholeh Iskandar (atau lebih dikenal dengan sebutan Jalan Baru), Bakso Pak Jaja terkenal dengan sajian Mie/Kwietiaw keringnya (seperti yamin). Secara default, baso ini memang disajikan dengan dua mangkok, satu berisi mie/kwietiaw/bihun dan satu lagi berisi baso di dalam kuah yang gurih. Lokasinya yang berada di jalan besar, samping Universitas Ibnu Khaldun, membuat kedai bakso ini juga mudah diakses dan selalu ramai.

Koordinat GPS: -6.56156, 106.79313

8. Bakso Pak Jaka

Baso Kikil Pak Jaka
Sumber Photo: wego.co.id
Yang satu ini punya spesialisasi yang beda, butiran bakso di dalam mangkoknya ditemani dengan potongan kikil yang kenyal dan lembut. Berada di salah satu pusat kuliner tradisional di kawasan pecinan di Kota Bogor, Bakso Pak Jaka masih menjajakan dagangannya dengan gerobak di pinggir jalan. Akan tetapi tidak menyurutkan para pelanggannya untuk menikmati sajian baso kikil ini, terlihat dengan banyaknya orang berkerumun di gerobaknya, khususnya di akhir pekan.

Koordinat GPS: -6.60965, 106.80419

9. Bakso Titoti

Baso Urat di Baso Titoti
Sumber photo: bayupapz.com
Bakso Titoti ini merupakan olahan asli dari Wonogiri, daerah yang menghasilkan banyak tukang baso ternama. Membuka kedai pertamanya di Jakarta di tahun 80an, saaat ini Bakso Titoti sudah mempunyai cabang di beberapa kota seperti Solo, Bogor dan Wonogiri (tempat asal sang pemilik merk baso ini). Di Bogor sendiri, Baso Titoti bisa ditemukan di dua tempat: Parung dan Jl. Siliwangi. Kunggulannya ada di Bakso Urat dan Bakso telor, baso dengan ukuran besar inilah yang paling banyak dipesan pelanggannya.

Koordinat GPS: -6.61107, 106.8056

10. Baso Baset

Sumber photo: Travel Kompas
Banyak yang berpikir Baset ini singkatan dari Baso Setan, karena ukuran basonya yang besar, hampir satu mangkok full! Tapi ternyata Baset ini adalah singkatan dari Baso Asli Solo Eunak Tenan, sesuai dengan tulisan yang tertera di spanduk di depan kedai baso yang berlokasi di kawasan Cimanggu ini. Ya, signature dari Baso Baset adalah basonya yang berukuran besar yang merekah memenuhi mangkok, isinya adalah daging sapi cincang yang memberikan sensasi tersendiri ketika disantap.

Koordinat GPS: -6.57168, 106.78795


Tentunya masih banyak lagi tukang bakso enak di Bogor, di luar sepuluh yang tersaji di sini. Tapi paling tidak ini bisa menjadi panduan sederhana buat menemukan tempat ngebakso yang enak di Bogor.

Supaya lebih mudah, cek peta di bawah ini untuk mendapatkan lokasi 10 tempat bakso yang enak di Bogor ini. Ngebakso yuk...



Reading Time:

Tuesday, June 7, 2016

Kuliner Pekanbaru - Mieso Paklek
June 07, 2016 9 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #400
Kuliner Pekanbaru
Mieso Pak Lek
Jl. Thamrin Ujung - Pekanbaru

Tak ada plang nama apapun, yang ada hanyalah kerumunan orang di beberapa meja yang tengah bersantap serta sebagian lagi berdiri menunggu giliran untuk bisa mendapatkan tempat duduk. Padahal jam saat itu menunjukkan jam 11 siang, belum masuk waktu makan siang pun sudah usai waktu sarapan pagi. Itulah pemandangan yang terlihat hampir setiap harinya di kedai Miso Paklek, begitulah tempat ini dikenal, walau tanpa papan nama atau tulisan apapun terpasang. Mie Kuning dan Mie Putih berpadu dalam kuah sop segar nan gurih (konon inilah awal muasal nama mieso, singkatan dari Mie Sop), ditemani dengan suwiran ayam, tahu kering dan potongan tulang dan kulit ayam yang renyah. Yang istimewa dari Miso Paklek ini adalah kuahnya yang segar, dan potongan tulang kulit dan tulang ayamnya yang nyakres. Juga suwiran ayamnya yang lembut. Inilah katanya yang membikin kedai ini selalu ramai dikunjungi orang, cita rasa yang disajikan memang istimewa, berbeda dengan sajian serupa di tempat lain. Sayang, ceker ayam garing yang biasanya bisa diminta sebagai tambahan, pada saat saya ke sana sudah ludes.


Miso atau Mieso adalah salah satu kuliner Pekanbaru, yang cukup mudah ditemui di berbagai sudut ibu kota provinsi Riau ini. Di beberapa daerah lain seperti Medan dan Pekalongan, kuliner dengan nama serupa juga hadir tapi dengan gagrak yang berbeda. Salah satu yang menandakan bahwa Miso Paklek ini memang kuliner yang harus kamu sambangi jika tengah berkunjung di Pekanbaru adalah kedainya yang tak pernah sepi, walau buka di jam yang tidak lazim. Umumnya sajian ini dihidangkan di waktu sore, tapi di sini malah dihidangkan antara waktu sarapan dan makan siang. Ya, ketika saya bertanya kepada salah seorang pegawai di sana tentang jam buka kedai ini, saya memang mendapat jawaban yang cukup mengagetkan. "Kita siap-siap mulai jam 9 pak, jam setengah 10 - jam 10 lah mulai bukanya. Terus tutup ya kalo sudah abis aja.", "Jam berapa itu mbak?" tanya saya lagi, "Sebelum jam 12 sih udah abis biasanya". Wow, berarti Miso Paklek ini hanya dijajakan dalam waktu dua jam saja dan langsung ludes. Pantas saja, kursi pengunjung yang saya hitung berjumlah sekitar 50an ini penuh terisi semua, dan masih banyak orang yang berdiri menanti giliran untuk dapat tempat duduk. Dan perlu juga dicatat bahwa saya datang ini di hari kerja. Entahlah apa yang terjadi di akhir pekan.

Cita rasa yang juara, harga yang murah (sekitar Rp. 13.000 per porsi lengkap) serta pelayanan yang cepat, menjadi kunci keberhasilan dari usaha Mieso Paklek ini. Masukkan dalam destinasi wisata kuliner anda di Pekanbaru.

Peta dan Alamat Miso Paklek:
Jl. Thamrin Ujung - Pekanbaru
Koordinat GPS: 0.51584, 101.46665



Reading Time:

@way2themes