July 2015 - Wisata Kuliner Indonesia

Saturday, July 25, 2015

Kuliner Bandung - Sate Maulana Yusuf
July 25, 2015 5 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #374
Kuliner Bandung
SATE MAULANA YUSUF
Jl. Maulana Yusuf No.21 Bandung
Telp: 022 4234096


Bandung memiliki banyak pedagang sate yang memiliki reputasi yang tak perlu diragukan lagi, terbukti dengan usahanya yang bertahan hingga puluhan tahun. Salah satunya adalah Sate Maulana Yusuf yang sudah "membakar sate"-nya sejak tahun 80an. Nama Maulana Yusuf sendiri diambil dari nama jalan tempat sate ini dijual yaitu Jl Maulana Yusuf, tidak jauh dari Jl Ir. H. Juanda/Dago. Andalannya dari awal adalah Sate Ayamnya, tak heran dulu dikenalnya sebagai Sate Ayam Maulana Yusuf. Apa sih istimewanya sate ayam di tempat ini? Saya pesan satu porsi sate ayamnya. Hadir terlebih dahulu bumbu kacangnya, tidak terlalu halus tapi juga tidak kasar. Rasa gurih dan semburat rasa legit berpadu dalam bumbu kacang ini. Pedasnya tidak kentara, tapi disediakan cabe rawit dalam acar bagi yang ingin menambah pedas. Tak lama kemudian hadirlah sate ayam, setiap tusuknya diisi dengan daging ayam pilihan tanpa lemak. Terasa ada bumbu yang meresap ke dalam dagingnya, menandakan sate ini dibumbui dengan baik dulu sebelum dibakar. Tekstur dagingnya juga memperlihatkan bahwa daging yang digunakan untuk sate ini merupakan daging ayam pilihan serta diolah dengan baik, sehingga mudah untuk dicerna. Kesimpulannya memang gak salah sate Maulana Yusuf ini bisa bertahan lebih dari 20 tahun, hasil olahannya juara!


Tergoda untuk juga memesan sate kulitnya, Sate Kulit Ayam juga menjadi salah satu signature di Sate Maulana Yusuf. Tidak banyak tempat sate yang menyajikan sate kulit secara "serius". Tekstur kenyalnya asik, dengan bumbu yang sudah membalut seluruh kulit dengan merata. Kulitnya pun tebal-tebal tapi tidak bikin eneg, asik lah pokoknya. Oh iya, untuk satu porsi sate ayam Maulana Yusuf harganya Rp. 35.000,-. Mungkin terasa relatif mahal apabila dibandingkan dengan penjual sate ayam yang lain, tapi dengan potongan daging di setiap tusuknya yang besar dan cita rasa yang dihadirkan, menurut saya setimpal lah.

Rata-rata penjual sate yang terkenal di Bandung menjadikan sate kambing sebagai "unggulan"-nya, sebut saja Sate Hadori, Sate Gino, Sate Kardjan, Sate Haris dan sebagainya. Mungkin itu juga yang membuat Sate Maulana Yusuf seolah tak punya "saingan" dalam menyajikan sate ayam dengan kualitas dan juga harga yang premium di kota kembang ini. Atau kamu punya penjaja sate favorit yang lain?

Peta dan Alamat Sate Maulana Yusuf:
Jl. Maulana Yusuf No.21 Bandung
Koordinat GPS: -6.90073, 107.61342


Reading Time:

Wednesday, July 22, 2015

Kuliner Bandung - Batagor H. Darto
July 22, 2015 3 Comments

 Wisata Kuliner Indonesia #373
Kuliner Bandung
BATAGOR H. DARTO
Pasar Simpang Dago, Jl. Ir H Juanda 200 Bandung
Telp: 089624418880


Batagor alias Baso Tahu Goreng, salah satu ikon kuliner Bandung yang muncul sejak tahun 70an dan mulai dikenal luas di era 80-90an. Di kota kembang ini, tidak sulit mencari penjaja batagor, mulai dari di mall, restoran, kedai, sampai gerobak kaki lima. Salah satu tukang Batagor yang cukup terkenal di kota Bandung adalah Batagor H. Darto. Memulai usahanya di awal tahun 80an dengan gerobak kaki lima di kawasan Pasar Simpang Dago (Jl Ir. H. Juanda) saat ini Batagor H. Darto sudah menempati kedai tetap di pasar itu yang tentunya lebih luas. Tidak hanya Batagor sebenarnya, beberapa menu lainnya juga hadir di sini. Tapi tetap yang menjadi signature ya batagornya. Ada dua pilihan penyajian batagor di sini, Kering dan Kuah. Jika ingin menikmati rasa aslinya pesan saja batagor kering, kulit luar yang renyah sangat terasa ketika kita menikmatinya selagi hangat. Isian tahu dan baso terasa lembut berpadu dengan kulit renyahnya, apalagi ditimpali dengan bumbu kacang yang gurih dengan sentuhan rasa pedas yang sederhana. Bubuhi kecap dan kucuri sedikit jeruk nipis maka hidangan Batagor H. Darto ini menjadi paripurna. Satu porsi batagor kering berisi 3 potong batagor ini dihargai Rp. 9000. Jika ingin bumbu kacang yg lebih banyak, minta bumbunya untuk dipisah dan cukup tambah seribu rupiah per porsinya.

Batagor Kuah-nya juga layak dipujiken. Renyahnya batagor ternyata cocok untuk diadu dengan kuah bakso yang segar. Seruput kuah yang panas sedikit demi sedikit dengan membubuhkan potongan batagor yang sudah "basah" dengan kuah yang sudah menyerap di setiap pori-pori batagor. Jangan lupa bubuhkan sambal agar semakin "berkeringat". Supaya lebih nendang, Batagor H. Darto juga menediakan baso, babat dan ceker sebagai pelengkap batagor kuah ini. Tinggal pilih saja. Untuk seporsi Batagor Ceker atau Batagor Babat harganya Rp. 13.000 saja, sedangkan untuk batagor kuah tanpa tambahan harga seporsinya sama dengan batagor kering.

Selain batagor, di tempat ini juga tersedia mie/yamin bakso. "Dulu bapak (Darto-red) memang jualan bakso, udah terkenal. Tapi makin sini makin dikenal batagornya. Karena kan Bandung khas dengan batagor" begitu tutur Tri, yang merupakan generasi kedua penerus usaha Batagor H. Darto ini seperti dikutip dari detik.com. Sayangnya perut yang sudah terisi batagor kering dan kuah tak menyisakan rongga kosong untuk mencicipi sajian mie bakso di tempat ini yang konon juga aduhai. Ngomong-ngomong Batagor di Bandung, saya bisa mengkategorikannya jadi 3 bagian, yang pertama adalah Batagor Premium dengan rasa ikan yang bener-bener kerasa dengan ukuran yang juga jumbo. Kategori pertama ini diwakili oleh Batagor Riri dan Batagor Kingsley, yang sekarang harga satu potong batagornya berada di kisaran Rp. 10.000,-. Yang kedua adalah batagor dengan rasa ikan yang tidak terlalu kentara tetapi hadir dengan cita rasa batagor asli yang renyah dengan bumbu kacang yang memikat. Ini diwakili contohnya oleh Batagor H. Isan, Batagor Abuy dan Batagor Darto ini. Satu potongnya dijual dengan harga 2500-3000 rupiah. Dan yang terakhir adalah batagor yang banyak dijajakan di pinggir jalan, atau biasanya menjadi jajanan anak SD, dengan rasa yang plain, tetapi di beberapa tempat menghadirkan bumbu kacang yang enak. Harga satu potongnya biasanya sekitar seribu rupiah. Pilih yang mana? Tentunya tergantung selera, mahal atau murah bukan patokan kalau berbicara selera bukan?

Peta dan Alamat Batagor H. Darto:
Pasar Simpang Dago, Jl. Ir H Juanda 200 Bandung
Koordinat GPS: -6.8851007,107.6138553


Reading Time:

Thursday, July 16, 2015

Kuliner Bandung - Roti Gempol
July 16, 2015 7 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #372
Kuliner Bandung
ROTI GEMPOL

Jl Gempol Wetan No. 14 Bandung
Telp: 022 - 4239469

Menu utama di tempat ini cuma roti bakar, tapi ada yang beda dengan roti bakar di tempat lain, di sini tersedia pilihan roti putih biasa dan rotu gandum, selai itu rotinya pun buatan dapurnya sendiri. Kelembutan tekstur roti di tempat inilah yang memang menjadi magnet penarik utama para pelanggannya. Ya, Roti Gempol, salah satu kedai yang memproduksi roti legendaris dari kota kembang Bandung. Pagi itu saya mengunjungi kedai Roti Gempol ini yang mungil di kawasan Jl Gempol, kapasitas kedai yang kecil memang membuat beberapa pelanggan rela duduk di luar sambil menikmati sarapan rotinya. Pesanan saya pertama adalah Roti Bakar Komplit Gandum Perseorangan yang berisikan daging asap, telur dan keju. Yang saya suka dari roti gandum di sini: tebal dan empuk. Berbeda dengan roti gandum yang umumnya bertekstur agak kasar, di sini roti gandumnya menjadi favorit karena teksturnya yang lembut, tak beda jauh dengan roti biasa. Juara... Belum lagi isinya yang tidak terlalu berlebihan, tapi memang menjadikan sarapan saya pagi ini terasa begitu istimewa. Harga satu porsi Roti Gandum Komplit perseorangan ini 18ribu rupiah. Kenapa disebut perseorangan?

Karena ternyata Roti Gempol pun menyediakan porsi untuk ririungan alias bersama-sama, satu porsi roti bakar ririungan ini bisa dinikmati 3-4 orang. Selain roti gandum kita juga bisa menikmati roti putih, yang dapat "diisi" dengan pilihan yang sama: manis, asin (keju dan telur), spesial (daging dan keju/telur) serta komplit (daging keju dan telur). Walau sarapan roti bakar gandum komplit sudah cukup mengenyangkan, tapi karena rasa penasaran, saya memesan yang isi manis. Untuk yang roti manis ini tersedia beragam pilihan isi: cokelat, susu, kacang dan aneka selai (serikaya, strawberry, nanas). Kita juga bisa mengkombinasikannya dengan maksimal 3 pilihan. Buat saya, yang isi manis juga tak kalah cakepnya dengan yang asin (komplit). Pilihan selai yang tepat membuat cita rasa roti bakar ini cukup menggoda. Mungkin ini semua karena bahan dasar rotinya yang mumpuni. Untuk roti bakar putih manis harganya 8ribu, sedangkan untuk yang gandum 9ribu rupiah saja.


Untuk minumnya, teh, kopi atau susu bisa kita nikmati bersama sang roti. Tapi ada satu yang beda di sini: Addic'tea. Ini adalah minuman teh susu olahan aneka rasa yang disajikan dalam botol olahan. Tersedia beragam rasa seperti kopi, cokelat, pisang, mint, taro dan sebagainya. Addic'tea bukanlah asli produknya Roti Gempol, tapi minuman yang cukup happening di Bandung ini banyak memikat para pelanggan di kedai ini karena rasanya yang unik dan cocok menjadi teman bersantap sang roti gempol.


Roti Gempol ini memang legend, terbukti bertahan sejak dibukanya di tahun 1958! Jam buka setiap harinya pun cukup lama, mulai dari jam 7 pagi sampai 9 malam. Para pengunjung Kedai Roti Gempol ini juga lebih banyak membeli roti untuk dibawa pulang. Tidak hanya Roti Bakar, di sini juga kita bisa mendapatkan roti isi yang harganya berkisar antara 4500-6000 rupiah, roti sobek, juga roti tawarnya yang kondang. Roti Tawarnya pun ada beberapa pilihan: Biasa (9rb), Spesial (11rb), Super (12rb), Gandum (13rb) dan Gandum-harvermut (15rb). Selain di kedai pusatnya di Jl Gempol Wetan ini, Roti Gempol ini juga bisa kita nikmati di kedai Kopi Anjis Jl. Surya Sumantri No. 25 dan di Jl. Bengawan 34. Jadi kalau berwisata kuliner di Bandung, catat Roti Gempol ini sebagai salah satu destinasi kuliner kamu. Gak kan nyesel deh.

Alamat Roti Gempol (beserta map dan koordinat GPS-nya):
Jl Gempol Wetan No. 14 Bandung
Koordinat GPS: -6.902824, 107.615763


Reading Time:

@way2themes