July 2014 - Wisata Kuliner Indonesia

Monday, July 21, 2014

Kuliner Cirebon - Mie Koclok Panjunan
July 21, 20141 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #329
Kuliner Cirebon
Mie Koclok Panjunan
Jl. Pekarungan No. 104
Cirebon


Bandung terkenal dengan Mie Kocok, Wonosobo dengan Mie Ongklok, Manado dengan Mie Cakalang, Palembang dengan Mie Celor.. Nah Cirebon juga punya kuliner mie yang khas, namanya Mie Koclok. Saya mengunjungi salah satu kedai mie koclok yang cukup kondang di kawasan Panjunan: Mie Koclok Panjunan. Agak unik melihat sajian mie koclok ini, mie yang direbus ditemani irisan kol dan tauge diguyur kuah putih kental, kemudian diberi taburan suwiran ayam, bawang daung dan bawang goreng. Tidak lupa dilengkapi dengan potongan telur ayam rebus. Kuah putihnya sendiri merupakan paduan tepung maizena, kaldu ayam, santan kental serta tentunya merica dan garam. Rasa asin nan gurih segera menyeruak di dalam rongga mulut kita begitu kuah mie koclok ini kita seruput. Rasa dan teksturnya yang unik memang membuat mie koclok ini menjadi spesial, apalagi makanan yang satu ini sulit ditemukan di luar kota Cirebon. Harganya pun cukup murah, cukup merogoh kocek Rp. 15.000 untuk seporsinya.


Sepintas Mie Koclok ini mirip dengan Mie Celor Khas Palembang, tetapi jika mie celor dominan aroma udang kering, sedangkan mie koclok lebih kuat rasa ayamnya. Kedai Mie Koclok Panjunan ini berada di kedai sederhana di ruas jalan Pekarungan yang kecil. Akan tetapi tidak mengurangi magnet bagi para penggemar mie koclok ini yang setiap sore biasanya akan memadati kedai kecil ini. Buka dari sekitar jam 3 sore sampai jam 9 malam, Mie Koclok Panjunan perlu dijadikan destinasi wisata kuliner Anda jika berkunjung ke kota Cirebon, selain tentunya Mie Jamblang dan Empal Gentong.

Peta Lokasi Mie Koclok Panjunan:

View Mie Koclok Panjunan in a larger map

Reading Time:

Thursday, July 10, 2014

Kuliner Cirebon - Empal Asem H Apud
July 10, 2014 5 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #328
Empal Asem H Apud
Jl. Ir H. Juanda No. 24 Battembat
Cirebon
Telp: 0231 211055 - 082115337650


Empal Gentong mungkin sudah biasa kita dengar sebagai ikon kuliner Cirebon, tapi pernahkan mendengar kuliner bernama Empal Asem? Ya, ini merupakan olahan empal (daging sapi) yang lain. Sepintas mirip seperti sayur sop, akan tetapi Empal Asem ini memiliki cita rasa asam yang segar dari kuahnya. Rasa asam ini dihasilkan dari belimbing wuluh dan asam jawa. Potongan daging sapi ini akan bertemu dengan aneka bumbu seperti bawang merah, bawang putih, daun bawang, merica, dan sebagainya dalam semangkuk hidangan empal asem. Kesegaran kuah empal asem ini memang patut diacungi jempol, apalagi dengan tambahan bubuk cabai pedas khas Cirebon. Bikin keringetan


Konon salah satu pelopor yang mempopulerkan Empal Asem ini adalah Empal Gentong Amarta, akan tetapi saya justru berkesempatan untuk menikmati kuliner ini di tetangganya: Empal Gentong H. Apud. Berada di ruas jalan yang sama, Empal Gentong dan Empal Asem H Apud ini memiliki tempat yang lebih luas. Untuk menikmati hidanngan ini siapkan uang Rp. 17.000,- dan tambahan Rp. 5000 untuk nasinya. Bagi yang berburu kuliner Cirebon, Empal Asem ini bisa jadi pilihan destinasi kuliner Anda.

Alamat Empal Asem H. Apud:

Lihat lokasi Empal Gentong dan Empal Asem H Apud di Google Maps

Reading Time:

Monday, July 7, 2014

Kuliner Cirebon - Empal Gentong Mang Darma Krucuk
July 07, 20141 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #327
Empal Gentong Mang Darma
Jl. Slamet Riyadi no. 1
Krucuk - Cirebon
Telp. 081804644091 - 08131326359


Kurang afdol jika ke Cirebon tidak mencicipi Empal Gentong, dan juga kurang lengkap jika belum mengunjungi salah satu penjual empal gentong yang cukup kondang di kota ini: Empal Gentong Mang Darma. Pesanan empal gentong campur langsung disampaikan kepada sang penjual begitu saya memasuki kedai yang berada di pinggir jalan ramai di kawasan Krucuk ini. Potongan kecil daging dan jeroan sapi diguyur kuah santan penuh aroma rempah dari gentong tanah liat yang dibakar di atas kayu bakar, bisa dinikmati dengan nasi atau lontong sesuai selera. Jangan lupa dorokdok alias kerupuk kulit sebagai pelengkap empal gentong yang lezat ini. Mengutip dari Travelawan.com, yang menjadi pembeda kelezatan dari Empal Gentong Mang Darma ini adalah bumbunya memang sudah menjadi rahasia keluarga Mang Darma dan sampai saat ini juga masih diracik sendiri oleh sang istri yang sudah berumur sekitar 80 tahun. Selain itu, satu yang khas dari empal Mang darma adalah cara memasaknya yang menggunakan kayu bakar dari pohon asem, yang bisa memberikan rasa khusus pada kuahnya.


Buat saya, Empal Gentong Mang Darma ini lebih unggul dibanding Empal Gentong Amarta. Kuahnya lebih "berasa". Tapi memang jika mau berkunjung ke sini disarankan di awal makan siang, terkadang pukul dua siang dagangan sudah ludes. Satu porsi empal gentong ini bisa kita nikmati dengan harga Rp. 17.000,-, bisa dinikmati bersama nasi atau lontong seharga Rp. 3000. Terdapat beberapa penjaja Empal Gentong di Cirebon yang menggunakan nama Mang Darma juga, salah satunya di depan stasiun kereta Cirebon yang menggunakan nama Putra Mang Darma. Saya tidak tahu apakah memang ada hubungan dengan Empal Gentong Mang Darma Krucuk ini dengan "Mang Darma" lainnya. Akan tetapi yang jelas kalau mau menikmati empal gentong di kota asalnya dengan rasa yang juara, Empal Gentong Mang Darma saya rekomendasikan.

Peta Lokasi dan Alamat Empal Gentong Mang Darma:

Peta Empal Gentong Mang Darma Krucuk di Google Map

Mau mencari tempat makan di Cirebon lainnya? Coba klik disini: Wisata Kuliner Cirebon

Reading Time:

Thursday, July 3, 2014

Kuliner Cirebon - Empal Gentong Amarta
July 03, 20141 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #327
Empal Gentong Amarta
Jl. Ir. H. Juanda No. 37 Battembat
Cirebon
Telp: 081324293392

Salah satu kuliner yang diburu jika berkunjung ke kota Cirebon adalah Empal Gentong. Kita bisa menemukan banyak penjaja empal gentong di berbagai penjuru kota Cirebon. Salah satunya yang cukup kondang adalah Empal Gentong Amarta yang ada di kawasan Battembat-Plered. Pesanan empal gentong langsung saya sampaikan begitu menginjakkan kaki di kedai yang tidak terlalu besar ini. Hampir semua meja siang itu terisi oleh para pelanggan yang tengah menikmati santap siangnya. Potongan daging dan jeroan sapi seperti usus, paru, babat dan sebagainya, mengisi kuah santan dengan cita rasa yang khas. Kalo tidak suka jeroan, kita juga bisa minta isinya hanya daging saja. Ada semburat manis di sana dengan aroma rempah yang segar menyeruak di kuah empal gentong ini. Mirip dengan gulai, akan tetapi kuah empal gentong lebih light. Jangan lupa untuk menyambar kerupuk kulit khas Cirebon. Berbeda dengan kerupuk kulit sapi pada umumnya, kerupuk kulit yang kita temui di Cirebon ini memiliki ukuran yang lebih besar. Kucurkan sedikit jeruk nipis, tambahkan acar dan bubuk cabe kering yang juga khas Cirebon, sluruuuppp.... maka hidangan Empal Gentong ini memang sulit terbantahkan kenikmatannya.

Di Empal Gentong Amarta juga dijual Sate Kambing Muda yang layak dicoba. Ada dua pilihan: sate campur dengan gajih dan ati kambing, atau sate polos yang hanya berisi daging. Dagingnya empuk dengan bumbu kacang kecap yang legit, menjadi teman pelengkap hidangan Empal Gentong.

"Tidak Buka Cabang", tulisan itu tampak di spanduk Empal Gentong Amarta yang dipasang di dalam kedainya. Mungkin karena namanya sudah cukup kesohor, sang pemilik takut ada orang yang mendompleng ketenaran Empal Gentong Amarta. Apalagi konon, Amarta juga menjadi pelopor sajian Empal Asem, kuliner baru khas kota Cirebon. Berbeda dengan empal gentong yang menggunakan kuah santan, maka empal asem kuahnya bening dengan rasa asam segar, seperti sop. Sayang saya tidak sempat mencicipi Empal Asem Amarta ini, mungkin lain waktu...

Reading Time:

Tuesday, July 1, 2014

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur
July 01, 2014 9 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #326
Nasi Jamblang Ibu Nur
Jl. Cangkring II No. 34
Cirebon


Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja kasar dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi kini Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur. Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita dapat memilih aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang saya comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie, adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin. Butuh perjuangan yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan saya yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memberikan cita rasa yang aduhai. Malah bikin penasaran untuk mencomot lauk lainnya, tapi apa daya setiap rongga perut sudah penuh terisi.

Daftar Lauk dan Harga di Nasi Jamblang Ibu Nur
Ya, ada lebih dari 30 lauk yang tersaji di Nasi Jamblang Ibu Nur ini dengan harga bervariasi mulai dari seribu rupiah sampai tujuh belas ribu untuk masakan cumi berukuran besar. Banyaknya pilihan ini pasti bikin bingung para pelanggannya, karena semuanya tampak menggiurkan dan menggoda untuk dicomot dan diletakkan di atas piring...

Nasi Jamblang Ibu Nur seolah mengangkat harkat Nasi Jamblang dengan membawanya ke restoran yang berpendingin udara, tidak seperti kebanyakan penjual Nasi Jamblang di kota Cirebon yang menjajakannya di pinggir jalan. Bangku-bangku panjang tanpa meja memang tetap menjadikan restoran yang satu ini tidak kehilangan kesan "warung"-nya. Pengunjung bisa menikmati beragam lauk lezat yang tersedia dengan suasana kehangatan warung tetapi tanpa perlu "dihangatkan" oleh terik mentari kota Cirebon yang cukup menyengat di siang hari. Ada yang bilang kurang mantap kalau makan nasi jamblang di Ibu Nur ini karena kurang berkeringat hehehe. Tapi bagi saya justru tempat ini memberikan alternatif bagi para pemburu kuliner di kota Cirebon untuk dapat menikmati nasi jamblang dengan nyaman.

Reading Time:

@way2themes