March 2012 - Wisata Kuliner Indonesia

Wednesday, March 28, 2012

Kuliner Bandung - Mih Kocok Mang Dadeng
March 28, 2012 18 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #212
Kuliner Bandung
Mie Kocok Bandung "Mang Dadeng"

Jl KH Ahmad Dahlan (Jl. Banteng) No. 67 Bandung
Telp: 022-92155940 / 93438383


Mih Kocok, buat sebagian orang mih kocok adalah kuliner yan gwajib dikunjungi kalo lagi ke Bandung. Mie kuning yang dilengkapi dengan tauge dan, yang paling utama, potongan kikil dari kaki sapi. Nah salah satu penjual mie kocok yang legend di Bandung adalah Mih Kocok Bandung "Mang Dadeng" di Jl Banteng. Yang bikin beda adalah kualitas kikil yang disajikan: empuk, kenyal dan tebal. Ada lagi nih yang bikin beda, coba pesan Mih Kocok Special. Bener-bener special karena dalam mangkuk kita akan ada tambahan Sumsum Sapi yang cukup berlimpah. Slurruuuppp... Untuk satu mangkok Mih Kocok Biasa bisa kita nikmati dengan harga Rp. 18.000, sedangkan Mih Kocok Special harganya Rp. 21.000. Tapi hati-hati, kalau datang setelah jam makan siang, kemungkinan mendapatkan Mih Kocok Special ini akan tipis, karena sudah ludes dipesan orang.


Buat yang pengen makan nasi, bisa juga pesen Sop Kaki Sapi-nya. Dan sama dengan mie kocoknya, kalo suka sumsum, silakan minta Sop Kaki Sapi Special. Semangkuk besar potongan kikil dari kaki sapi yang lembut tersaji dalam satu mangkok kuah sup yang agak berlemak. Kucurkan jeruk nipis, tambah sedikit garam dan kecap manis, josss.... pas banget... Untuk semangkok Sop Kaki Sapi bisa kita tebus dengan harga Rp 19.000 sedangkan yang Special harganya Rp. 22.000.

Kedai Mang Dadeng ini cukup sederhana berada di Jl Banteng, dekat dengan Hotel Horison Bandung. Jam makan siang dan weekend adalah saat dimana kedai ini dipadati oleh para pelanggannya. Oh iya, jangan lupa pake kerupuk aci untuk menjadi pendamping yang melengkapi hidangan ini. Anda mau berwisata kuliner di Bandung? Mih Kocok Mang Dadeng ini harus masuk dalam daftar kunjungan anda, selain Mie Baso Akung, Lotek Kalipah Apo, Kupat Tahu Gempol, Batagor Kingsley dan Sate Hadori. Atau anda punya favorit Kuliner Bandung yang lain?

Mau tahu tempat makan lainnya di Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Reading Time:
Kuliner Bogor - Toge Goreng Pak Iwon
March 28, 2012 5 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #211
Toge Goreng Pak Iwon
Jl Pajajaran (Depan Ngesti Baranangsiang)
Telp: 0251 8321337


Toge Goreng... Kuliner unik dari Kota Bogor yang sulit ditemui di kota lain. Walaupun namanya toge goreng tapi hidangan ini sebenernya tidak digoreng. Toge yang sudah direbus bergabung dengan kupat, mie kuning dan tahu dalam satu piring, kemudian diguyur oleh bumbu khas berbahan dasar tauco. Rasanya memang unik, bumbu tauco yang sedikit asam berpadu dengan kecap manis dan segarnya toge rebus. Top dah... Salah satu penjaja Toge Goreng yang banyak penggemarnya adalah Toge Goreng Pak Iwon di depan Toserba Ngesti Jl Pajajaran, sekitar 30meter saja dari terminal Baranang Siang. Di sini, satu porsi Toge Goreng bisa ditebus dengan harga Rp. 10.000,-

Selain rasanya enak, Toge Goreng Pak Iwon ini juga diuntungkan dari lokasiny yang strategis karena dekat terminal bus dan banyaknya orang yang berbelanja di Toko Ngesti. Buka pada jam 10 pagi sampai 10 malam, tempat ini biasanya ramai di sore/malam hari. Kalau mau dibungkus juga bisa, dan uniknya, toge goreng ini akan dibungkus menggunakan daun pisang dengan diikat bagian atasnya. Asik juga buat oleh-oleh keluarga di rumah. Jadi kalo ke Bogor sempatkan untuk menikmati Kuliner Bogor, terutama Toge Goreng ini.

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Tuesday, March 27, 2012

Kuliner Bandung - Mie Baso Akung
March 27, 2012 11 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #210
Kuliner Bandung
Mie Baso AKUNG

Jl. Lodaya No.123 Bandung
Telp. (022) 7314746


Kalo ngaku penggemar baso atau yamin harus coba kedahsyatan Mie Baso Akung ini. Yup, Akung sudah melegenda di Bandung dengan kenikmatin Yamin dan Baso yang disajikannya. Coba saja paket berikut: Yamin Manis Baso Pangsit Siomay Ceker (BPSC). Olahan mie yamin yang diaduk sempurna memberikan rasa manis yang gurih merata di seluruh lembar mienya, ditambah dengan suwiran ayam yang ciamik. Belum lagi mangkok sebelahnya, kuah baso yang aromanya menggugah selera ditimpali dengan isinya yang bikin laper: Baso daging, pangsit rebut yang lembut dengan isi ayam ditengahnya, siomay besar yang rasanya bikin nagih plus, favorit saya dan anak-anak, ceker gemuk yang lembuutt. Harga satu porsi besar Mie Akung Yamin BPSC ini Rp. 24.000. Oh iya kalo mau lebih lengkap lagi coba Yamin BPTSC alias Baso Pangsit Tahu Siomay dan Ceker.


Dessert favorit di Mie Akung ini adalah Es Duren. Tapi jangan harap dapat menikmatinya jika datang di atas jam 12 siang, bisa dipastikan sudah ludes. Beberapa biji buah duren dipadu dengan es serut dan lelehan susu kental manis. Tapi, terus terang, saya tampaknya sial deh pas kesana. Duren yang disajikan gak fresh, dan cenderung asam karena terfermentasi. Mungkin karena gak musim duren dan supplynya di Pulau Jawa ini yang tidak stabil dibanding dengan Pulau Sumatera yang durennya melimpah. Padahal banyak yang merekemondasikan loh. Es Duren ini harganya Rp. 13.500/mangkuk.

Jangan coba-coba datang ke Mie Baso Akung ini di jam makan siang di akhir pekan. Penuhnya gak main-main... Bangku-bangku terisi penuh, dan ketika order di bagian kasir sudah diperingatkan bahwa pesanan baru bisa dipenuhi dalam 1 jam! Tapi herannya para penggemar Mie Akung ini tidak mundur dan bersedia menunggu selama 60 menit untuk bisa menikmati mie favoritnya ini. Luar Biasa...

Memang untuk urusan mie baso, Bandung ini jagonya. Banyak sekali penjaja Baso di Bandung yang memiliki penggemar fanatik sejak lama. Selain Mie Akung ini kita juga bisa menikmati mie yamin serupa di Warung Lela alias Wale. Ada juga jenis baso "kampung" yang kedai tenda kaki limanya selalu dipenuhi pelanggan seperti Baso Rudal Anggrek dan Baso Ja'i. Tidak ketinggalan sajian mie ayam kampung di Mie Sakinah. Ngebaso di Bandung emang kagak ada matinyeee..

Mau tahu tempat makan lainnya di Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Reading Time:

Sunday, March 25, 2012

Kekayaan dan Keindahan Wisata Kuliner Makassar
March 25, 2012 7 Comments

Sebagai tukang makan, ketika mendengar kata "Wisata" maka yang melintas pertama kali di pikiran saya adalah "Wisata Kuliner" hehe. Yup, ketika harus melakukan perjalanan ke berbagai kota di Indonesia maka di waktu luang saya lebih senang berburu kuliner dibanding mencari tempat wisata lainnya. Makassar merupakan salah satu kota favorit saya dalam urusan mencari makanan. Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan ini menyajikan aneka kuliner yang beraneka ragam dan juga menggugah selera. Beberapa kali saya berkesempatan berkunjung ke Makassar, agenda Wisata Kuliner selalu saya sisipkan di tengah kesibukan saya. Apa saja sih kuliner favorit dari Makassar ini? Ini beberapa pilihan yang pernah saya coba:

1. Sop Konro

Ini kuliner Makassar yang menjadi favorit saya. Apalagi Konro Bakar, daging iga sapi bakar yang masih menempel pada tulangnya disajikan dengan guyuran bumbu kacang dan semangkuk kuah sop konro berwarna kehitaman yang khas. Salah satu kedai Sop Konro yang banyak pelanggannya adalah Sop Konro Karebosi yang berlokasi di Jl. Gunung Lampobattang.

2. Coto Makassar

Ini juga jadi menu wajib jika berkunjung ke Makassar. Coto Makassar merupakan masakan khas daerah ini berupa sop berkuah yang kaya rempah dengan isi aneka daging dan jeroan sapi seperti babat, lidah, ati dan sebagainya. Makannya ditemani dengan kupat kecil yang sudah dibelah tengahnya, jadi kita tinggal nyendok aja dan celupin aja ke cotonya. Sluuruuupp... Dua tempat Coto Makassar yang pernah saya kunjungi adalah Coto Nusantara (di Jl. Nusantara) yang sering menjadi langganan pejabat, serta Aroma Coto di Jl. Gagak.

3. Pallu Basa

Pallu Basa ini hampir mirip dengan Coto tetapi dengan aroma kuah yang sedikit berbeda, santannya lebih kental dan terdapat serbuk kelapa sangrai terasa menyatu dengan kuahnya. Isinya aneka campuran daging dan jeroan dari sapi dan/atau kerbau. Terkadang juga disajikan dengan telur ayam. Salah satu penjaja Pallu Basa yang pernah saya kunjungi adalah Pallu Basa Serigala yang berlokasi di Jl. Serigala. Pengunjung ramai silih berganti menikmati hidangan Pallu Basa di tempat ini, pertanda bahwa Pallu Basa Serigala memang jawara dalam rasa.

4. Sop Saudara
Namanya memang sop, tapi sop yang ini beda. Bumbu dan isinya beragam, ada daging sapi, bihun dan perkedel kentang goreng yang biasanya dibentuk bola-bola kecil, serta paru sapi goreng. Nah yang lebih unik adalah "pasangan" sajiannya. Sop Saudara ini biasanya disajikan dengan sambal kacang dan Ikan Bandeng Bakar yang berukuran besar. Kedai penjual Sop Saudara yang pernah saya kunjungi berlokasi di Jl. Andalas dekat Masjid Raya Agung Makassar.

5. Mie Titi

Nah yang ini salah satu kuliner unik yang dapat ditemui di Makassar. Mie Titi ini adalah mie kering yang diguyur kuah kental (seperti capcay), berisi sayur-sayuran dan daging ayam. Di mulut akan terjadi pertarungan antara kriuknya mie dan kenyalnya kuah, menimbulkan sensasi yang unik. Jangan lupa untuk mengucurkan sedikit jeruk yang selalu tersaji bersama mie titi ini, untuk menambah kesegaran dan cita rasa. Saya mencicipi Mie Titi ini di Jl Datumuseng, tidak jauh dari Pantai Taman Losari.

6. Es Pisang Ijo

Buat yang cari kesegaran di tengah panasnya kota Makassar, Es Pisang Ijo menjadi pilihan utama. Kekenyalan si hijau dari tepung beras menyelimuti pisang, tebal dan begitu pas berpadu dengan manisnya pisang raja di dalamnya. Ditambah dengan "saus" serupa bubur sumsum dan disempurnakan dengan guyuran sirup merah. Sueegggerrrr banggeett... Saya menikmati Es Pisang Ijo ini di Warung Bravo (Jl Andalas) yang banyak direkomendasikan orang sebagai salah satu penjaja es pisang ijo yang terbaik di Kota Makassar.

7. Pisang Epe

Kalo sedang berjalan-jalan menyusuri Pantai Losari, tidak lengkap jika tidak mencicipi Pisang Epe. Di pinggir jalan di sekitar kawasan pantai Losari, banyak gerobak pedagang yang menjajakan makanan ringan tapi mengenyangkan ini. Apa itu pisang Epe? Pisang yang dibakar kemudian langsung di press menggunakan sepasang balok kayu, disajikan dengan guyuran gula merah cair yang telah dicampur kelapa parut, dan biasanya diberi aroma nangka atau durian. Sambil menikmati angin pantai, makanan ringan ini benar-benar menjadi sensasi tersendiri sambil menikmati udara malam di Kota Makassar.

8. Aneka kudapan khas Makassar

Makassar juga memiliki aneka kudapan khas, misalnya Jalang Kote dan Lumpia. Jalang Kote ini serupa dengan pastel, tetapi dengan isi yang sedikit berbeda dengan pastel yang biasa saya jumpai di Jakarta. Lumpianya pun unik, isinya sedikit pedas dan jauh berbeda dengan Lumpia Semarang. Saya mencicipi kudapan-kudapan ini juga di Warung Bravo (Jl Andalas)

Itu hanya sebagian kecil kuliner yang sempat saya cicipi dari beberapa kali kunjungan saya ke Kota yang menjadi "Gerbang Indonesia Bagian Timur" ini. Dan ternyata masih banyak aneka kuliner Makassar yang belum saya coba. Ini menunjukkan bahwa Wisata Kuliner Makassar ini menyimpan potensi yang luar biasa karena "Kaya" dan "Indah". "Kaya" karena banyaknya ragam kuliner yang tersaji di kota ini, baik hidangan khas yang asli berasal dari Makassar maupun jenis hidangan yang merupakan adaptasi dari makanan dari kota lain. "Indah" karena semua kuliner yang saya tulis di atas memang benar-benar menggugah selera kita, memberikan "keindahan" tersendiri bagi indera pengecap kita.

Nah sekarang bagaimana kita bisa mengembangkan sekaligus mempromosikan Wisata Kuliner Kota Makassar ini? Sepanjang pengetahuan saya Makassar belum memiliki sentra/pusat kuliner yang menyajikan aneka kuliner khas Makassar, atau bahkan kuliner dari seluruh Provinsi Sulawesi Selatan, yang terpusat di satu titik. Alangkah indahnya jika para legenda kuliner di kota ini disediakan tempat terpusat untuk menjajakan aneka hidangannya, sehingga memudahkan para pemburu kuliner untuk dapat menikmati aneka kuliner khas daerah ini, dengan tetap memperkuat "branding" di tempat aslinya.

Strategi lain yang bisa dilakukan adalah dengan menyajikan informasi Wisata Kuliner Makassar atau Wisata Kuliner Sulawesi Selatan secara integratif, baik berupa offline maupun online. Berupa offline mungkin dengan menyediakan brosur-brosur yang menyajikan aneka kuliner khas Makassar lengkap dengan alamat dan peta lokasinya, sehingga memudahkan para wisatawan yang mau berburu kuliner di kota ini. Brosur-brosur ini dapat disimpan di berbagai tempat strategis yang banyak dikunjungi orang seperti di Bandara Sultan Hasanuddin, tempat-tempat wisata, toko-toko oleh-oleh dan lain-lain. Sementara, informasi yang dapat diakses lewat internet juga dibutuhkan, tidak hanya bercerita tentang aneka kuliner yang tersedia, akan tetapi harus juga dilengkapi dengan alamat dan nomor telepon. Bahkan peta lokasi, seperti yang saya buat di bawah ini menggunakan Google Maps, diperlukan agar semakin memudahkan para wisatawan kuliner untuk memburu kuliner khas dari Kota Makassar.


View Peta Kuliner Makassar in a larger map

Dengan strategi pengembangan dan promosi yang tepat, saya yakin Wisata Kuliner Makassar akan memiliki tempat tersendiri bagi para wisatawan, melengkapi aneka wisata lainnya seperti wisata alam, wisata sejarah dan wisata budaya. Terbukti, saya yang berasal dari Pulau Jawa, selalu rindu akan kuliner yang tersaji di kota Makassar ini.


*Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Lomba Konten Blog Bertema: “Strategi Pengembangan dan Promosi Wisata Sulawesi Selatan”

Reading Time:

Thursday, March 22, 2012

Kuliner Batam - Kek Pisang Villa, Oleh-Oleh dari Batam
March 22, 2012 4 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #209
Kek Pisang Villa
Jl. Imam Bonjol Blok F No. 51 Nagoya Batam
Telp 0778 - 458354


Cari oleh-oleh di Batam? Kek Pisang Villa bisa jadi alternatif, bahkan jadi pilihan utama saat ini. Kek atau bolu berbahan dasar pisang ini memang enak, "daging"nya lembut dan manis dengan rasa pisang yang nendang. Sekarang Kek Pisang Villa ini memiliki banyak varian, tapi yang paling pertama dan paling laris ya yang Original. Sangat original tanpa topping apapun, tapi itulah yang menjadi kekuatan dari varian ini, kita masih bisa menikmati keaslian rasanya. Harga: Rp. 35.000,-

Ada juga varian yang saya suka yaitu Marble. Kek yang satu ini tidak jauh beda dengan kek pisang original, sedikit yang membedakan adalah adanya campuran adonan coklat kedalam bahan dasar kek sebelum dipanggang sehingga teksturnya tampak seperti marble atau marmer. Sentuhan rasa coklatnya berpadu cantik dengan rasa pisang yang tetep dominan. Harga: Rp. 35.000,-

Nah saya tertarik varian yang ini: Brownies. Tadinya saya pikir ini adalah brownies dari pisang juga. Ternyata saya tertipu :) Sekilas terlihat mirip dengan kek pisang, tapi sebenarnya tidak ada sedikitpun unsur pisang dalam produk ini. Brownies ini terbuat dari coklat ditambah dengan taburan kismis dan kacang almond. Buat penggemar coklat dan sajian dari coklat boleh coba browniesnya Kek Pisang Villa ini. Harga: Rp. 40.000,-

Masih banyak pilihan produk lain dari Kek Pisang Villa ini seperti Blueberry, Mocca, BlackForest, Cheese dan lain-lain. Bahkan ada produk yang baru keluar: Kek Buah Naga, Kek pisang dengan olesan selai buah naga. Walau baru berdiri di tahun 2007, tapi nama Kek Pisang Villa ini sekarang sudah menjadi ikon kuliner kota Batam, dan seolah menjadi oleh-oleh yang wajib dibawa bagi orang yang berkunjung ke Batam. Telah memiliki 9 outlet, saya mengunjungi salah satu outletnya yang terletak percis di samping Hotel Nagoya Plasa, tempat saya menginap. Buat yang gak sempet berkunjung outlet-outlet di dalam kota, tenang saja di Bandara Hang Nadim juga tersedia dua outlet Kek Pisang Villa ini. Mau tau lengkap? Cek aja webnya langsung di http://www.kekpisangvilla.com

Reading Time:

Monday, March 19, 2012

Kuliner Batam - Mie Sagu
March 19, 2012 2 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #208
Mie Sagu
Morning Bakery
Windsor Phase I Blok III Lt. 1
Batam


Satu lagi sarapan unik saya coba di Kota Batam ini, Mie Sagu. Mie yang terbuat dari bahan dasar sagu ini dibumbu asin pedas, mirip dengan yang pernah saya rasakan di Mie Appolo Pontianak. Tauge, telur, bakso ikan dan udang juga bisa kita temukan dalam mie ini. Perbedaanya jelas dari mienya, mie sagu memiliki tekstur lebih kenyal dan liat, belum pernah bertemu dengan jenis mie seperti ini. Harga dari Mie Sagu ini satu piringya Rp. 10.000.

Satu lagi yang unik adalah kerjasama antar kedai di ruko di kawasan Windsor Phase ini. Saya diajak teman saya duduk di kedai Morning Bakery dan kita boleh memesan makanan dari kedai di seberang Morning Bakery ini. Jadi dengan sigap petugas dari kedai tersebut mendatangi meja kita untuk mencatat pesanan makan kita, sementara dari Morning Bakery kita cukup memesan minuman. Menarik... Jadi selain Mie Lendir, tampaknya Mie Sagu ini boleh kita jadikan alternatif sarapan di Batam :)


Reading Time:

Sunday, March 18, 2012

Kuliner Batam - Mie Rebus Kuah Kacang alias Mie Lendir
March 18, 2012 6 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #207
Mie Rebus Kuah Kacang / Mie Lendir
Kedai Kopi IN STAR
Komplek Bumi Indah Blok 4 No. 35
Nagoya - Batam
Telp: 0778-456349


Cari sarapan unik di Kota Batam ah... Teman saya merekomendasikan Mie Lendir di kawasan Ruko Nagoya, hmm... makanan apa pula itu? Akhirnya di pagi hari saya menyusuri salah satu komplek ruko di kawasan Nagoya, tepatnya di seberang Hotel Nagoya Plasa, tempat saya menginap. Banyak kedai yang mulai dipenuhi pengunjung yang sedang berburu sarapan, tapi saya belum menemukan yang saya cari. Sampai akhirnya di salah satu kedai kopi, saya melihat counter yang bertuliskan Mie Rebus Kuah Kacang, kayaknya yang ini nih. Langsung saja saya masuk ke kedai ini, dan memesan satu porsi mie rebus. Tidak perlu menunggu berapa lama, hadir dihadapan saya satu piring mie rebus dengan tauge ditemani taburan bawang daun dan bawang goreng. Yang bikin menarik adalah kuahnya, kuahnya kental (mungkin ini yang membuat disebut mie lendir), dengan warna kecoklatan dari bumbu kacang. Rasanya? Luar biasa, rasa gurih dan manis yang berpadu dengan cantik membuat sarapan saya di Batam kali ini begitu istimewa. Irisan cabe rawit juga disajikan untuk memperkuat rasa dengan sentuhan rasa pedas yang dihasilkan, juga satu butir telur rebus sebagai penyempurna. Dan harganya... 7 ribu rupiah saja.

Buat minumnya bisa pilih teh atau kopi tarik, minuman khas melayu yang banyak kita temui di tanah sumatera dan sekitarnya. Teh atau kopi yang dikocok dengan susu kental sehingga menghasilkan rasa yang menyatu, biasanya ditandai dengan munculnya buih. Segeerrr...

Budaya nongkrong di kedai kopi memang dapat kita temukan di kota-kota dengan budaya Melayu yang masih kental seperti di Pulau Sumatera dan juga pulau-pulau sekitarnya. Tidak terkecuali di Batam, pagi itu saya melihat beberapa kedai kopi tampak dipenuhi pengunjung yang menyantap sarapan ataupun hanya sekedar menyeruput segelas kopi sambil bercengkrama dengan teman atau keluarganya. Kedai Kopi In Star tempat saya menikmati Mie Lendir ini juga ramai oleh pengunjung, akan tetapi pelayanan yang diberikan cepat. Dengan kelezatan plus pelayanan yang menyenangkan inilah, selama dua hari saya di Batam, dua kali pula saya sarapan di tempat ini. Pokoknya kalo ke Batam, selain menikmati Sop Ikan, direkomendasikan buat mencicipi dahsyatnya Mie Lendir alias Mie Rebus Kuah Kacang ini.

Reading Time:

Wednesday, March 14, 2012

Kuliner Bogor - Pia Apple Pie
March 14, 2012 8 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #206
PIA Apple-Pie
Jl. Pangrango No. 10 Bogor
Telp: 0251-8324169


Nah setelah berburu Tahu SB sebagai salah satu pilihan alternatif untuk Oleh-Oleh dari Bandung, sekarang kita tengok salah satu oleh-oleh kuliner khas Bogor, namanya Pia Apple-Pie. Apple Pie lezat dengan rasa asem-asem manis segar gimana gitu, ditambah dengan potongan daging apel disela-sela gigitannya, dibalut kulie pie yang renyah dan "ngeprul". Kekuatan rasa inilah yang membuat Pia Apple-Pie menjadi salah satu andalan kuliner Kota Bogor yang banyak diburu para wisatawan domestik yang tengah berkunjung di Bogor. Untuk ukuran medium, Pia Apple-Pie ini berharga Rp.39.000



Ada varian baru dari Pia Apple-Pie ini yaitu Biskuit Apple Pie, ukuran kecil dari Apple Pie dengan dikemas untuk sekali makan. Kalo Pia Apple Pie lebih tebal isinya dibanding kulitnya, biskuit apple pie ini isinya tidak terlalu tebal, jadi kita bisa lebih menikmati "biskuit"nya. Untuk kemasan berisi 9 buah biskuit apple pie harganya Rp. 35.000. Ada juga biskuit blue berry pie dengan harga Rp. 45.000/kotak dan biskuit cheese blue berry pie seharga Rp. 60.000/kotak.


Berlokasi di kawasan teduh di Jl Pangrango Bogor, Pia Apple-Pie juga menyediakan tempat yang menyenangkan untuk sekedar nongkrong sambil menikmati kudapan ringan, ataupun sekarang juga sudah menyediakan makanan berat. Merupakan keluarga besar dari Macaroni Panggang, bersama Roast Chicken yang terkenal dengan Pizza Meteran-nya, Pia Apple-Pie menjadi pewarna ikon kuliner modern Kota Bogor. Jadi kalo lagi jalan-jalan di Bogor, jangan lupa untuk membawa buah tangan Pia Apple-Pie ini.

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Reading Time:

Tuesday, March 13, 2012

Kuliner Bandung - Tahu Bandung SB
March 13, 2012 4 Comments

Wisata Kuliner Indonesia #205
Kuliner Bandung
TAHU SB

Jl. Astana Anyar No. 82 Bandung
Telp: 022 6011882


Tahu Bandung sudah terkenal kelezatannya, bahkan di Bogor dan Jakarta pun, tahu yang diberi label Tahu Bandung selalu diburu dan harganya di atas tahu biasa. Tak heran banyak yang membawa tahu bandung ini juga sebagai buah tangan, oleh-leh kuliner khas Bandung. Nah, salah satu penjaja tahu Bandung yang jadi langganan saya ada di sekitaran Jl Astana Anyar, namanya Tahu SB. Kenapa saya suka belanja tahu disini? Karena gak sekedar tahu biasa yang dijajakan di sini tapi juga berbagai varian tahu yang lezat yang dijual dalam keadaan mentah. Contohnya yang satu ini, Tahu Mongol. Ini tahu ajib banget, dalemnya lembut banget kayak tahu susu, dibalut dengan kulit luar yang crispy. Asli Tahu Mongol ini bikin ketagihan, apalagi jika disajikan dengan cocolan sambel kecap, JUARA!! Tahu Mongol ini dijual dalam kemasan isi 15 potong, dan harganya hanya Rp. 11.000. Berarti kurang dari seribu perak untuk satu potongnya.

Tahu Sapi Lada Hitam... daging sapi dengan sayuran dengan sedikit rasa pedas yang keluar dari lada hitam dibalut kelembutan khas dari tahu bandung. Arggghhh... gak bisa berenti ngunyahnyaaaa... Satu pak Tahu Sapi Lada Hitam yang berisi 6 potong ini cukup ditebus dengan harga Rp.12.000.

Tahu Ayam Jamur, satu lagi varian luar biasa dari Tahu SB. Tahu berbalut tepung dengan isi daging ayam dan jamur yang gak main-main. Patoet sangat lajak oentoek dipoedjikan... Harganya Rp. 12.000 untuk pak isi 6 potong.

Buat yang vegetarian boleh coba Tahu Isi Sayur ini. Tahu lembut yang disisipi dengan potongan wortel, buncis, kol dan lainnya. Tahu yang digunakan bukan tahu biasa tapi semacam tahu susu dengan tekstur yang sangat lembut. Untuk 12 potong kecil, tahu isi sayur ini bisa dibeli dengan uang Rp. 12.000.

Tapi tetap, walau dengan aneka varian, tidak mungkin tidak membeli Tahu biasa, Tahu Kuning. Dan memang, Tahu SB ini sanggup mewakili cita rasa Tahu Bandung yang jagoan, "daging"nya padat dengan tekstur yang lembut. Harganya pun relatif murah, hanya Rp. 10.000 dengan isi 15 buah.

Masih ada beberapa varian tahu lainnya seperti tahu isi sosis, isi baso dan tahu isi keju. Ada juga susu kedelai dengan beragam rasa yang segar. Pertama kali Tahu SB ini gara-gara diiming-imingi salah satu teman kuliah saya, Windy Nugraha. Dan sejak pertama kali saya dan istri belanja tahu di sini, setiap ke Bandung kita berusaha untuk mampir ke Tahu SB ini. Eh, mereka menyediakan layanan delivery juga loh, bisa ditelpon di 0813201476006. Jadi kalo mau cari alternatif oleh-oleh dari Bandung, boleh meluncur ke Gerai Tahu SB ini. Gak kalah deh dengan Tahu Tauhid di Lembang yang kondang itu :)

Mau tahu tempat makan lainnya di Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Reading Time:

Saturday, March 3, 2012

Kuliner Yogya - Masakan Omah di Warung Bu Ageng
March 03, 2012 9 Comments

Wisata Kuliner #204
Warung Masakan Omah "BU AGENG"
Jl.Tirtodipuran No. 13 Yogyakarta
Telp: 0274-387191, 085329562888


Kangen masakan rumah? Coba deh ke Warung Masakan Omah Bu Ageng yang ada di Jl Tirtodipuran Jogja. Walaupun namanya warung, tapi Bu Ageng ini menempati rumah yang cukup asri dengan interior khas Jawa Kuno. Bu Ageng menyajikan masakan spesial yang berbeda setiap harinya, seperti ketika saya datang kesini, yang disarankan dicoba untuk dicicipi adalah Pangkal Lidah Goreng. Dari keterangan di buku menunya ditulis: Penjual bestik di Solo menyebut Pangkal Lidah Goreng ini dengan nama "elek-elekan", karena secara tampilan urat dan daging di pangkal lidah sapi ini memang elek alias jelek. Hihihi, memang tampilannya tidak meyakinkan sih. Biasanya ibu saya di rumah mengolah lidah sapi ini dengan digoreng basah, tapi di Bu Ageng ini pangkal lidah ini digoreng kering dengan bumbu yang yahud. Kalo dicolek dengan sambal bawang kayanya pas banget deh. Satu porsi Pangkal Lidah Goreng ini bisa dinikmati dengan harga Rp. 22.000,-


Yang direkomendasikan juga dari Warung Bu Ageng ini adalah Sayur Lodehnya. Kacang panjang, labu, nangka muda, tahu, daun melinjo, dan juga potongan pete hadir dalam kuah santan yang pekat nan gurih dengan semburat rasa pedas yang tertinggal di lidah. Emang cocok disebut masakan omah, lodeh yang disajikan disini memang bener-bener bikin kangen masakan ibu di rumah. Jarang ada rumah makan yang menyajikan lodeh dengan ramuan kuah seperti ini. Patoet dipoedjikan... Harga: Rp.7000.


Rebusan potongan daging ayam kampung dengan dibumbui ramuan khusus, kecap dan cabe yang kemudian digoreng, maka hadirlah satu porsi Ayam Nylekit. Ayam yang dipotong-potong yang rasanya menggigit alias nylekit, nylekit karena rasa pedesnya dan juga karena kenikmatan yang diberikan oleh menu yang satu ini. Harga: Rp.8000.

Buat dessertnya ada yang dahsyat nih: Bubur Duren Mlekoh. Dulu saya sering dibuatkan hidangan seperti ini oleh ibu saya, terutama di bulan puasa: santan dengan gula merah dengan isi potongan roti tawar. Sederhana tapi hidangan yang ngangeni. Nah, Bubur Duren Mlekoh mengobati rasa kangen saya akan hidangan itu, tapi bedanya terdapat aroma buah durian di dalam kuah santannya. Ya, buah durian ditambahkan dalam olahan santan dan gula merahnya. Juara! Harga: Rp. 9000.


Minumnya kalo yang mau anget-anget coba Jeruk Nipis Panas nya. Yang istimewa dari perasan jeruk nipis ini adalah gula yang digunakannya, menggunakan gula batu tradisional yang berwarna kuning. Walau penampilan gula ini tidak meyakinkan tapi rasa manis khasnya membuat Jeruk Nipis ini menjadi istimewa. Harga: Rp. 7000.


Nah, kalo mau seger-seger, cobain dua minuman seger ini: Es Cincau Hijau dan Es Kopyor Duren. Es Cincau Hijaunya pake gula merah, membuat rasa segernya lebih nyesss. Sementara Es Kopyor Duren merupakan minuman unik yang mengagumkan, serutan daging kopyor dipadu dengan aroma buah duren yang tidak menyengat. Pilihan paduan yang pas menghasilkan minuman segar yang sulit kita temukan di tempat lain. Es Cincau Hijau dapat kita tebus dengan harga Rp. 9000 sedangkan Es Kopyor Duren RP. 15.000.

Saya diajak ke tempat ini oleh seorang blogger senior dan juga peracik teh asal Solo, Pakdhe Blontankpoer. Dan dari beliau pula saya baru tahu bahwa ternyata Warung Bu Ageng ini punyanya sang budayawan kondang, Mas Butet Kertaradjasa, dengan dapur yang dikomandani langsung oleh istrinya. Pantes, selevel beliau pasti memiliki standar tinggi untuk setiap "hasil karya" yang dihasilkannya, termasuk tentu aneka menu omahan di warung ini. Masih banyak menu lain yang kayaknya harus banget dicoba, sebut saja lele njingkrung, baceman kambing, sotong gelap, terik daging, sidat bumbu kecap dan masih banyak lagi. Kayaknya harus berulang kali balik ke sini deh. Dan saya setuju dengan ucapan Mas Butet tentang makanan yang disajikan di Warung Bu Ageng ini, yang saya kutip dari jakartaglobe.com: "I guarantee you will like what we have here: If you don’t, there must be something wrong with your taste buds." Hahaha, can't more agree mas :)

Reading Time:

@way2themes