November 2010 - Wisata Kuliner Indonesia

Tuesday, November 30, 2010

Kuliner 133 - Bakso BOBOHO, Bogor
November 30, 2010 5 Comments
Bakso Urat BOBOHO
Jl. Bangbarung Raya No. 51, Bantarjati
Telp: 0251-8353774
BOGOR


Ngebahas bakso lagi ah.. Masakan favorit sejuta umat :) Wisata Kuliner Bogor pun banyak dilekatkan dengan kuliner baksonya. Salah satu kedai bakso yang selalu ramai adalah Bakso Urat BOBOHO di kawasan Bantarjati. Bakso Uratnya memang menjadi andalan, harus saya acungi jempol... Yang uniknya lagi dalam kuah baksonya kita bisa nemukan gorengan lemak (?) sapi atau gajih. Gak kan nemu di tempat lain deh... Satu porsi Mie Baso Urat Kuah harganya Rp. 12.000,-


Kalau suka Yamin, boleh coba adonan Mie tanpa kuah yang disajikan disini. Terus terang sih saya kurang sreg sama mie-nya, teksturnya cenderung sama dengan mie instant, tidak seperti mie di tukang bakso lainnya. Tapi racikan bumbunya sih oke. Harga: Rp. 14.000


Buat minumnya boleh coba Es Jeruk Kelapa... Sueger... Kelapanya pas dengan perasan jeruk asli... Harganya: Rp.8000 (mahal gak ya?)


Warung Bakso Urat BOBOHO ini buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam. Jadi bisa buat brunch, lunch sampe ke dinner. Kalo lihat parkirannya sih emang hampir bisa dibilang tempat ini gak pernah sepi. Beberapa motor pasti selalu terlihat di pelatarannya. Di seberangnya ada Ayam Geprek Istimewa yang semakin membuat ramai kawasan Jl. Bangbarung ini yang mulai berubah menjadi kawasan kuliner Kota Bogor...
Reading Time:

Saturday, November 27, 2010

Launching Kecap ABC "Black Gold", Lebih Meresap Kaya Rasa
November 27, 20101 Comments
Rabu, 24 Nov 2010...

"Kecap ABC "Black Gold" hadir dengan keunggulan: Membuat masakan lebih gurih dan kaya rasa, Warna masakan yang kuat dan mengkilat serta Aroma masakan yang harum. Semua itu karena Black Gold dibuat dengan resep khusus yang mampu membuat kecap dan semua bumbu meresap sampai ke setiap lapisan bahan masakan selama proses memasak, bahkan pada bahan yang sulit seperti daging" Kalimat tersebut sering banget di ulang pada Launching Kecap ABC "Black Gold" yang diselenggarakan di Rumah Maroko, Menteng-Jakarta, Rabu (24/11). Apakah bener? Terus terang saya belum menjajal "keunggulan" produk yang memiliki tagline "Lebih Meresap Kaya Rasa" ini di rumah, tapi mencicipi sajian yang dihadirkan di acara ini sih kayanya cukup bener... Saya tidak mencicipi semua makanan sih, tapi dari beberapa ini saya coba kasih comment...


Sapi Guling... Makanan paling fenomenal yang dihadirkan di acara ini. Bayangin aja, istilah sapi guling ini bener2 literally ditampilin. Sapi seberat 500 kg atau setengah ton ditusuk dan diputar2 di atas pemanas api yang katanya proses pembakarannya sudah dimulai sejak pukul 4 pagi! Sambil terus dipanaskan, sapi ini terus diolesi bumbu2 oleh sang chef yang menjaganya. Pada kesempatan mencicipi, saya mencoba sekerat kecil sapi guling ini yang diberi tambahan saus manis. Rasanya emang mantebbb... Walau dagingnya agak keras, tapi emang rasa manisnya meresap ke dalam daging. Pengaruh Black Gold? Atau pengaruh masaknya yang lama? hehehe. Sayang jatahnya cuma sekerat kecil, padahal enak banget.


Yang kedua saya cobain kebab... Sama rasa dagingnya juga mencolok banget, manis-manis gimana gitu. Tanpa saos apapun, saya bisa menikmati kelezatan kebab ini.

Yang terakhir, Rawon... Kembali tekstur rasa serupa pada dagingnya bisa ditemui ketika mencicipi rawon ini. Walau terus terang bumbu rawon nya kurang nggigit, tapi dagingnya emang ciamik... Jadi kayanya bener deh, Black Gold ini cukup jago untuk makanan olahan dari daging. Tapi ntar saya buat review kalo istri di rumah udah masak pake kecap ini yah


Saya diundang untuk menghadiri launching produk kecap oleh mBak Dita Firdiana. Unik, karena launching ini tidak hanya mengundang media pers, tapi juga para bloggers. Dari daftar nama saya bisa melihat hadirnya blogger2: Dapur Kenari, Pennylanekitchen, AkuSukaMasak, Sabai,Isnuansa, dan lain-lain... yang sebenernya saya juga gak kenal jadi gak tau yg mana orang2nya hehehe...


Acara dibuka oleh host Ferry Salim yg langsung mendaulat Artika Sari Devi untuk memasak. Disambung dengan paparan Marketer Billy Boen dan Brand Manager Black Gold, Andra Wibisana. Tapi acara yang paling menarik adalah demo masak dari tiga koki kenamaan: William Wongso, Edwin Lau dan Gabriele Noe, yang mendemokan kreasi mereka dengan sentuhan kecap Black Gold. Walaupun saya gak bisa masak, menarik nonton aksi mereka yang diikuti dengan antusias oleh para ibu-ibu undangan.


Kecap ABC "Black Gold" tampaknya memposisikan diri sebagai produk kecap untuk memasak ketimbang sebagai kecap sekedar "teman" makan, sesuai dengan tagline-nya "Lebih Meresap Kaya Rasa". Jadi yang ditonjolkan dari launching ini memang lebih banyak ke aplikasinya untuk memasak. Jadi, tunggu review saya atas masakan istri yg mencoba keunggulan produk ini pada masakannya... nanti... kapan-kapan :) Oh iya, katanya bakal ada blog contest juga bertemakan “Cooking Experience With ABC Black Gold” yang akan berhadiah voucer makan senilai Rp.500.000,-. Termasuk memberikan testimonial untuk memenangkan Blackberry Onyx yang akan diundi 2 minggu sekali di websitenya Kecap ABC "Black Gold". Jadi pantau aja terus ya...
Reading Time:

Friday, November 5, 2010

Kuliner 132 - Batagor Kingsley, Bandung
November 05, 2010 11 Comments
BATAGOR KINGSLEY
Jl. Veteran No. 25, Bandung
Telp: 022-4207104



Baso Tahu Goreng alias BATAGOR, sudah identik dengan kuliner khas Bandung. Banyak wisatawan domestik pasti akan mengejar Batagor dan Mie Kocok jika sudah sampai di Bandung. Salah satu penjaja Batagor yang namanya sudah cukup melegenda adalah BATAGOR KINGSLEY. Kenapa batagor ini bisa menonjol? Menurut saya karena kualitas rasanya yang ajiibb banget... Kelembutan tahunya terjalin indah dengan kanji ikan yang memberikan aroma khas dan digoreng dengan tingkat kematangan yang pas. Tampaknya pemilihan kualitas bahan memang menjadi prioritas pengelola Batagor ini. Selain itu juga kita bisa memadukannya dengan siomay goreng yang tak kalah enaknya. Perbedaannya adalah kalo batagor menggunakan tahu sebagai pembalutnya sedang siomay menggunakan kulit pangsit.


Jangan lupa mencoba ES SEKOTENG yang dijajakan di depan tempat makan ini. Walaupun belum setenar Es Bungsu yang ada diseberangnya, tapi es sekoteng ini bisa memberikan rasa manis dan segar yang memanjakan indera pengecap kita. Kelapa muda, alpukat, kolang-kaling, nangka dan tentu saja sekoteng, dipadu di atas serutan es dan guyuran susu kental manis. Walaupun udara bandung dinging, tetep aja es sekoteng ini saya rekomendasikan untuk menemani hidangan batagor Anda.


Kalo nyebut Batagor Bandung ada dua yang langsung muncul di benak saya, Batagor Riri (Jl. Burangrang) dan Batagor Kingsley (Jl. Veteran). Dua nama ini cukup melegenda di dunia perbatagoran Bandung :) Rasa juga saya nilai tidak terlalu jauh berbeda. Mungkin bedanya kalau makan di Kingsley kita juga bisa menikmati menu aneka mie/yamin bakso, yang konon, merupakan menu utama dari Kingsley sebelum beralih ke batagor.
Harga batagor/siomay Kingsley memang cukup mahal Rp. 6.000/potong, tapi memang rasa yang diberikan s.e.b.a.n.d.i.n.g......

Mau tahu tempat makan lainnya di Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Reading Time:

Monday, November 1, 2010

Kuliner 131 - Mie Ayam Sakinah, Bandung
November 01, 2010 17 Comments
Mie Ayam dan Es Duren
Kantin Sakinah
Jl. Tubagus Ismail - Bandung


Mie Ayam Sakinah emang beda... Mienya lebih "nyemek" (kalo boleh pinjem istilah mie Jawa), bumbunya lebih "cakep" n ayamnya "bener-bener daging ayam" (gak cuma potongan sisa ayam seperti leher). Yup itu yang memang membedakan Mie Ayam Sakinah ini dibanding mie ayam lainnya yang bertebaran di kota Bandung maupun kota lainnya. Sedikit lebih mahal memang karena satu porsi Mie Bakso Pangsit dihargai RP. 9rb, dan masalahnya satu mangkok mie ayam di tempat ini tidak pernah cukup :))




Kalo udah ke tempat ini gak boleh terlewat cobain juga Es Durennya... Dengan harga Rp 15rb kita bisa menikmati satu porsi berisi 6-7 butir durian yang dipadu dengan es serut dan susu kental manis. Es Duren di tempat ini memang salah satu yang dicari para pelanggannya. Jadi kayanya sudah satu paket Mie Ayam + Es Duren. Suegernya manteb lah...

Bisa coba juga variasi es duren lainnya seperti Es Durian+Susu+Keju (dahsyat gak tuh?), Es Durian Alpukat, Es Durian Kacang, Es Durian Gula Merah dan lain-lain. Saya sendiri mencoba perpaduan Es Durian Aplukat yang bisa ditebus seharga Rp. 17rb.


Mie Ayam Sakinah sendiri sebenarnya nama populer dari Mie Ayam Baso "MAS JOKO". Disebut Mie Ayam Sakinah karena mereka berjualan di semacam pujasera yang bernama "Kantin Sakinah" yang berjualan bersama aneka makanan lainnya seperti es duren, siomay, gado-gado dan lain-lain. Pertama mengenalnya jaman kuliah tahun 90an dulu, karena terletak tak jauh dari kampus, yaitu di Jl. Tubagus Ismail I. Namun sekarang tempatnya sudah pindah tepat di seberang tempat yang lama masih di ruas jalan yang sama. Mie Ayamnya masih yang lama tapi penjaja Es Durennya sudah berbeda. Katanya Es Duren yang lama buka gerai baru di Jl. Tubagus Ismail Raya-nya. Jadi buat yang mencari wisata kuliner Bandung yang murah tapi mantab silakan meluncur ke Jl Tubagus Ismail I (kawasan Jl. Dago).

Mau tahu tempat makan lainnya di Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Reading Time:

@way2themes