September 2009 - Wisata Kuliner Indonesia

Wednesday, September 9, 2009

Kuliner 104 - Sop Kambing M. Syam, Bandung
September 09, 2009 2 Comments
Sop Kambing M. Syam
Jl. Banceuy - Bandung


Konon katanya, inilah tempat makan sop kambing paling enak di Bandung. Di Bandung sendiri tempat makan yang menyediakan kuliner Jakarta ini sangat banyak. Yang sering saya kunjungi ada di Jl. Buah batu (karena dekat kantor), kemudian kemarin lihat di ujung Jl. Dipati Ukur, dan yang paling banyak menumpuk ada di Kawasan Alun-Alun Bandung, tepatnya di Jl. Cikapundung dan Jl. Banceuy. Nah banyak teman saya yang merekomendasikan agar saya mengunjungi M. Syam yang ada di Jl. Banceuy, jadi meluncurlah saya kesana untuk menikmati hidangan sop kambing di malam bulan ramadhan ini. Berangkatttt...


Setelah menelusuri Jl. Banceuy, akhirnya ketemu juga tenda yang bertuliskan "Sop Kaki Kambing, Khas Jakarta - Tanah Abang, M.Syam", bersebelahan dengan Sop Kaki Sapi dengan brand yang sama. Masuk ke tenda yang berukuran kecil ini kita langsung diminta memilih berbagai sumber kolestrol terbaik :) Ada daging, lidah, mata, otak, kaki, tulang rawan dan lain sebagainya, yang tentunya semua berasal dari kambing. Setelah memilih sesuka hati dan sesuai selera, maka giliran "sang koki" bekerja. Pilihan kita akan dipotong-potong kemudian diberi kuah yang santan yang dikeluar-masukkan ke pancinya (mungkin supaya lebih meresap), diberi rempah-rempah dan minyak samin dan taraaaaaa.... hadirlah semangkuk sup kambing di depan kita, siap untuk disantap.

Daging kambing (dan teman-temannya) disajikan dalam kuah santan (dan susu?) yang kental berpadu dengan rempah-rempah dan minyak samin benar-benar langsung merangsang kelenjar saliva kita untuk bekerja. Dipadu dengan kecap manis dan acar timun, tidak salah memang Sop kambing M. Syam ini jadi rekomondasi banyak orang penikmat Sop kambing. Dalam sekejap hidangan di depan saya ludes yang berakibat susahnya tbuh untuk bergerak karena kekenyangan :) Buat yang gak suka kambing, bisa berlabuh di tenda sebelah yang menyajikan Sop Sapi. Oh iya, konon lagi nih, menu yang satu ini juga merupakan makanan untuk "keperkasaan pria". Bener atau tidaknya saya tidak tahu, yang jelas beres makanan ini langsung kekenyangan dan pengennya bobo :)

Jl. Banceuy yang siang harinya merupakan pusat onderdil otomotif akan berubah wajah di malam hari menjadi salah satu tempat kuliner Bandung. Sop Kambing menjadi hidangan mayoritas yang tersaji di sepanjang jalan itu. Tapi teman saya berpesan, "Ingat, banyak penjaja sop kambing di sepanjang Jl. Banceuy tapi cari yang tulisannya "M. Syam". Dijamin mantap" :))
Reading Time:

Saturday, September 5, 2009

Kuliner 103 - Bebek Garang, Bandung
September 05, 2009 10 Comments
BEBEK GARANG
Jl. Kyai Luhur 9, Dago, Bandung
Tel : 022 91179167
Web: bebekgarang.wordpress.com

Bermula dari pesan yang tertinggal di message box, saya mulai mencari waktu ke tempat ini. Ya, sekarang di Bandung lagi bermunculan tempat makan yang menjual bebek sebagai menu utamanya, salah satu ini: Bebek Garang. Salah satu sajiannya pernah mendapat gelar MakNyuss dari Pak Bondan (bahkan sampai tertulis khusus di daftar menunya :)). So, berangkatlah saya menuju kawasan Dipati Ukur-Dago buat mencari tempat makan ini. Kunjungan pertama saya di bulan puasa ini bersama teman2 kantor, langsung terlihat tempatnya rame (identik dengan enak?), penuh dengan mahasiswa (identik dengan murah?) dan tersedia free wi-fi (tempat nongkrong masa kini?). Langsung kita memesan beragam menu, biar bisa saling ngerasain hehhee. Ini nih yang kita pesan:


Bebek Debus, "Ini bebek yang dibilang maknyus oleh Pak Bondan di wisata kuliner TransTV tgl 13 april 2009. Bebek bakar ini diracik dengan bumbu bakakan merah khas rangkasbitung. Original, sedikit pedas, meresaaappp.." Quote ini saya ambil dari daftar menu yang tersaji, tapikayanya gak terlalu berlebihan. Menu yang satu ini emang paling juara diantara sajian lain yang kita pesan. Daging bebek yang lembut berpadu dengan bumbu yang manis-manis dengan aksen pedas, yummiiiii. Tersaji dengan sambal yang nendang. Harganya 15.500, 18rb (+nasi), 25rb (paket nasi+tahu+esjeruk)


Bebek Kagok Negro Bakar, buat yang suka manis-manis pesen yang ini nih. "Bebek bakar dengan bumbu kecap yang meresap sampai ke dalam. Bebek ini sangat cocok dengan sambal buta hejo atau sambal JuPe" kata menu. Tapi emang enak banget sih menu yang satu ini, bumbunya meresap gak boongan, manis sampe ke tulang :) Yang gak terlalu suka manis mungkin malah merasa hidangan ini agak giung (Sundanese: terlalu manis). Tapi buat saya, bebek ini uenak, apalagi cocolan sambalnya yang passsss. Harga: 15.500, 18rb (+nasi), 25rb (paket nasi+tahu+esjeruk)


Bebek Basis, menu berkata: "Basis merupakan singkatan dari Bumbu Asam Manis. Bebek Basis merupakan tumis potongan daging bebek dengan bumbu asam manis. Disajikan sangat berbeda dengan menu bebek yang lain dengan paprika, nenas dll". Bumbu asam manisnya emang mantap, buat saya malah cenderung terlalu kuat sehingga menghilangkan khasnya rasa daging bebek. Harganya 16rb & 18.500 (+nasi)

Bebek Buas, mirip-mirip lah dengan Bebek basis. Potongan daging bebek yang ditumis dengan potongan buah dengan bumbu asam pedas, buat yang suka tumisan seger bisa mesen yang ini nih. Harganya 16rb & 18.500 (+nasi)


Teh Poci. Buat minuman sih banyak pilihannya, tapi saya milih teh poci. Teh hangat yang disajikan dalam poci dengan gula batu yang tersaji dalam gelas tanah liat juga. Uniknya teh poci yang satu ini tidak menggunakan sendok untuk alat pengaduknya, tapi memakai batang sereh.

Garang sendiri singkatan dari seGAR meRANGsang, suatu tagline yang unik dengan sajian bebek yang unik pula. Cukup cepat terkenal dengan promosi gencarnya melalui media online, yang untungnya diimbangi dengan rasa yang enak dan pelayanan yang baik dari para karyawannya. Ke Bandung? Saya rekomendasikan untuk mampir di sini....

Review terbaru Bebek Garang (Jl Sulanjana) ada di sini: http://www.banyumurti.net/2012/08/kuliner-bandung-bebek-garang.html
Reading Time:

Wednesday, September 2, 2009

Kuliner 102 - Es Mangga Longan
September 02, 2009 2 Comments

Berbeda dengan coretan-coretan sebelumnya, kali ini saya hadirkan menu tajil buka puasa spesial buatan istri tercinta :) Saya memang suka berbuka dengan yang segar-segar dan tidak terlalu fanatik dengan kolak seperti banyaknya menu orang berbuka di Indonesia. Nah, Es Mangga Longan menjadi favorit saya karena menyajikan rasa manis dan kesegaran yang hakiki hehehe. Gimana sih cara buatnya?


Buatnya gampang koq, ini nih bocoran dari istri saya:
BAHAN:
- Longan Kalengan
- Buah Mangga Arumanis
- Es Batu
- Sirup Vanilla

CARA MEMBUAT:
- Blender Es Batu yang dicampur dengan sirup vanilla sehingga menjadi es serut
- Buah mangga yang sudah dikupas dipotong dadu
- Siapkan gelas saji, tuangkan es serut vanilla kedalamnya
- Masukkan mangga yang sudah dipotong di atas es serut, beri beberapa buah longan serta airnya untuk menambah aroma
- Tuangkan kembali es serut di atasnya
- Selesai

Silakan menikmati kesegaran di saat berbuka puasa dengan Es Mangga Longan. Oh iya, buah longgan ini juga bisa diganti dengan leci atau rambutan kalengan sesuai selera.
Seluuurruuuppp...
Reading Time:

@way2themes