March 2009 - Wisata Kuliner Indonesia

Tuesday, March 24, 2009

Kuliner 88 - Pancakes n Gelato FLAPJACKS, Kuta
March 24, 2009 4 Comments
FLAPJACKS
House of Pancakes and Home-made Gelato
Komp. Kuta Sidewalk, Jl. Kartika Plaza, Kuta-Bali
(Sebelah Ramayana Hotel)
Telp: 0361 - 765100

Udara Bali di bulan Maret ini panasnya gak ketulungan, bikin males buat jalan keluar siang-siang. Untungnya di dekat hotel yang saya tinggalin terlihat ada satu tempat yang kayanya koq enak buat ngadem, terutama karena dagangannya adalah Gelato (sejenis ice cream dengan kandungan lemak dan udara yang lebih rendah, bedanya gelato dan ice cream bisa dilihat di sini atau di sini). Langsung terbayang rasanya menikmati segarnya gelato mengalir melalui lidah dan ternggorokan kita di tengah panasnya udara Kuta. Akhirnya saya sekeluarga langsung meluangkan waktu di sela tamasya kita untuk mengunjungi tempat ini, FLAPJACKS, House of Pancakes and Home-made Gelato...

Home-Made Gelato, ini jelas jadi jualan utama tempat ini. Beragam rasa yang unik siap dihadirkan untuk memanjakan indera pengecap kita. Sebut saja Blueberry, Blackberry, Kiwi, Strawberry, Orange, Yoghurt, Tiramisu, Caramel, Chocolate, Manggo, Lemon, Vanilla dan lain sebagainya. Milihnya aja udah bingung, setelah kami cobain satu-satu (tapi gak semua loh) akhirnya pilihan kami jatuh ke pasangan Mango dan Blueberry, untuk pesanan dua scoop kami. Emang bener, gak rugi dateng kesini, rasa buahnya bener-bener segerrrrrrr, dan krimnya lembutttttttttt. 5 thumbs up deh pokoknya, kebayar deh harga dengan rasanya. Harga: Rp.16.000 (1scoop); Rp.29.000 (2scoops); Rp.42.000 (3scoops)


Chocolate Chip Pancakes, pilihan anak saya yang memang penggemar coklat sejati. Dua tumpuk pancake yang lembut dimahkotai satu scoop gelato coklat, kemudian di-"siram" dengan saus dan butiran coklat. Rasanya... coklat abisss, tapi yang buat saya tertarik, pancakenya itu loh, lembut banget. Saya yang gak terlalu suka-suka amat ama coklat aja jadi ikut rebutan makan pancake sama anak saya :)) Harga: Rp.55.000,-


Banana Split, tiga scoop gelato dijepit oleh dua potong pisang, kemudian dibubuhkan krim serta saus strawberry dan coklat diatasnya. Gelatonya sendiri boleh kita pilih untuk rasanya, tapi saya minta yang standar aja: coklat, vanilla dan strawberry. Terus terang, say abaru pertama kali makan banana split karena selalu berpikir apa enaknya pisang dicampur es krim. Tapi, setelah mencicipi menu yang satu ini, keliatannya ini bakal jadi favorit saya deh, enak gila.


Buat yang abis cape keliling Bali, atau abis surfing di Kuta, atau yang siap-siap hangout ke Musro, Kamsut atau Hardrock kayanya Flapjacks bisa jadi tempat antara deh. Menikmati kesegaran Gelatonya dulu sambil ngopi-ngopi, hmmm... Tempat ini baru soft opening tanggal 16 Feb '09, jadi masih ada menu yang sudah ada di list tapi belum tersedia. Tapi gak usah bingung, pesen yang ada aja udah puas koq hehehe... Welcome to My Paradise....
Reading Time:

Friday, March 20, 2009

Kuliner 87 - Ayam Tulang Lunak "Malioboro", Kuta
March 20, 2009 6 Comments

Ayam Tulang Lunak "Malioboro"
Jl. Kediri No. 50 I-J, Kuta-Bali
Telp: (0361) 759192

Kalo denger Malioboro tentunya pikiran kita langsung terbang ke Kota Gudeg, Jogja. Tapi tahukan anda bahwa Ayam Tulang Lunak "Malioboro" malah lahir di Pulau Dewata? Ya, di kawasan Kuta berdiri sebuah resto yang mengambil nama jalan yang legendaris di Kota Jogja itu, Malioboro. Menu yang disajikan di resto ini memang berbeda dengan yang lain, selain ayam presto goreng crispy, kita juga bisa berbagai jenis masakan ayam presto lainnya seperti ayam bakar, ayam telur asin, ayam cabe merah, madu wijen, penyet dan saos mentega. Sayang gak semuanya bisa saya cobain :) Ya, inilah salah satu resto lainnya yang menyajikan makanan halal di Bali yang sempat saya kunjungi.

Ayam Presto Goreng Crispy, hampir sama dengan ayam goreng prestonya Ny.Nita, ayam goreng crispinya Malioboro ini lembut "dihiasi" dengan keremesnya yang renyah. Kelebihannya terletak pada tulangnya yang benar-benar empuk. Enak deh pokoknya... Kalo ke Bali kelihatannya harus coba cari resto ini... Harga: Rp.10.500/potong dan Rp.42.000,-/ekor


Ayam Presto Madu Wijen, nah ini yang unik. Potongan ayam yang dimasak dengan madu ini begitu terasa mencolok di lidah kita, ditemani dengan taburan wijen menjadikan menu yang satu ini juga layak untuk anda coba. Harga Rp.14.500/potong


Plecing Kangkung, sayurannya? Teteppp, plecing kangkung. Sambal merah yang menantang tersaji di atas rebusan kangkung. Harga: Rp.7000,-

Segitu dulu deh coretannya, gak sempet makan banyak soalnya. Berdasarkan penjelasan yang ada di buku menu, Ayam Tulang Lunak Malioboro yang buka di tahun 2000 ini juga sudah hadir di daerah Ubud dan Surabaya. Bahkan sejak tahun 2003, resto ini telah diwaralabakan dengan merek "Hayam Wuruk" dan sudah memiliki outlet di beberapa kota besar di Indonesia termasuk Jakarta. Oke, have a nice vacation in Bali
Reading Time:

Thursday, March 19, 2009

Kuliner 86 - Ayam Presto Ny. Nita, Denpasar
March 19, 2009 6 Comments

Ayam Presto Ny. Nita
Jl. Teuku Umar No. 73 Denpasar - Bali
Telp: (0361) 237254

Bali memang menjadi tempat tujuan wisata nomor satu di Indonesia. Wisatawan domestik dan mancanegara menjadikan bali sebagai tempat untuk menikmati keindahan alam, dan percampuran budaya tradisional dan modern. Tapi banyak wisatawan domestik yang beragama Islam kesulitan untuk menemukan tempat makan yang menyajikan makanan yang halal di Bali. Tapi gak usah khawatir banyak fast food di bali yang tentunya sudah bersertifikat halal dari MUI. Kalau bosen fast food, coretan saya ini mungkin bisa jadi rujukan untuk mendapatkan masakan halal di Pulau Dewata ini. Setelah tanya sana sini dan googling, akhirnya saya mendapatkan salah satu tempat makan halal di Kota Denpasar, Ayam Presto Ny. Nita.


Abis cape-cape nganterin belanja siang-siang di Toko Erlangga Denpasar emang paling pas buat menyantap sesuatu yang mantap. Saya arahkan mobil ke Jl. Teuku Umar dan langsung parkir di halaman Ayam Presto Ny. Nita. Satu ekor ayam goreng presto langsung dipesan begitu kita sampai. Ayam goreng dengan daging yang lembut (karena dipresto kali ya) ditambah dengan keremesannya segera menjadi favorit keluarga saya. Belum bumbunya yang pas dan meresap sampai ke dalam tulang. Ditambah keremesnya, Hmmm... Harga: Rp. 54.000/ekor


Bebek Goreng Presto, menu bebek selalu jadi pilihanku. Coba dulu bebek gorengnya ahh... hampir sama dengan ayam goreng, tapi dengan tekstur bebek yang khas. Tapi jangan salah, karena dipresto, daging bebek yang satu ini sangat sangat lembut. Juara deh... Harga: Rp.15.000/potong

Bebek Bakar Presto, Bumbu yang kuat langsung terasa ketika kita mencicipi bebek bakar ini. Bawang putihnya keliatannya begitu dominan disamping kecap yang tentunya mendominasi bumbu bebek bakar ini. Harga: Rp.15.500/potong

Karedok, mantep bener nih karedok. Bumbunya pas banget, manis dan pedasnya sesuai banget sama lidah saya, jadi serasa lagi di Bandung, bukan di Bali hehehe. Ada yang suka bingung apa bedanya lotek dengan karedok? Yang saya tahu sih kalo lotek berbahan dasar sayur mayur yang sudah direbus, sedangkan karedok menggunakan sayuran mentah. Makanya tauge, kol dan kacang panjang digunakan sebagai bahan membuat karedok ini, karena kesegaran dari sayuran tersebut justru terasa tanpa direbus. Harga: Rp.10.000,-

Plecing Kangkung, keliatannya ini jadi sayuran wajib deh. Kangkung rebus yang diberi "topping" sambal ini memang sangat khas. Walaupun kangkungnya tidak semantap plecing kangkung dari mataram yang renyah sampai ke batang-batangnya, tapi sambelnya menutup kekurangan itu. Tidak terlalu pedas dan sedikit semburat manis. Buat yang maniak pedas mungkin sambel ini malah kurang cocok, tapi buat saya pas boss... Harga: Rp.7.000,-


Es Kunyit Asem, nah buat minumnya saya pilih yang unik. Kunyit asem dipercaya dapat mendinginkan dan menyegarkan kembali tubuh kita. Cocok sekali untuk melawan panasnya udara Bali di siang hari, serasa recharge tubuh kita. Walaupun katanya juga minuman in bisa memperlancar haid, kayanya gak haram deh kalo laki minum ini :) Harga: Rp.5.000

Segitu dulu coretan saya tentang masakan halal yang ada di Bali, mudah-mudahan bisa nambah lagi dalam waktu dekat. Soalnya sudah ada stock coretannya hehehe
Reading Time:

Wednesday, March 18, 2009

Kuliner 85 - de' Leuit Restaurant, Bogor
March 18, 2009 15 Comments
de' Leuit
Jl. Pajajaran 69, BOGOR

{Note: Saat ini de'Leuit sudah pindah ke Jl. Pakuan No.3. Silakan lihat review terbarunya di Sensasi Nasi Jambal de'Leuit}

Pernah baca coretan saya tentang Nasi Jambal Gili-Gili di Bogor? Menu favorit keluarga saya ini ternyata sempat hilang dari restoran tersebut selama beberapa waktu, tapi kemudian muncul di restoran tetangganya, Restoran Kintamani, Bogor.Tapi setelah Restoran Gili-Gili berubah nama menjadi de' Leuit [baca: de' leyit] menu ini kembali muncul bahkan menjadi andalan rumah makan ini dengan menjadikan makanan tersebut sebagai tagline rumah makan yang berada di jalan protokol di kota bogor ini, Sensasi Nasi Jambal. Emang apaan sih nasi jambal itu?


Nasi Jambal de'Leuit
, seperti nasi gurih, dimasak dengan santan, tapi dengan tambahan ikan asin jambal dan petai, dan tentunya rempah-rempah yang tidak saya sebutkan satu persatu disini (karena emang gak tau hehehe). Rasanya memang mantap abis, layak, patut dan harus dicoba. Dilengkapi dengan krecek oncom, tahu goreng yang lembut, perkedel (bakwan) jagung manis, sayur asem dan tak lupa lalap + sambal. Dan sebagai lauk utama kita bisa memilih diantara tiga pilihan yang ditawarkan: ayam goreng, empal (gepuk daging) atau ikan balita. Semua item tersebut gak ada yang gak enak, dijamin deh. Kalau mau yang lebih khas Bogor mungkin bisa pilih ikan balita ya, ikan kecil-kecil yang digoreng kering jadi crunchy gitu. Harga Rp. 26.000/porsi


Nasi Timbel Kasohor, yang ini juga gak kalah mantapnya. Nasi timbel yang dilengkapi dengan bakwan jagung, tahu, tempe, ikan asin, sayur asem dan lalap+sambal cobek. Untuk lauk utamanya sama, kita bisa memilih antara ayam goreng, ikan balita atau empal. Nasi timbelnya beneran, harum daunnya kerasa plus kepulenannya. Ikan asinnya juga asik, jenis yang kerupuk gitu. Sayur asemnya? pol dah... Harga: Rp.26.000/porsi


Es Bir Kocok, nah ini jadi pilihan minum yang unik disini. Bir Kocok disini bukan berarti bir yang dikocok jadi berbuih loh, tapi minuman yang terbuat dari Jahe dan Gula Merah ditambah dengan kayu manis sebagai pewanginya. Jadi tentunya alcohol free, tapi tetap bisa menghangatkan tubuh anda. Harga: Rp. 10.000,-


Leuit sendiri punya arti Lumbung Padi. Kalo dulu sih kesa lumbungnya cukup kental karena ada sebagian tanah di resto ini yang dijadikan sawah. Tapi sayang sawah tersebut sudah hilang karena percis di sebelah de'Leuit ini muncul Factory Outlet yang cukup besar di Bogor yaitu Roemah Gaya. Abis kenyang makan bisa langsung beli baju, atau sebaliknya, abis kenyang belanja bisa langsung makan hehehe

Catatan (update):
Saat ini de'Leuit telah pindah ke Jl. Pakuan No. 3
Reviewnya silakan klik disini....
Reading Time:

Thursday, March 12, 2009

Kuliner 84 - Mie Kocok Mang Dadeng, Bandung
March 12, 2009 10 Comments
Mie Kocok Mang Dadeng
Jl. Banteng (KH Ahmad Dahlan) No. 67 Bandung
Telp: 022-91235862


Update: Lihat review terbaru Mie Kocok Mang Dadeng disini..

Saudara saya dari Jakarta, jika lagi berkunjung ke Bandung pasti minta diantarkan makan Mie Kocok. Ya, mie kocok memang menjadi salah satu most wanted kuliner di kota Kembang selain batagor, siomay, dan masih banyak lainnya. Dan salah satu tempat favorit untuk menyantap makanan ini adalah Mih Kocok Mang Dadeng.


Mie Kocok adalah makanan berbahan dasar mie kuning dan tauge, yang diberi kuah panas dari kaldu kaki sapi yang berasa lemaknya dan diberi toping potongan kikil kecil. Rasanya panas dan segar, dan kalau anda pencinta pedas tinggal tambahkan sambel yang akan membuat lidah dan dahi kita berkeringat :) Lalu apa specialnya Mie Kocok Mang Dadeng ini dibandingkan mie kocok lainnya yang bertebaran seantero Kota Bandung? Kata detik.com, Mang Dadeng (67), sang pemilik, meracik 27 rempah-rempah untuk melezatkan mie kocoknya ini. Daun salam, serai, jahe, bawang putih, bawang merah, gula batu dan udang kering adalah beberapa macam bumbu dari 27 bumbu yang dicampurkan. Rasa yang dihasilkannya lah yang membuat nama Mie Kocok Mang Dadeng terus melambung. Jangan lupa makannya pake krupuk aci, biar lebih afdol. Kalo gak suka mie, anda juga bisa memesan sop kaki dan nasi sebagai menu makan siang. Oh ya, kita juga bisa memesan Mie Kocok Special, dengan tambahan sumsum tulang sapi. Sayangnya saat saya datang kesini, sumsumnya abisss :(
Harga: Special Rp. 18.000/porsi; Rp.14.000/stgh porsi, Biasa Rp.16.000/porsi; Rp.12.000/stgh porsi

Buat minumnya beragam aneka juice tersedia di sini, termasuk sop buah. Saya pesan juice Strawberry yang segar yang harus ditebus dengan harga Rp.7000. Jadi, kalau mau menikmati salah satu kuliner ternama di Bandung, silakan kunjungi Mie Kocok Mang Dadeng yang berlokasi tidak jauh dari Hotel Horison Bandung dan Pasar Buku Murah Palasari.


Update: Lihat review terbaru Mie Kocok Mang Dadeng disini..

Reading Time:

Thursday, March 5, 2009

Kuliner 83 - I Scream for Ice Cream, Bandung
March 05, 2009 7 Comments
I Scream for Ice Cream
Jl. Hariangbanga No. 17 Bandung

Pernah menjerit karena es krim? Mungkin di sini anda bisa menjerit menikmati beragam pilihan rasa home made ice cream. Ya, I Scream for Ice Cream, merupakan kedai es krim yang berlokasi di Jl. Hariangbanga, tidak jauh dari Jl. Dago, Bandung. Dengan suasana rumah jaman baheula, kita memang seolah diajak untuk khusyu menikmati lembutnya es krim.


Ada dua jenis ice cream yang tersedia disini, saya juga gak tau apa bedanya. Yang jelas jenis yang satu lebih special dari yang lainnya (makanya ada selisih harga). Untuk jenis pertama ini kita bisa pesan biasa dengan menggunakan cup atau cone, dengan pilihan 2 topping free. Harganya untuk 1 scoop Rp.9.500, 2 scoops Rp.18.000, 3 scoops Rp.22.500, dan 4 scoops Rp.26.000. Atau kita juga bisa pesan Marblelicious, jadi dua atau tiga scoops dari es krim ini dicampur dengan topping yang kita pilih di aduk di atas "kompor" dingin, mirip dengan es krimnya Cold Stone-lah kalau di Jakarta, walaupun tetep beda kelas dan rasa sih. Tapi sensasi dari marblelicious ini cukup membuat kita bisa "menjerit" koq... Lembut dan mempesona :))



Kalau jenis ke dua sih es krim standar, dengan berbagai cita rasa yang diramu khusus oleh si empunya kedai. Anak saya sih tetep milih es krim coklat, tidak bisa pindah ke lain hati, plus topping butiran coklat warna-warni. Gak tau emang bener-bener enak atau emang doyan, es krim dalam cup yang dipesan anak saya benar-benar bersih tak bersisa, sluurrrppp.... Harganya 1 scoop Rp.8500, 2 scoops Rp.16.000, 3 scoops Rp.20.000 dan 4 scoops Rp.24.000, sudah termasuk free 2 topping.


Nah kalo bapaknya milih menikmati Es Poeter yang juga Home Made dari tempat ini. Tersedia beragam pilihan rasa es puter ini seperti Kopyor, Durian, Nangka, Kelapa Muda, Tape Ketan, Mocca dan Coklat. Kopyor menjadi pilihan saya karena sudah terbayang kesegarannya. Harga untuk 1 cup-nya rata-rata Rp.3000 kecuali Kopyor dan Durian Rp.3500. Sedangkan kalau mau bawa pulang harga 1 Liternya Rp.30.000 - 35.000.


Selain beragam jenis es krim tersebut, kita juga bisa menikmati minuman Milkshake serta Italian Soda. Atau kita juga bisa bawa pulang Casata, yaitu cake dengan bahan dasar es krim, seharga Rp.70ribu.
Jadi cobain deh meluncur ke Jl. Hariangbanga (dekat jl. Tamansari) dan nikmati sensasi "es krim buatan rumah" dari I Scream for Ice Cream.

Kuliner di Kota Bandung lainnya...

Reading Time:

@way2themes