January 2009 - Wisata Kuliner Indonesia

Friday, January 23, 2009

Kuliner 79 - Sop Buah Durian, RM. Andalas - Bandung
January 23, 2009 2 Comments
RM. ANDALAS
Jl. Tata Surya No. 48, Margahayu Raya, Bandung
Telp: (022) 91884544, 7503090

Bandung emang terkenal kreatif dalam penciptaan aneka jenis kuliner menarik. Salah satunya adalah Sop Buah yang konon 'ditemukan' oleh Pak Ewok yang menjajakan sop buahnya di Jl. Cimandiri, Belakang Gedung Sate Bandung. Dari situlah saat ini menjamur kedai-kedai sop buah, baik berupa rumah makan maupun yang berupa gerobak dorong. Ada satu tempat makan yang menjual sop buah dan sangat ramai dikunjungi terutama pada bulan puasa kemaren, letaknya di dalam Komplek Perumahan Margahayu Raya Bandung, nama tempatnya RM. Andalas. Display kaca air dengan poster-poster buah merupakan pemancing yang cukup efektif disamping rasa sop buahnya yang memang benar-benar menggetarkan tenggorokan kita.



Sebenarnya Rumah Makan ini menjual menu utama makanan-makanan khas negeri Arab, sebut saja Briyani, Chikentika, Kebuli, Marag dan lain-lain. Tetapi daya tarik yang cukup besarnya justru dari sop buah dan aneka juice buah yang tersedia disini. Andalannya adalah Sop Buah Durian dan Sop Durian. Sop buah durian merupakan 'kumpulan' aneka buah-buahan, sebut saja strawberry, apel, pear, mangga, sirsak, semangka, anggur, jambu, rambutan dan tentu saja durian, yang disajikan dalam kuah air gula, susu kental manis dan es batu. Rasanya gak perlu diceritakan, more than words can say hehehe.... Bagi penggemar fanatik durian, bisa juga memesan Sop Durian yang hanya berisikan durian. Dan yang cukup menarik adalah sop mangga dan sop alpukat, sayang saya gak sempat nyoba. Mangga dan alpukat tersebut tidak dijuice tapi hanya dipotong-potong kemudian disajikan dalam serutan es dan susu kental manis. Hmmmm...
Harga: Sop Buah Durian Rp. 10.000,-, Sop Durian Rp. 12.000,-, Sop Mangga Rp. 7.000,-, Sop Alpukat Rp.7.000,-

Jangan lewatkan juga menu makanannya, Chikentika salah satunya. Ayam Bakar dengan bumbu pedas khas Arab. Kata istri saya yang merupakan pencinta makanan timur tengah, makanan ini enak banget, bumbunya bener2 nendang. Saya sendiri tidak terlalu suka karena tidak ada rasa manis dari kecap dari bumbu ayam bakar ini, ya iya lah namanya juga makanan arab. Dengan harga Rp. 8.000,- anda bisa mendapatkan dua potong ayam bakar (dada dan paha) dengan potongan cukup besar. Murah kan???

Nasi Kebuli, merupakan menu makanan pilihan lainnya. Nasi gurih khas timur tengah ini dapat disajikan dengan kambing, ayam bakar atau tanpa daging. Dengan ditemani acar dan sambal khasnya nasi kebuli ini memang layak untuk dijadikan menu makan malam anda. Harga: Rp. 22.000,- (nasi kebuli kambing/ayam bakar)

Nah, kalau Anda ingin menikmati makanan khas timur tengah sembari merasakan kesegaran aneka juice dan sop buah, segeralah meluncur ke Komp. Margahayu Raya, Soekarno-Hatta, Bandung. RM Andalas terletak di jalan utama perumahan ini, tidak akan sulit untuk ditemukan...
Reading Time:

Saturday, January 3, 2009

Kuliner 78 - The KiosK (Jilid II), Bandung
January 03, 20091 Comments

The KiosK Food Market
Jl Ir. H. Djuanda (Dago) No 48 Bandung
Telp (022) 4265123

Beberapa bulan kemaren saya sempat menulis tentang The KiosK ini, dan ternyata saya jadi sering bolak-balik kesini, terutama kalo makan bareng teman-teman baik teman kantor atau tamu yang datang dari luar kota. Banyak pilihan makanan, enak, terjangkau dan rame menjadi alasan saya kenapa memilih tempat makan ini untuk bersantap. Nah coretan sekarang mencoba menuliskan lagi beberapa makanan lagi yang pernah saya cicipi di tempat ini... Selamat menikmati...

Iga Bakar Sapi, dari Iga Bakar Si Jangkung, tetap menjadi menu pilihan utama saya. Bumbunya yang "nendang" dengan disajikan di atas claypot yang panas memang memberikan "pengalaman rasa" yang sulit terlupakan :) Rasa panas yang menyeruak dari panasnya claypot maupun dari cabe rawit dalam olahan bumbunya memang menjadi favorit saya. Cuma kalo diperhatikan di KiosK Jilid I, ada yang sedikit berubah dari menu ini, yaitu harganya, naek seceng :( Sekarang harganya Rp. 18.000/porsi tanpa nasi (+ Rp. 2.500 kalo pake nasi putih)


Tahu Gejrot, kudapan khas dari Kota Cirebon ini memang sudah "merajalela" di kota-kota lain di Indonesia, khususnya di Jakarta dan Jawa Barat. Tahu (biasanya tahu sumedang) yang digoreng dan dipotong kecil-kecil, disajikan dengan kuah khas yang dibuat dari air asam, bawang merah, bawang putih dan cabe rawit. Hmmmm, bener-bener merangsang kelenjar ludah untuk memproduksi air liur lebih banyak. Tidak beda dengan di tempat lain, tahu gejrot di KiosK ini juga disajikan di atas piring tanah liat kecil dan untuk makannya kita menggunakan tusukan dari tusuk gigi. Sangat cocok untuk appetizer menanti menu utama hadir. Harga: Rp. 6.000,-


Baso Malang Cipaganti, walaupun berasal dari Malang, tapi Bandung juga merupakan surga bagi penggemar bakso malang. Sebut saja Baso Malang Enggal dan Mandeep yang namanya lekat dengan penggemar kuliner ini di Bandung. Bakso Malang Cipaganti salah satunya, sewaktu SMA saya pernah diajak teman untuk mencicipi kedai bakso di Jalan Cipaganti ini. Benar-benar pas untuk mengimbangi udara sejuk di kawasan yang memang berada di daerah Bandung Utara ini. Tapi sayang, kenikmatan itu tidak terlalu saya dapatkan kembali di kedai yang buka di KiosK ini, walaupun kuahnya cukup segar tapi sayangnya basonya agak terasa terlalu asin. Mungkin hanya kebetulan saja, saya makan pas yang buatnya pengen kawin jadi kerasa asin :) Harga: Rp. 10.500,-


Teh Poci, minuman hangat yang segar dan khas dengan sajian pocinya disertai dengan gula batu. Pas banget buat yang butuh anget-anget melawan dinginnya udara malam di Jalan Dago ini. Harga: Rp. 7.500,-

Es Teh Tarik, minuman dingin favorit saya selalu. Kalo ada minuman ini direstoran manapun pasti pesennya yang ini. Di KiosK ini es teh tariknya lumayan, susunya pas gak terlalu kebanyakan, tapi blending dengan tehnya gak terlalu asik, masih kerasa banget susu kental manisnya. Harga: Rp. 7.500,-

Es Alpukat Negro, nah ini minuman yang selalu saya cari-cari tapi sering kehabisan. Es Alpukat, bukan juice karena tidak diblender halus, masih menyisakan butiran-butiran daging alpukatnya, dipadukan dengan susu kental manis coklat dan ada aroma kopi ato mocca gitu deh. Rasanya muantabbbb... kudu banget nyobain, secara emang saya seneng alpukat kopi dari dulu sih (liat juga Avocacito dari The Secret). Harga: Rp. 8.000,-

Kalo ngomongin Kuliner, Bandung emang gak ada matinya....

Lihat juga : The KiosK, Jilid I

Reading Time:

@way2themes