January 2008 - Wisata Kuliner Indonesia

Friday, January 18, 2008

Kuliner 41 - Gurame Bakar Cobek Hot Plate
January 18, 2008 3 Comments
Sudah lama saya melihat plang rumah makan Cibiuk di beberapa tempat di Bandung dan Bogor. Tapi saya baru mengunjungi rumah makan yang mengagungkan Sambel Khas Cibiuk ini ketika saya tengah berjalan dari Garut menuju Bandung (18/01/'08), tepatnya di Jl. Otto Iskandardinata, Garut. Langsung melangkah ke Lantai 2, Rumah makan yang menyajikan menu khas Sunda ini juga memberikan view sawah dan pegunungan yang cukup asri. Sangat nyaman untuk makan sambil bersantai.

Berikut saya coba review beberapa menu yang kami pesan saat itu di rumah makan yang katanya berpusat di daerah Limbangan, Tasikmalaya.

Gurame Bakar Cobek Hot Plate, rekomendasi saya nomor 1. Gurame dengan ukuran sekitar 500gr ini, digoreng terlebih dahulu sebelum dibakar. Ini bisa terlihat dari bagian kepalanya yang renyah. Disajikan di atas hot plate, dengan dilapisi daun pisang, gurame ini akan tiba di meja kita panas-panas dengan asap mengepul. Yang istimewa adalah bumbunya, olahan oncom dengan rasa manis pedas, dengan sigap membalur seluruh badan gurame ini, mengajak kita untuk menemukan cita rasa khas sunda yang akan sulit ditemukan di rumah makan sunda lain. It's very highly recommended. Harga : Rp. 33.000,-


Sambal Cibiuk Ijo, menu yang menjadi andalan rumah makan Cibiuk. Dengan slogan "Seu hah..! Pedas tapi tidak Panas", sambal ini memang unik. Dengan irisan tomat hijau, kita akan menemukan sensasi pedas di lidah kita, yang dapat menstimulus indera pengecap agar dapat menikmati lebih dalam menu-menu lain yang tersaji apik di meja makan kita. Sayang saya lupa untuk ikut mengecap sambal Cibiuk merah yang memiliki nilai pedas yang lebih tinggi. Harga : Rp. 2.000 plus Lalapan


Tumis Genjer Oncom, ini adalah menu sunda favorit saya, sayangnya hanya sedikit rumah makan sunda yang menyajikan menu ini. Selain di Cibiuk, menu ini pernah saya temui hanya di Bumbu Desa. Cita rasa oncom memang menjadi tumpuan dari masakan ini, rasa manis pedas akan segera menyergap rongga mulut kita begitu suapan pertama, ditambah dengan kontur genjer yang lunak tapi tetap nyakres ketika digigit. Sayur genjer terkenal dengan kandungan seratnya yang tinggi, sehingga kenikmatan yang kita rasakan berbanding lurus dengan khasiat yang kita dapatkan. Harga : Rp. 6.000

Reuceuh Bonteng, menu ini mungkin terdengar asing bagi sebagian dari kita. Bonteng adalah timun dalam bahasa Sunda. Reuceuh Bonteng adalah makanan yang bahan dasarnya adalah timun dengan diberi bumbu hampir sama dengan karedok tapi tanpa kacang. Asam, gula jawa, cabai dan cikur dengan racikan yang tepat membuat menu yang satu ini begitu istimewa menari di lidah kita. Harga : Rp. 3.000



Daweugan, nah untuk minumnya rasanya cocok kalo kita memesan sebutir utuh Kelapa Muda, yang dalam bahasa sundanya disebut dengan Daweugan. Kesegaran natural akan mengalir di kerongkongan kita berpadu dengan daging buah kelapa muda yang terasa lembut di sela gigi kita. Terasa lengkaplah sudah jamuan sunda ini. Harga : Rp. 7.500
Reading Time:

Tuesday, January 15, 2008

Kuliner 40 - Yoghurt Cisangkuy - Bandung
January 15, 20080 Comments
Buat yang suka jajan di Bandung tentu gak asing lagi dengan Yoghurt Cisangkuy, tempat nyeruput yoghurt yang sangat legendaris di kota Bandung. Cisangkuy sendiri diambil dari nama jalan lokasi tempat wisata kuliner ini berada. Terletak di kawasan tengah kota, di daerah Gedung Sate, selain menyajikan minuman yoghurt yang sangat segar, tempat ini juga menjual suasana hommy dan sejuk khas kota Bandung, dengan rindangnya pepohonan baik di dalam halaman rumah maupun di luar rumah yang merupakan salah satu taman kota di Paris van Java ini.



Apa yang begitu spesial dari rasa yoghurt Cisangkuy ini? Saya pribadi tidak terlalu suka yoghurt sebenarnya, karena rasanya yang asam. Akan tetapi ketika menyeruput segelas yoghurt cisangkuy ini, kita akan menemuukan cita rasa yoghurt yang berbeda, tidak terlalu asam (bahkan cenderung manis) serta tidak terlalu kental. Hmmm, apalagi buat orang yang tidak terlalu suka susu, mencicipi yoghurt ini bisa membuat kita lupa bahwa minuman ini berbahan dasar susu yang difermentasi.



Berbagai aneka rasa yoghurt dapat kita cicipi di tempat ini, sebut saja strawberry, grape, lychee, mocca, vanila dan lain-lain. Selain itu kita juga dapat memilih cara penyajiannya seperti juice (buah dan yoghurt di blend bersama), non juice (buah dan yoghurt tidak diblend) atau special juice (buah dan yoghurt di blend bersama plus potongan buah segar yang menyertainya). Semua pilihan yoghurt ini dapat kita nikmati dengan harga yang relatif cukup murah yaitu berkisar antara 7rebu sampai 9 rebu perak. Misalnya, untuk yoghurt yang saya pesan yaitu Strawberry Special Yoghurt Juice harus ditebus dengan uang Rp. 8.500,-.



Sebagai teman minum yoghurt, tempat makan ini juga menyediakan beberapa makanan yang
light seperti burger, hot dog, baso, gado-gado dan lain-lain. Saya sempat memesan Kentang Goreng Sosis dan Chicken Cream Soup untuk anak saya. Kentang Goreng Sosis merupakan salah satu menu yang paling sering dipesan selain yoghurtnya tentu. Tidak terlalu istimewa menurut saya, tapi bumbu yang disajikan memang berbeda. Alih-alih menyediakan Sambal atau Saos Tomat, Kentang Goreng Sosis ini malah didampingi dengan Saos Barbeque. Satu porsi dapat ditebus dengan harga 13rebu perak



Chicken Cream Soup nya juga tidak telalu istimewa. Tampak seperti cream soup instan tetapi ditambah dengan potongan-potongan ayam sehingga rasanya tidak terlalu plain. Yah mungkin memang spesialisasi dari tempat makan ini memang yoghurt jadi untuk side menu lainnya tidak dapat menggugah selera. Semangkuk cream soup ini dapat ditebus dengan harga sebelas rebu perak.



Nah, ada lagi yang istimewa dari Yoghurt Cisangkuy ini. Selain menu yang disajikan oleh tempat makan ini, kita juga dapat memesan makanan lain yang dijajakan di pelataran luar. Ada tiga jenis makanan yang saya lihat mangkal di depan yoghurt cisangkuy. Yang pertama adalah baso tahu-siomay, kemudian tukang sate, yang menjajakan sate sapi dan sate ayam, serta serabi. Saya coba untuk memesan sate sapi. Disajikan dengan lontong, sate ini dilumuri kuah kacang yang kasar dan kental serta dilapisi dengan kecap manis. Seporsi sate ayam/sapi dapat ditebus dengan harga 10ribu rupiah saja. Jika kita ingin sate daging murni alias tanpa lemak cukup dengan menambahkan ekstra 2ribu rupiah.

Jadi, kayanya kalo lagi jalan-jalan atau pengen nyante leyeh-leyeh sembari menikmati kesegaran kota Kembang setelah capek berbelanja di FO, langsung saja luncurkan kendaraan anda ke Jl. Cisangkuy (daerah Jl. Diponegoro/Gedung Sate/Gasibu). Disana akan langsung anda temukan jejeran mobil yang lagi parkir, yang penumpangnya mungkin sedang menikmati segelas yoghurt dingin di Yoghurt Cisangkuy.

Reading Time:

@way2themes