September 2007 - Wisata Kuliner Indonesia

Wednesday, September 26, 2007

Kuliner 21 - Siomay Stasiun Djuanda - Jakarta
September 26, 20071 Comments
Buat para commuter, orang2 yang berdomisili di bekasi, depok, bogor, tapi kerjanya di Jakarta, tentu pernah menggunakan Kereta Api sebagai moda transportasi untuk menuju Jakarta. Dan yang turun di Stasiun Djuanda, mungkin pernah mencicipi nikmatnya baso tahu - siomay di Stasiun Djuanda ini. Tempat kuliner ini berlokasi di lantai dasar Stasiun Djuanda-Jakarta, tepatnya di bawah tangga keluar.


Terdapat berbagai item yang dapat kita pilih untuk santapan ringan ini, selain siomay dan baso tahu tentunya, kita juga bisa menyantap kol, kentang, paria, telur rebus dan, yang sedikit unik, otak-otak. Dibanjur dengan bumbu kacang kental, kecap manis dan sedikit saos tomat, dari gigitan pertama kita akan merasakan sensasi yang luar biasa di indera pengecap kita (hehehe, maaf kalo terlalu berlebihan, tapi emang enak sih....)

Dengan harga seporsi hanya 5ribu perak (dengan telur) atau 4ribu perak (tanpa telur), kita bisa mendapatkan sensasi di atas. Tambah 500perak untuk sebutir kerupuk dan 2000 perak untuk sebotol Teh dingin, semakin sempurna sensasi yang kita dapatkan di tempat makan ini. Penasaran? Silakan mencoba...

Harga:
1 porsi = Rp. 5.000,- (dengan telur) / Rp. 4.000,- (tanpa telur)
Kerupuk = Rp. 500,-
Teh Botol = Rp. 2.000,-

Reading Time:

Saturday, September 8, 2007

Kuliner 20 -  Warung Baghdad, Ternate
September 08, 20070 Comments

Masih dari Ternate, kali ini saya diajak menikmati makan malam di RM Islam Manado BAGHDAD atau lebih dikenal dengan Warung Baghdad. Warung kecil yang menyajikan masakan khas menado ini ternyata ramai juga dikunjungi, dan menu yang disajikan pun cukup beragam, seperti Suntung Cumi (garo rica), Ikan Woku Belanga, Ayam Paniki, Ikan Garo Rica, Sup Ikan, Mie kuah dan lain sebagainya. Sayang, ketika kami datang menu berbahan dasar cumi sudah habis.


Diantara banyak pilihan kuliner yang tersaji di daftar menu, saya memilih Ikan Woku Belanga sebagai menu makan malam saya. Dibuat dari bahan dasar ikan kakap yang dibumbu kuah seperti sop tapi pedas. Rasanya? Muantap boss... Terasa hangat sampai ke perut.
Ada pula menu Ayam Paniki, sebangsa opor ayam, tapi (lagi-lagi) pedesnya nendang. Oh ya, satu yang perlu diingat, dengan harga sekitar 30ribu-an, menu ini porsinya sangat besar. Sangat cukup untuk makan berdua bahkan bertiga, jadi hati-hati dalam memesan :)


Untuk minumnya saya milih, Es Kelapa Gula Aren. Sama seperti di Manado, disini juga minuman ini menjadi favorit banyak orang. Disajikan dalam satu gelas yang sangat besar, sehingga butuh ekstra ruang di perut kita untuk menampung semuanya :)

Kapan-kapan kalau ada kesempatan saya ingin balik lagi ke Warung Baghdad ini untuk mencoba menu lainnya.
Reading Time:

@way2themes