July 2007 - Wisata Kuliner Indonesia

Wednesday, July 25, 2007

Kuliner 15 - Pisang Epe dan Saraba, Makassar
July 25, 20070 Comments

Tulisan kuliner terakhir saya dari tour di Kota Makassar ini menyajikan makanan ringan khas dari ibu kota provinsi Sulawesi Selatan ini. Saya sempat meluangkan waktu untuk berjalan-jalan menikmati udara malam di Makassar. Mampir ke Cafe Gigi, untuk nongkrong2 sebentar menikmati iringan musik Organ tunggal, tapi yang menjadi penyanyi adalah para tamu-tamu itu sendiri, setiap meja berhak mengirimkan wakilnya untuk menyanyi maksimal 2 buah lagu. Menarik kan? Dari meja saya yang maju adalah Pak Syam Jaya dari Kab. Jeneponto untuk turut menyumbangkan lagu.

Sebagai teman nongkrong, saya memesan minuman yang sudah lama saya cari-cari yaitu Saraba. Saya meminum terakhir minuman ini sewaktu ada pekerjaan di Gorontalo, saya baru tahu bahwa ternyata Saraba ini adalah minuman khas dari Makassar, saya pikir selama ini adalah minuman khas gorontalo. Minuman yang terbuat dari jahe, telor, santan dan gula merah, memang nendang banget rasanya. Hangat dan manis, bisa kembali menyegarkan tubuh yang sudah lemas (bombastis banget nggak sih?). Minuman ini bisa ditemui banyak di pinggir jalan di malam hari atau buat teman-teman yang sempat bepergian ke Makassar menggunakan pesawat, Saraba ini juga bisa ditemui di Toraja Executive Lounge.


Jika kita menyusuri Pantai Losari, maka kita akan banyak menemui gerobak pedagang yang menjajakan makanan ringan yaitu Pisang Epe. Apa itu pisang Epe? Pisang yang dibakar kemudian langsung di press menggunakan sepasang balok kayu, kemudian disajikan dengan gula merah cair yang telah dicampur kelapa parut, dan biasanya diberi aroma nangka dan durian. Sambil menikmati angin pantai, makanan ringan ini benar-benar menjadi sensasi tersendiri untuk menikmati udara malam di Kota Makassar.
Reading Time:

Tuesday, July 24, 2007

Kuliner 14 - Sop Saudara Makassar
July 24, 20071 Comments

Satu lagi makanan unik yang saya temui di Kota Makassar, namanya Sop Saudara. Saya diajak ke salah satu tempat makan yang menyajikan kuliner ini di Jalan Andalas, persis di samping Masjid Raya Agung Makassar yang dibangun oleh keluarga Jusuf Kalla.
Sop Saudara merupakan masakan khas daerah yang berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar seperti daging sapi/kerbau yang dimasak dengan aneka bumbu dan disajikan bersama nasi putih atau ketupat dengan Ikan Bakar sebagai tambahan lauknya (dari webnya pemkot makassar).


Ketika saya datang langsung disuguhi oleh pemandangan ikan bandeng ukuran jumbo yang sedang dibakar di depan rumah makan, tadinya saya pikir ini adalah sop ikan, ternyata dugaan saya salah. Ikan ini merupakan lauk pendamping saja. Saya heran melihat ikan bandeng ukurannnya bisa tiga-empat kali ukuran ikan bandeng presto yang saya sering makan. Dikasih cocolan bumbu kacang dan kecap, rasa ikan bandeng jumbo ini memang luar biasa. Dan Sop saudara yang menjadi menu utama ternyata sangat-sangat segar. Kesimpulannya : Wajib Dicoba.
Reading Time:

Saturday, July 14, 2007

Kuliner 13 - Aroma Coto Gagak, Makassar
July 14, 2007 2 Comments

Hari kedua di Makassar, saya males kalo disuruh makan malam di hotel, akhirnya dengan minta antar Pak Kamal, the driver, saya diantar ke tempat makan yang menyajikan salah satu masakan khas dari kota ini, apalagi kalo bukan Coto Makassar. Coto Makassar merupakan masakan khas daerah ini berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar yang terdiri dari usus, hati, otak, daging sapi atau kuda, dimasak dengan bumbu sereh, laos, ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, garam yang sudah dihaluskan, daun salam, jeruk nipis, dan kacang. Biasanya disajikan dengan kupat/lontong (dari webnya pemkot makassar).

Dari sekian banyak RM Coto Makassar yang ada di kota ini, Pak Kamal mengantar kami untuk mencicipi Coto Makassar di jalan gagak, selain rasanya enak, katanya tempat ini juga buka 24jam sehingga jadi tujuan kuliner banyak warga di kota ini.
Nama tempatnya adalah Aroma Coto Gagak, tepatnya berada di jalan Gagak no. 27. Berbagai pilihan isi coto bisa kita pesan ke pelayan di kota ini. Saya sih pesan campur, yang standar aja, dan tak lupa teh botol sosro :)Tidak berapa lama tersajilah di depan saya semangkuk coto makassar yang menggugah selera, tambah garam dan kecap sedikit sesuai selera, kemudian diberi sedikit jeruk nipis rasanya bener-bener muantappp. Di meja juga sebelumnya sudah ada setumpuk kupat yang bisa kita ambil untuk disantap bersama coto. Kupat ini sudah dibelah, dan tidak perlu dipotong-potong, untuk memakannya kita cukup menyendok langsung kupat ini dari cangkangnya untuk kemudian dicelupkan ke dalam coto dan langsung ammm....

Buat yang mau ke Makassar, dan pengen mencicipi coto makassar dari kota aslinya, Aroma Coto Gagak keliatannya menjadi tempat yang wajib anda kunjungi...

Score:
Coto Makassar Gagak : 8,5

Reading Time:

Saturday, July 7, 2007

Kuliner 12 - Ikan Bakar Lae-Lae Makassar
July 07, 2007 3 Comments

Kunjungan saya kedua kalinya ke Makassar yang merupakan sentra Indonesia Timur kali ini banyak membawa oleh-oleh coretan kuliner di kota ini. Seminggu saya disana, banyak sekali kuliner khas Kota yang dahulu bernama Ujung Pandang ini. Oleh karena itu, tulisan tentang kuliner kota Makassar ini saya bagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama ini akan berisi coretan tentang Ikan Bakar Lae-Lae, salah satu rumah makan yang menyajikan menu utama berbagai macam sea food yang terletak di sekitar Pantai Losari.

Sama dengan kunjungan saya ke Padang, beberapa waktu lalu, pada tanggal 24 Juni 2007 saya terbang ke Makassar selama satu minggu untuk memenuhi undangan Badan Litbang SDM Depkominfo untuk memberi pelatihan TIK dan eGovernment bagi aparatur pemerintah di Propinsi Sulawesi Selatan. Mendarat di Bandara Hasanuddin Makassar, saya dan rekan seperjuangan, Hadi Susilo, langsung diajak menikmati makan siang Ikan Bakar, tepatnya di Ikan Bakar Lae-Lae.

Tiba di rumah makan ini, kita langsung diminta memilih ikan atau makanan laut lainnya yang akan disajikan. Dari berbagai jenis ikan, kita memilih ikan baronang bakar sebagai menu utama, dengan beberapa porsi udang bakar dan udang goreng tepung sebagai pelengkap, dan tak lupa kangkung ktia pesan sebagai menu sayurannya. Ikan bakar ini disajikan dengan berbagai jenis sambal, tetapi yang sangat khas adalah sambal mangga. Sebagai appetizer kita memesan otak-otak.

Bagaimana dengan rasanya? Walaupun cukup enak, tetapi menurut saya rasanya masih kalah dengan ikan bakar di kota ini yang pernah saya kunjungi tahun lalu (lihat Kuliner 03). Ikannya memang cukup mantap, tapi bumbunya tidak selezat di tempat itu. Otak-otaknya juga cukup enak, tapi tidak terlalu wah. Yang menurut saya cukup lezat adalah Udang Goreng Tepung-nya. Renyah dan gurih sampe ke kepala-kepalanya.

Minuman yang saya pesan waktu itu juga tidak kurang menarik, saya memesan Juice Terong Belanda. Rasanya seperti Juice jambu batu tetapi lebih cair. Sangat menyegarkan di siang hari yang panas di kota Makassar ini. Selain juice ini, minuman yang layak dicoba adalah Es Kelapa Muda, gula yang digunakan untuk es kelapa muda ini adalah gula merah, sehingga rasanya cukup "nendang" :). Saya memesan Es Kelapa Muda ini saat malam terakhir kunjungan saya kali ini.

Jadi buat temen-temen yang mendapat kesempatan berkunjung ke makassar, Ikan Bakar Lae-Lae merupakan salah satu tempat wisata kuliner yang perlu dikunjungi untuk menikmati beragam hidangan laut seperti ikan, udang dan cumi-cumi yang bisa disajikan dengan berbagai variasi seperti digoreng, dibakar, bumbu rica-rica, asam manis dan lain-lain. Selamat mencoba....

Score:
Ikan Bakar : 7
Udang Bakar : 7
Udang Goreng Tepung : 7,5
Otak-otak : 6,5
Juice Terong Belanda :7,5
Es Kelapa Muda : 8
Reading Time:

@way2themes