Saturday, July 25, 2015

Kuliner Bandung - Sate Maulana Yusuf


Wisata Kuliner Indonesia #374
Kuliner Bandung
SATE MAULANA YUSUF
Jl. Maulana Yusuf No.21 Bandung
Telp: 022 4234096


Bandung memiliki banyak pedagang sate yang memiliki reputasi yang tak perlu diragukan lagi, terbukti dengan usahanya yang bertahan hingga puluhan tahun. Salah satunya adalah Sate Maulana Yusuf yang sudah "membakar sate"-nya sejak tahun 80an. Nama Maulana Yusuf sendiri diambil dari nama jalan tempat sate ini dijual yaitu Jl Maulana Yusuf, tidak jauh dari Jl Ir. H. Juanda/Dago. Andalannya dari awal adalah Sate Ayamnya, tak heran dulu dikenalnya sebagai Sate Ayam Maulana Yusuf. Apa sih istimewanya sate ayam di tempat ini? Saya pesan satu porsi sate ayamnya. Hadir terlebih dahulu bumbu kacangnya, tidak terlalu halus tapi juga tidak kasar. Rasa gurih dan semburat rasa legit berpadu dalam bumbu kacang ini. Pedasnya tidak kentara, tapi disediakan cabe rawit dalam acar bagi yang ingin menambah pedas. Tak lama kemudian hadirlah sate ayam, setiap tusuknya diisi dengan daging ayam pilihan tanpa lemak. Terasa ada bumbu yang meresap ke dalam dagingnya, menandakan sate ini dibumbui dengan baik dulu sebelum dibakar. Tekstur dagingnya juga memperlihatkan bahwa daging yang digunakan untuk sate ini merupakan daging ayam pilihan serta diolah dengan baik, sehingga mudah untuk dicerna. Kesimpulannya memang gak salah sate Maulana Yusuf ini bisa bertahan lebih dari 20 tahun, hasil olahannya juara!


Tergoda untuk juga memesan sate kulitnya, Sate Kulit Ayam juga menjadi salah satu signature di Sate Maulana Yusuf. Tidak banyak tempat sate yang menyajikan sate kulit secara "serius". Tekstur kenyalnya asik, dengan bumbu yang sudah membalut seluruh kulit dengan merata. Kulitnya pun tebal-tebal tapi tidak bikin eneg, asik lah pokoknya. Oh iya, untuk satu porsi sate ayam Maulana Yusuf harganya Rp. 35.000,-. Mungkin terasa relatif mahal apabila dibandingkan dengan penjual sate ayam yang lain, tapi dengan potongan daging di setiap tusuknya yang besar dan cita rasa yang dihadirkan, menurut saya setimpal lah.

Rata-rata penjual sate yang terkenal di Bandung menjadikan sate kambing sebagai "unggulan"-nya, sebut saja Sate Hadori, Sate Gino, Sate Kardjan, Sate Haris dan sebagainya. Mungkin itu juga yang membuat Sate Maulana Yusuf seolah tak punya "saingan" dalam menyajikan sate ayam dengan kualitas dan juga harga yang premium di kota kembang ini. Atau kamu punya penjaja sate favorit yang lain?

Peta dan Alamat Sate Maulana Yusuf:
Jl. Maulana Yusuf No.21 Bandung
Koordinat GPS: -6.90073, 107.61342


Baca Selengkapnya...

Wednesday, July 22, 2015

Kuliner Bandung - Batagor H. Darto


 Wisata Kuliner Indonesia #373
Kuliner Bandung
BATAGOR H. DARTO
Pasar Simpang Dago, Jl. Ir H Juanda 200 Bandung
Telp: 089624418880


Batagor alias Baso Tahu Goreng, salah satu ikon kuliner Bandung yang muncul sejak tahun 70an dan mulai dikenal luas di era 80-90an. Di kota kembang ini, tidak sulit mencari penjaja batagor, mulai dari di mall, restoran, kedai, sampai gerobak kaki lima. Salah satu tukang Batagor yang cukup terkenal di kota Bandung adalah Batagor H. Darto. Memulai usahanya di awal tahun 80an dengan gerobak kaki lima di kawasan Pasar Simpang Dago (Jl Ir. H. Juanda) saat ini Batagor H. Darto sudah menempati kedai tetap di pasar itu yang tentunya lebih luas. Tidak hanya Batagor sebenarnya, beberapa menu lainnya juga hadir di sini. Tapi tetap yang menjadi signature ya batagornya. Ada dua pilihan penyajian batagor di sini, Kering dan Kuah. Jika ingin menikmati rasa aslinya pesan saja batagor kering, kulit luar yang renyah sangat terasa ketika kita menikmatinya selagi hangat. Isian tahu dan baso terasa lembut berpadu dengan kulit renyahnya, apalagi ditimpali dengan bumbu kacang yang gurih dengan sentuhan rasa pedas yang sederhana. Bubuhi kecap dan kucuri sedikit jeruk nipis maka hidangan Batagor H. Darto ini menjadi paripurna. Satu porsi batagor kering berisi 3 potong batagor ini dihargai Rp. 9000. Jika ingin bumbu kacang yg lebih banyak, minta bumbunya untuk dipisah dan cukup tambah seribu rupiah per porsinya.

Batagor Kuah-nya juga layak dipujiken. Renyahnya batagor ternyata cocok untuk diadu dengan kuah bakso yang segar. Seruput kuah yang panas sedikit demi sedikit dengan membubuhkan potongan batagor yang sudah "basah" dengan kuah yang sudah menyerap di setiap pori-pori batagor. Jangan lupa bubuhkan sambal agar semakin "berkeringat". Supaya lebih nendang, Batagor H. Darto juga menediakan baso, babat dan ceker sebagai pelengkap batagor kuah ini. Tinggal pilih saja. Untuk seporsi Batagor Ceker atau Batagor Babat harganya Rp. 13.000 saja, sedangkan untuk batagor kuah tanpa tambahan harga seporsinya sama dengan batagor kering.

Selain batagor, di tempat ini juga tersedia mie/yamin bakso. "Dulu bapak (Darto-red) memang jualan bakso, udah terkenal. Tapi makin sini makin dikenal batagornya. Karena kan Bandung khas dengan batagor" begitu tutur Tri, yang merupakan generasi kedua penerus usaha Batagor H. Darto ini seperti dikutip dari detik.com. Sayangnya perut yang sudah terisi batagor kering dan kuah tak menyisakan rongga kosong untuk mencicipi sajian mie bakso di tempat ini yang konon juga aduhai. Ngomong-ngomong Batagor di Bandung, saya bisa mengkategorikannya jadi 3 bagian, yang pertama adalah Batagor Premium dengan rasa ikan yang bener-bener kerasa dengan ukuran yang juga jumbo. Kategori pertama ini diwakili oleh Batagor Riri dan Batagor Kingsley, yang sekarang harga satu potong batagornya berada di kisaran Rp. 10.000,-. Yang kedua adalah batagor dengan rasa ikan yang tidak terlalu kentara tetapi hadir dengan cita rasa batagor asli yang renyah dengan bumbu kacang yang memikat. Ini diwakili contohnya oleh Batagor H. Isan, Batagor Abuy dan Batagor Darto ini. Satu potongnya dijual dengan harga 2500-3000 rupiah. Dan yang terakhir adalah batagor yang banyak dijajakan di pinggir jalan, atau biasanya menjadi jajanan anak SD, dengan rasa yang plain, tetapi di beberapa tempat menghadirkan bumbu kacang yang enak. Harga satu potongnya biasanya sekitar seribu rupiah. Pilih yang mana? Tentunya tergantung selera, mahal atau murah bukan patokan kalau berbicara selera bukan?

Peta dan Alamat Batagor H. Darto:
Pasar Simpang Dago, Jl. Ir H Juanda 200 Bandung
Koordinat GPS: -6.8851007,107.6138553



Baca Selengkapnya...

Thursday, July 16, 2015

Kuliner Bandung - Roti Gempol


Wisata Kuliner Indonesia #372
Kuliner Bandung
ROTI GEMPOL

Jl Gempol Wetan No. 14 Bandung
Telp: 022 - 4239469

Menu utama di tempat ini cuma roti bakar, tapi ada yang beda dengan roti bakar di tempat lain, di sini tersedia pilihan roti putih biasa dan rotu gandum, selai itu rotinya pun buatan dapurnya sendiri. Kelembutan tekstur roti di tempat inilah yang memang menjadi magnet penarik utama para pelanggannya. Ya, Roti Gempol, salah satu kedai yang memproduksi roti legendaris dari kota kembang Bandung. Pagi itu saya mengunjungi kedai Roti Gempol ini yang mungil di kawasan Jl Gempol, kapasitas kedai yang kecil memang membuat beberapa pelanggan rela duduk di luar sambil menikmati sarapan rotinya. Pesanan saya pertama adalah Roti Bakar Komplit Gandum Perseorangan yang berisikan daging asap, telur dan keju. Yang saya suka dari roti gandum di sini: tebal dan empuk. Berbeda dengan roti gandum yang umumnya bertekstur agak kasar, di sini roti gandumnya menjadi favorit karena teksturnya yang lembut, tak beda jauh dengan roti biasa. Juara... Belum lagi isinya yang tidak terlalu berlebihan, tapi memang menjadikan sarapan saya pagi ini terasa begitu istimewa. Harga satu porsi Roti Gandum Komplit perseorangan ini 18ribu rupiah. Kenapa disebut perseorangan?

Karena ternyata Roti Gempol pun menyediakan porsi untuk ririungan alias bersama-sama, satu porsi roti bakar ririungan ini bisa dinikmati 3-4 orang. Selain roti gandum kita juga bisa menikmati roti putih, yang dapat "diisi" dengan pilihan yang sama: manis, asin (keju dan telur), spesial (daging dan keju/telur) serta komplit (daging keju dan telur). Walau sarapan roti bakar gandum komplit sudah cukup mengenyangkan, tapi karena rasa penasaran, saya memesan yang isi manis. Untuk yang roti manis ini tersedia beragam pilihan isi: cokelat, susu, kacang dan aneka selai (serikaya, strawberry, nanas). Kita juga bisa mengkombinasikannya dengan maksimal 3 pilihan. Buat saya, yang isi manis juga tak kalah cakepnya dengan yang asin (komplit). Pilihan selai yang tepat membuat cita rasa roti bakar ini cukup menggoda. Mungkin ini semua karena bahan dasar rotinya yang mumpuni. Untuk roti bakar putih manis harganya 8ribu, sedangkan untuk yang gandum 9ribu rupiah saja.


Untuk minumnya, teh, kopi atau susu bisa kita nikmati bersama sang roti. Tapi ada satu yang beda di sini: Addic'tea. Ini adalah minuman teh susu olahan aneka rasa yang disajikan dalam botol olahan. Tersedia beragam rasa seperti kopi, cokelat, pisang, mint, taro dan sebagainya. Addic'tea bukanlah asli produknya Roti Gempol, tapi minuman yang cukup happening di Bandung ini banyak memikat para pelanggan di kedai ini karena rasanya yang unik dan cocok menjadi teman bersantap sang roti gempol.


Roti Gempol ini memang legend, terbukti bertahan sejak dibukanya di tahun 1958! Jam buka setiap harinya pun cukup lama, mulai dari jam 7 pagi sampai 9 malam. Para pengunjung Kedai Roti Gempol ini juga lebih banyak membeli roti untuk dibawa pulang. Tidak hanya Roti Bakar, di sini juga kita bisa mendapatkan roti isi yang harganya berkisar antara 4500-6000 rupiah, roti sobek, juga roti tawarnya yang kondang. Roti Tawarnya pun ada beberapa pilihan: Biasa (9rb), Spesial (11rb), Super (12rb), Gandum (13rb) dan Gandum-harvermut (15rb). Selain di kedai pusatnya di Jl Gempol Wetan ini, Roti Gempol ini juga bisa kita nikmati di kedai Kopi Anjis Jl. Surya Sumantri No. 25 dan di Jl. Bengawan 34. Jadi kalau berwisata kuliner di Bandung, catat Roti Gempol ini sebagai salah satu destinasi kuliner kamu. Gak kan nyesel deh.

Alamat Roti Gempol (beserta map dan koordinat GPS-nya):
Jl Gempol Wetan No. 14 Bandung
Koordinat GPS: -6.902824, 107.615763


Baca Selengkapnya...

Saturday, June 6, 2015

30 Kuliner Pilihan dari 30 Provinsi di Indonesia (1)


Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, bahkan ada yang mensinyalir bahwa Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman kuliner paling banyak sedunia. Ya, dengan 34 provinsi dengan lebih dari 500 kabupaten/kota bisa dibayangkan betapa beragamnya sajian kuliner di nusantara ini. Banyumurti.net sendiri sudah mencoba mencatat perjalanan kulinernya di lebih dari 55 kota dari 30 Provinsi di Indonesia, akan tetapi sebagian besar masih berkisar di ibu kota provinsi dan masih banyak perlu menggali potensi kekayaan kuliner dari berbagai kota lainnya. Dan berdasarkan pengalaman yang sudah ditempuh oleh indera pengecap yang saya miliki ketika menempuh perjalanan tersebut, berikut adalah 30 kuliner Indonesia pilihan banyumurti.net dari tiap provinsi yang pernah saya kunjungi:

1. Aceh

Provinsi paling Barat di Indonesia ini memiliki keragaman kuliner yang luar biasa, dan saya sempat mencicipi beberapa di antaranya seperti Mie Aceh, Ayam Tangkap, Sie Reuboh, Rujak Aceh dan tentunya Kopi dan Sanger Ulee Kareng. Semua memiliki cita rasa yang memikat, tapi pilihan dari banyumurti.net jatuh pada Mie Kepiting di Mie Razali - Banda Aceh. Saya suka kepiting dan paduannya dengan bumbu mie aceh yang memiliki sentuhan rasa pedas yang unik membuat saya memilih hidangan ini. Banyak yang bilang bahwa Mie Aceh terbaik sebenarnya bukan di Mie Razali ini, tapi untuk kali ini izinkan banyumurti.net memilih Mie Kepiting Razali sebagai kuliner pilihan dari Aceh, karena memang belum banyak tempat mie Aceh yang sempat dicicipi.


2. Sumatera Utara

Medan sebagai ibukota provinsi Sumatera Utara juga menyajikan kuliner yang beragam, mulai dari makan besar, kudapan sampai oleh-olehnya. Akan tetapi pilihan banyumurti.net jatuh pada Soto Medan Sinar Pagi. Ya, soto medan memang salah satu ikon kuliner di kota ini, dan RM Sinar Pagi menyajikan salah satu soto medan yang terbaik. Dipenuhi para pelanggannya pada saat waktu sarapan, kita bisa menikmati soto medan Sinar Pagi dengan kuah santan light bercita rasa rempah yang khas dengan pilihan isi daging ayam, daging sapi ataupun jerohan sapi.

3. Riau

Dumai dan Pekanbaru adalah dua kota yang sempat banyumurti.net sambangi di Provinsi Riau. Dan Patin Asam Pedas dari Pondok Patin HM Yunus jadi pilihan kuliner banyumurti.net dari provinsi ini. Daging patin yang lembut dimasak dengan bumbu santan yang kental dengan rasa asam segar dan cubitan rasa pedas yang nendang. Apalagi jika dapat bagian kepalanya....

4. Sumatera Barat

Siapa yang tidak akrab dengan cita rasa yang disajikan dari provinsi ini? Hampir di semua kota kita bisa menemukan RM Padang dengan hidangannya yang khas. Selain itu Sate Mak Syukur di Padang Panjang serta Itiak Lado Mudo di Bukittinggi juga sudah melegenda sebagai ikon kuliner Minang. Tapi saya memilih yang berbeda untuk sajian kuliner pilihan dari provinsi ini versi banyumurti.net: Es Durian Ganti Nan Lamo. Berdiri sejak 1960, Es Durian di tempat ini tidak mengenal musim, selalu setia memberikan kesegaran khas yang dihasilkan dari olahan buah durian pilihan.

5. Jambi

Baru sekali saya berkesempatan mengunjungi provinsi ini, dan ada satu rumah makan yang menyediakan sajian kuliner khas Jambi di ibu kota provinsi RM Kuliner Khas Jambi Putri Jelmu. Dan sajian Nasi Minyak jadi pilihan banyumurti.net. Nasi gurih dengan balutan minyak samin didampingi dengan kuah kari yang light dengan potongan daging sapi di dalamnya.

6. Bengkulu

Baru sempat dua kali mengunjungi provinsi ini, dan saya agak kesulitan menemukan sajian kuliner khas dalam dua kali kunjungan tersebut. Akan tetapi saya terpikat dengan salah satu buah tangan khas di kota ini, Sirup Kalamansi. Sirup ini berbahan dasar Jeruk Kalamansi yang banyak tumbuh di Provinsi Bengkulu. Rasa asam segarnya yang khas menjadikan sirup ini menjadi salah satu favorit saya.


7. Sumatera Selatan

Pempek, Mie Celor dan Es Kacang Merah dari Palembang sudah tidak asing lagi sebagai ikon kuliner khas dari kota Palembang, ibukota Provisi Sumatera Selatan. Di berbagai penjuru kota ini, kita dengan mudah menemukan sajian-sajian tersebut. Tapi banyumurti.net memilih Pindang Ikan Patin sajian dari RM Sri Melayu, sebagai menu pilihan untuk provisi "wong kito" ini. Kenapa? Paduan kuah asam segar yang khas dengan sedikit rasa legit dan cubitan rasa pedas, yang meresap dalam lembutnya tekstur daging ikan patin menjadi alasannya.

8. Lampung

Sebagai kota "penghubung" pulau Jawa dan Sumatera, kuliner di kota Lampung juga menjadi "penghubung" dua pulau ini. Sebut saja dua "brand" yang sangat kuat dan memiliki banyak cabang di kota Bandar Lampung: Pempek Tenda Biru dan Baso Sonny. Banyumurti.net memilih sajian seafood Steam Ikan Macan dari RM Jumbo Kakap sebagai "wakil" dari provinsi ini. Penggunaan bumbu yang cakep dengan tidak "pelit" bawang putih, membuat saya jatuh cinta sama sajian seafood ini, dan tidak pernah saya cicipi di tempat lain.

9. Kepulauan Riau

Ada hidangan seafood yang khas dari Kepulauan Riau ini yaitu Gonggong yang bisa kita temukan di Batam maupun Tanjung Pinang. Tapi pilihan banyumurti.net untuk kuliner dari Kepulauan Riau ini jatuh pada Mie Lendir yang juga dapat ditemukan di dua kota tersebut. Namanya memang unik, mungkin dikarenakan kuahnya yang kental seperti lendir. Dikenal juga dengan mie rebus kuah kacang. Rasanya gurih dan manis, ditimpali dengan rasa pedas yang opsional dari irisian cabe rawit yang turut disediakan.

10. Bangka Belitung

Mie Koba cukup memikat ketika saya mencicipinya di kota Pangkal Pinang - Bangka, hidangan Gangan Kepala Ikan juga bisa membuai ketika saya menikmatinya di Tanjung Pandan - Belitung. Tapi pilihan banyumurti.net untuk provinsi ini jatuh pada sajian Ekor Tenggiri Bakar dari RM Mr. Asui yang ada di Kota Pangkal Pinang, ibu kota provinsi Bangka Belitung. Ekor tenggiri berukuran besar, dibakar tanpa bumbu apapun menyisakan cita rasa yang orisinal dan segar dari makanan laut ini.

11. Kalimantan Barat

Pontianak, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, menyajikan beragam kuliner yang menggoda. Tapi coba jalan sedikit keluar kota, dan nikmatilah Pengkang, kuliner plihan banyumurti.net dari provinsi ini. Pengkang mirip dengan lemper, tapi bentuk, cara masak dan isinya berbeda. Berbentuk segitiga, ketan dalam pengkang disisipi udang kecil dan kemudian dimasak dengan cara dibakar. Yang membuatnya spesial adalah teman makannya yaitu Sambal Kepah, sejenis kerang yang hidup di hutan mangrove. Sambal dengan rasa manis dan pedas ini melengkapi pengkang yang gurih.

12. Kalimantan Timur

Samarinda, Balikpapan dan Tenggarong adalah tiga kota yang pernah saya sambangi di Provinsi Kalimantan Timur, dan dari ketiga kota tersebut menu yang saya buru hampir sama: Kepiting. Tetapi pilihan banyumurti.net justru tidak jatuh pada olahan kepiting, tapi malah ke olahan kepala ikan kakap di Kedai Kepala Ikan Bang Jhony - Balikpapan. Walau baru satu kali berkunjung ke Bang Jhony ini, saya langsung jatuh cinta pada sajian Kepala Ikan yang dibumbu Asam Pedas di sini. Rasa asam segar yang kuat ditemani dengan gigitan rasa pedas akan dapat memanjakan indera pengecap kita.

13. Kalimantan Selatan

Saya jatuh cinta pada kuliner di Provinsi Kalimantan Selatan sejak kunjungan pertama. Soto Banjar, Itik Panggang, Udang Bakar, Ikan Saluang Goreng, Patin Bakar dan sebagainya begitu mempesona. Tapi pilihan banyumurti.net jatuh pada hidangan yang disajikan di Lontong Orari. Lontong besar berbentuk segitiga diguyur dengan kuah santan yang gurih dengan nangka muda di dalamnya, dinikmati bersama ikan haruan atau ayam goreng yang telah diselimuti bumbu manis dengan sedikit cubitan rasa pedas. Josss....

Yuk kita liat kuliner pilihan di provinsi lainnya:

Baca Selengkapnya...

30 Kuliner Pilihan dari 30 Provinsi di Indonesia (2)

Setelah menjelajah kuliner di pulau Sumatera dan Kalimantan, saatnya kita menengok kuliner pilihan dari banyumurti.net dari Pulau Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara.

14. Sulawesi Utara

Ada yang bilang kalau ke Manado jangan lupa 3B: Boulevard (jalan di sepanjang pantai), Bunaken (yang terkenal dengan taman lautnya) dan Bubur. Ya Bubur Manado alias Bubur Tinutuan memang merupakan salah satu ikon kuliner dari Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara ini. Dan pilihan banyumurti.net juga jatuh di Bubur Tinutuan ini. Berbeda dengan bubur beras di kota lainnya, bubur Tinutuan tampak jauh lebih sehat dengan aneka sayuran di dalamnya, sebut saja singkong, bayam, kangkung, jagung, labu kuning dan juga daun kemangi. Hmmmm...


15. Gorontalo

Saya pernah dijamu oleh ibu Gubernur Gorontalo di rumah dinasnya, beragam kuliner khas provinsi baru ini disajikan dan semuanya sanggup memanjakan indera pengecap kita. Tapi sayangnya sulit untuk menemukan sajian kuliner tersebut di tempat umum, atau mungkin sayanya yang tidak sempat untuk benar-benar berburu kuliner khas provinsi ini. Tapi ada satu Kuliner Gorontalo yang hampir tidak pernah saya lewatkan jika berkunjung ke sini, nama makanannya adalah Binde Biluhuta atau dikenal juga dengan Milu Siram. Milu sendiri artinya jagung, jadi makanan ini seperti sayur sop dengan bahan utama pipilan jagung manis. Yang membedakan dengan sop biasa adalah adanya parutan kelapa dalam kuahnya dan daging ikan cakalang yang memberi cita rasa yang khas bagi sajian yang satu ini.


16. Sulawesi Tengah

Dua kali saya sempat berkunjung ke kota Palu, ibukota provinsi Sulawesi Tengah. Dan dari dua kunjungan tersebut ada satu kuliner yang tak pernah terlewatkan, sekaligus jadi kuliner pilihan banyumurti.net, yaitu Kaledo. Bentuknya mirip dengan sup kaki sapi biasa lengkap dengan tulangnya, yang beda adalah cita rasa asam yang segar yang menyeruak di kuahnya ditimpali gigitan rasa pedas dari cabe rawit kering. Biasanya disantap bersama singkong rebus, bukan nasi.


17. Sulawesi Selatan

Nah di provinsi ini, khususnya di Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, terus terang saya kesulitan untuk menentukan kuliner apa yang harus jadi pilihan banyumurti.net. Coto, Konro, Palubasa, pisang ijo, saraba, sop saudara hanyalah sebagian kecil dari kekayaan kuliner di provinsi ini. Setelah perdebatan yang alot dari titik-titik syaraf di lidah, akhirnya Pallumara jadi pilihan banyumurti.net. Alasannya adalah saya penggemar berat kepala ikan dan sajian kepala ikan yang satu ini memang berbeda. Saya menikmati Pallumara ini di Pallumara Mappanyukki yang berlokasi di dalam jalan kecil, tapi itu tidak menyurutkan para pelanggannya untuk memenuhi kedai sederhananya. Kepala Ikan Kakap dengan bumbu kuning yang bercita rasa asam segar ini benar-benar memanjakan indera pengecapku.

18. Sulawesi Tenggara

Pada kedatangan saya ke Kendari, ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, saya gagal menemukan kuliner khas dari kota ini kecuali kacang mede yang memang terkenal sebagai buah tangan dari provinsi ini. Tapi menyeberang ke kota BauBau saya malah sempat cicipi berapa kuliner dari kepulauan Buton ini, seperti bubur Kapusunosu bubur gurih yang terbuat dari jagung dengan santan, biasanya disantap dengan dengan ikanedole, daging ikan yg ditumbuk dan dibentuk segitiga. Tapi pilihan banyumurti.net jatuh pada sebuah kudapan sederhana, Kambewe. Terbuat dari jagung yang digiling bersama gula merah, santap ketika hangat sambil menikmati indahnya air terjun Tirta Rimba, tempat dimana kambewe ini dijajakan.

19. Maluku Utara

Maluku Utara tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tapi juga "keindahan" kulinernya yang menggoda. Cobalah main ke Pasar Bahari Berkesan kota Ternate, sebuah pasar tradisional yang menyediakan aneka bahan dasar kuliner khas yang hanya dapat ditemui di sini. Mau tinggal langsung makan? Berjalanlah ke belakang pasar ini, berjejer kedai-kedai yang menyediakan aneka kuliner khas provinsi ini. Dan yang paling berkesan buat banyumurti.net adalah suguhan Gohu Ikan Cakalang. Potongan daging ikan cakalang yang dicampur dengan segarnya lemon cui, pedasnya cabe rawit dan harumnya daun kemangi, dan tanpa dimasak lagi kita langsung dapat menyantap sajian ini. Dinikmati sebagai lauk dari papeda ataupun singkong rebus.

20. Maluku

Ada sebuah resto ternama di kota Ambon, ibu kota provinsi Maluku, namanya Ratu Gurih. Di sini kita bisa nikmati ikan dengan beragam olahan. Dan favorit dari banyumurti.net adalah Ikan Bakar Bumbu Colo-Colo, bahan dasarnya adalah ikan lalosi yang disajikan bersama sambal colo-colo dengan cita rasa asam yang kuat. Dahsyat...

21. Papua

Pertama kali saya menginjakkan kaki ke pulau Papua bukanlah ke Jayapura, ibukota provinsi ini, tapi ke kota kecil di lembah Baliem, Wamena. Di sanalah banyumurti.net menikmati sajian kuiner yang unik Udang Selingkuh. Unik, karena udah yang hidup perairan sungai Baliem ini memiliki tubuh yang berbeda dengan udang lainnya yang biasa kita santap. Badannya besar seperti udang galah tapi punya capit yang kuat laksana kepiting. Aroma segar dengan semburat rasa manis muncul dari dagingnya yang masih segar. Konon udang ini masih hasil tangkapan dari penduduk lokal, dan belum dibudidayakan sehingga belum tentu setiap saat kita bisa menikmatinya ketika berkunjung ke Wamena.

22. Nusa Tenggara Timur (NTT)

Sempat dua kali berkunjung ke kota Kupang, ibu kota NTT, dan sekali menyebrang ke Pulau Rote, pulau yang paling selatan dari negara Indonesia. Sayangnya karena waktu terbatas, tidak sempat mengeksplor kuliner di dua kota ini. Tapi sebelum pulang, masih sempat mengunjungi Kedai Ibu Soekiran di Kupang yang menjual beragam oleh-oleh khas NTT, dan ada satu yang memikat banyumurti.net yaitu Sei Sapi. Sei adalah daging yang diasap dengan olahan khas NTT, biasaya menggunakan daging babi, tapi di kedai ibu Soekiran ini menggunakan daging sapi yang dijamin kehalalannya. Dibekukan dan dikemas dalam kemasan hampa udara memungkinkan sei sapi ini kita bawa pulang walau tanpa pengawet. Di rumah, Sei Sapi ini bisa kita goreng atau paling enak bisa kita bikin oseng. Penasaran?

23. Nusa Tenggara Barat (NTB)

Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung merupakan dua ikon kuliner dari Mataram-Lombok yang tidak pernah terlewatkan. Beberapa tempat makan kuliner ini sudah sempat saya sambangi seperti Taliwang Irama, Dua-Em dan Taliwang Raya. Tapi justru ada kedai kecil yang jadi favorit banyumurti.net, Taliwang Khas Pak Udin. Rasa ayam taliwang bakar dengan yang pedas dengan semburat rasa manisnya begitu menggoda, apalagi ditemani dengan terong bakar pedas yang juga jadi favorit di tempat ini.


Baca Selengkapnya...

30 Kuliner Pilihan dari 30 Provinsi di Indonesia (3)

Setelah menengok Kuliner Indonesia pilihan banyumurti.net dari Sumatera dan Kalimantan, serta Sulawesi-Maluku-Papua-Nusa Tenggara, kini saatnya menengok pilihan kuliner di Jawa dan Bali

24. Bali

Ekosotisme dari kuliner Bali tidak kalah dari eksotisme beragam pantai yang ada di pulau Dewata ini. Ayam Betutu dan Nasi Campur pedas sering jadi incaran para pemburu kuliner di provinsi ini. Dan salah satu kuliner yang menonjol di Bali adalah aneka olahan bebeknya. Yang menjadi kuliner pilihan banyumurti.net dari Bali adalah Bebek Bengil di kawasan Nusa Dua. Bebek yang digoreng krispi setelah sebelumnya di-ungkep dulu dengan rempah khas Indonesia menghasilkan daging bebek yang renyah sekaligus berasa banget. Dimakannya bareng Sambal Matah yang juga khas Bali, sedeeeepppp....

25. Jawa Timur

Ketika disuruh menentukan kuliner pilihan dari Provinsi Jawa Timur terus terang menjadi tugas berat bagi saya. Bayangkan ketika saya harus memilih antara Bebek Sinjay Madura, Tahu Campur Surabaya, Pecel Madiun, Sego Bug Malang, Soto Ayam Lamongan, Rawon dan sebagainya. Tapi akhirnya banyumurti.net memilih yang sedikit unik tapi memikat dari kuliner di provinsi Jatim, Soto Rujak Bu Ning dari Banyuwangi. Aroma petis yang menyeruak dari bumbu rujak khas Jawa Timur berpadu dengan cantik dengan kuah soto kaya rempah nan segar. Kalo ke Banyuwangi harus coba ini!


26. Jawa Tengah

Kesulitan serupa muncul ketika harus memilih kuliner Jawa Tengah yang jadi favorit dari banyumurti.net. Setiap kota di Jawa Tengah yang pernah saya kunjungi menyimpan "kecantikan" yang unik dari sajian kulinernya, seperti Ayam Karang Menanci dari Pekalongan, Sroto Sokaraja Banyumas, Kupat Tahu Magelang, Lunpia dan Babat Gongso dari Semarang, Selat Solo dan Sate Buntel dari Solo dan masih banyak yang lainnya. Dan izinkan banyumurti.net memilih Mie Ongklok dari Wonosobo sebagai kuliner pilihan dari provinsi Jawa Tengah ini. Hidangan mie ini memang unik, bumbunya kental dari kanji dengan cita rasa manis dengan sentuhan ebi yang memberikan rasa gurih. Disantap bersama sate ayam yang bumbu kacangnya dibiarkan bergumul dengan "kuah" mie nya dan tempe kemul. Agak sulit menemukan penjaja Mie Ongklok di kota lain,


27. Jogjakarta

Butuh kantong perut yang ekstra jika berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta ini, siapa yang sanggup menahan godaan gudeg, pecel, mie rebus, magelangan, mangut lele dan sebagainya yang tersaji di kota pelajar ini. Dan pilihan banyumurti.net untuk kuliner di Jogja ini jatuh pada Sate Klathak Pak Bari. Ketika sate pada umumnya ditusuk dengan menggunakan kayu dan berbumbu kecap, sate klathak ini unik karena ditusuk dengan menggunakan jeruji besi dan "minim" bumbu, hanya ditimpali oleh garam. "Juicy"-nya daging kambing sangat terasa karena bumbu yang minimalis dan jeruji besi yang digunakan sebagai tusuk sate menghantarkan panas yang merata hingga ke dalam daging. Hmmm....

28. Jawa Barat

Saya lahir, besar dan sekarang pun berdomisili di provinsi Jawa Barat. Lahir dan besar di Bandung dan sekarang tinggal di kota Bogor, dua buah kota yang dikenal sebagai destinasi wisata kuliner di Indonesia. Tak heran di kota yang paling banyak dokumentasi kulinernya ya ada di Bandung dan Bogor, sebut saja Batagor, Lotek, Bakso, Kupat Tahu, Mie Kocok dari Bandung serta Doclang, Toge Goreng, Roti Unyil, Soto Kuning dari Bogor. Selain dua kota itu beragam kuliner di kota-kota lain di provinsi ini juga tak kalah menggiurkan, sebut saja Empal Gentong Cirebon, Sate Maranggi Purwakarta, Nasi Ungu Sukabumi dan sebagainya. Dan untuk pilihan dari banyumurti.net jatuh pada Soto Kuning Pak Salam dari Bogor. Banyak penjual Soto kuning di Bogor ini, tapi soto kuning pak salam menyajikan cita rasa yang berbeda. Keunggulannya bisa dibaca di link ini, tapi ada satu lagi nilai plusnya, keramahan dan celotehan dari sang penjaja memberi "rasa" yang berbeda dari pelanggannya. Tak heran antrian mengular selalu tampak di kedai kaki lima soto pak salam yang baru mulai berjualan di jam 4 sore sampai habisnya sekitar pukul 7 malam.

29. DKI Jakarta

Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta juga menjadi tuan rumah dari berbagai kuliner nusantara. Hampir semua kuliner dari berbagai kota di Indonesia hadir di kota ini. Tapi tetap, Jakarta menyimpan cerita kulinernya sendiri, seperti yang jadi pilihan banyumurti.net ini: Gado-Gado Bonbin. Menjual gado-gado sejak tahun 1960 membuktikan bahwa salah satu ikon kuliner Jakarta ini menyajikan gado-gado yang berbeda di tempat lain. Bisa kita rasakan khususnya di bumbu kacangnya yang halus dan bercita rasa manis dan segar. Walaupun harganya relatif lebih mahal dibanding gado-gado yang dijual di tempat lain di kota ini, tapi Gado-Gado Bonbin ini tidak pernah kehilangan pelanggannya.

30. Banten

Ketika berkunjung ke kota Serang, ibukota provinsi Banten, saya melihat banyak sekali penjual Sate Bandeng yang menjajakan dagangannya di pinggir Jalan, khususnya dekat gerbang tol. Ternyata sate bandeng memang menjadi oleh-oleh kuliner khas dari kota ini. Dan saya diajak untuk menikmati salah satu penjual sate bandung nomor satu di kota ini, sekaligus menjadi kuliner pilihan banyumurti.net dari provinsi Banten, Sate Bandeng Langganan Anda. Sepintas mirip dengan sate lilit dari Bali, tapi dengan ukuran lebih besar. Semburat rasa manis dari olahan daging bandeng ini memang bikin saya terbuai, tinggal bubuhi sambal akan jadi sajian yang sempurna.

Itulah 30 kuliner pilihan banyumurti.net dari 30 provinsi di nusantara ini. Mungkin ada yang tidak sependapat, atau ada yang menemukan kuliner yang lebih baik dibanding yang tertulis di atas? Silakan tuliskan di komentar bawah ini, karena selera adalah hak pribadi yang tidak boleh dipersalahkan :)


Baca Selengkapnya...

Thursday, May 7, 2015

Kuliner Balikpapan - Kepala Ikan Bang Jhony


Wisata Kuliner Indonesia #371
Kuliner Balikpapan
KEPALA IKAN BANG JHONY
Jl. MT Haryono No. 134, Balikpapan
Telp: 0813 46626841 - 0813 49572824


Setiap kali ke Balikpapan, saya selalu berburu hidangan kepiting baik di RM Kenari atau RM Dandito. Tetapi malam itu kawan saya, Istia Budi, membawa saya untuk menikmati Kepala Ikan. "Yang ini beda mas, gak ada di tempat lain", begitu ujarnya. Penasaran dengan "promosi"nya saya pun mengiyakan begitu saya diajak makan malam ke sebuah rumah makan yang menghadirkan aneka menu berbahan dasar kepala ikan kakap. Nama tempatnya Kepala Ikan Bang Jony. Ada beberapa sajian kepala ikan yang tersedia di tempat ini: Gulai Kepala Ikan, Sup Kepala Ikan, Asam Pedas Kepala Ikan dan Kepala Ikan Bakar Rica. Asam Pedas Kepala Ikan jadi pilihan kami. Kepala kakap ikan yang segar diolah dengan racikan aneka rempah menghasilkan sajian kepala kakap yang luar biasa. Buat saya, this is the best kepala kakap yang pernah saya nikmati! Pedesnya gigit walau gak sampe bikin nangis, dan yang juara rasa asamnya yang sueeegerrr bener, potongan nanas mewarnai tampilan dan juga cita rasa dari menu kepala kakap ini. Kuah asam pedas yang diguyurkan ke nasi hangat membuat makan malam di Balikpapan ini terasa sempurna: menyenangkan dan mengenyangkan.

Sebenarnya Asam Pedas Kepala Ikan ini disajikan dengan tiga macam sambal yaitu sambal tomat, sambal kecap dan sambal mangga. Tapi saya tidak menyentuh sama sekali ketiga sambal itu karena indera perasa ini sudah cukup terbius dengan kompleksitas rasa yang disuguhkan oleh menu ini. Menurut saya, bagian yang paling nikmat dari kepala kakap ini adalah yang teksturnya menyerupai kikil sapi, kenyal-kenyal gitu. Eh ada satu lagi, mata. Iya mata ikan adalah bagian kepala kakap favorit saya, apalagi dengan balutan bumbu yang lezat seperti ini, karena cara untuk menikmatinya adalah dengan disedot, sehingga isi mata berbarengan dengan kuah asam pedas ini berbarungan masuk ke rongga mulut kita dan seketika itu juga memberikan persembahan kelezatan bagi sang indera pengecap. Dan bagian-bagian itu tidak bisa kita nikmati secara paripurna jika kepala kakap yang disajikan sebagai bahan dasar tidak segar, seperti yang tersaji di Kepala Ikan Bang Jhony ini. Satu porsi kepala kakap yang beratnya sekitar 1 kilogram ini dapat ditebus dengan harga Rp. 150.000,-, cukup mahal memang tapi satu porsinya bisa dinikmati sampai tiga orang.

Jadi ternyata Balikpapan tidak cuma kepitingnya saja yang aduhai, tapi hidangan kepala ikan ini juga sangat layak untuk direkomendasikan. Penasaran ingin coba menu lainnya khususnya Gulai Kepala Ikan. Semoga ada kesempatan untuk kembali berkunjung kesini.

Baca Selengkapnya...

Saturday, May 2, 2015

Kuliner Balikpapan - Kepiting Saus Spesial Dandito


Wisata Kuliner Indonesia #370
Kuliner Balikpapan
KEPITING DANDITO
Jl. Marsma Iswahyudi No. 71, Gn Bakaran - Balikpapan
Telp: 0542-764367, 0811532368


Buat saya, salah satu aktivitas wajib jika berkunjung ke Balikpapan adalah menikmati sajian kepiting. Ya, Balikpapan adalah salah satu kota di Indonesia yang terkenal dengan olahan kepitingnya. Selain RM Kenari, Salah satu tempat yang juga terkenal dengan aneka menu berbahan dasar kepitingnya, serta selalu ramai adalah Rumah Makan Dandito yang berlokasi tidak terlalu jauh dari Bandara. Ada tiga jenis kepiting yang bisa kita pilih disini: Kepiting Jantan/Super, Kepiting Betina/Telur dan Kepiting Soka. Kepiting Jantan memberikan kepuasan makan kepiting sejati karena memiliki bagian tubuh yang besar, yang berarti menyediakan porsi daging yang lebih banyak. Kepiting Betina lebih kecil dari kepiting jantan tapi memberi bonus telur di badannya, sedangkan Kepiting Soka memiliki keistimewaan dengan cangkangnya yang lunak sehingga bisa ikut dimakan. Setelah memilih jenis kepitingnya, maka berikutnya adalah memilih jenis olahannya. Salah satu jenis olahan yang menjadi signature di RM Dandito adalah Saus Spesial Dandito. Saus ini menyuguhkan rasa manis dan asam yang ditimpali dengan cubitan sedikit rasa pedas, dan yang bikin spesial adalah komposisi rasa yang dihasilkan memang bisa memenuhi rongga mulut kita dengan cita rasa yang aduhai. Daging kepiting yang putih dan lembut langsung berubah menjadi garang dan menantang begitu tersentuh saos spesial Dandito ini. Bahkan ketika santapan sudah habis, sulit untuk menahan godaan untuk tidak menjilati setiap jemari yang masih menyisakan saus ini. Acungan jempol saya berikan buat sang kreator Saus Spesial Dandito.

Buat saya, ada satu lagi pilihan saus yang juga perlu dipoedjiken: Saus Lada Hitam. Pedasnya si lada hitam langsung nonjok begitu bertemu si indera pengecap. Seberkas rasa manis dan cita rasa gurih juga turut hadir di saos ini. Membongkar cangkang kepiting yang cukup sulit terasa sebanding ketika daging kepiting yang "tercemari" dengan saus lada hitam ini bersentuhan dengan indera pengecap kita. "Seuhah" pun menjadi bagian dari proses menikmati kepiting saus lada hitam persembahan dari Kepiting Dandito ini.

Di daftar menu yang diberikan oleh sang pramuwisma kita bisa lihat ada dua kategori olahan Kepiting Dandito ini: pedas dan tidak pedas. Untuk yang pedas hanya tersedia dua opsi yaitu Saus Spesial Dandito dan Saos Lada Hitam, sementara yang tidak pedas ada beberapa opsi yang bisa kita pilih yaitu Saos Asam Manis, Saos Tiram, Rebus/Stim dan Goreng Bawang Putih. Diantara empat pilihan olahan non pedas tersebut, hanya ada satu yang dikasih jempol di menunya sebagai tanda menu yang direkmoendasikan di Rumah makan ini, yaitu Kepiting Goreng Bawang Putih. Rasa natural dari daging kepiting yang hanya digoreng dan disajikan dengan butiran bawang putih ini direkomendasikan bagi yang ingin menikmati gurih dan segarnya kepiting yang disajikan di sini. Sayang sambal yang turut disajikan bersama kepiting ini kurang yahud, tapi tenang kita masih bisa cocol daging kepitingnya dengan saus spesial dan lada hitam di atas kan :)

Satu menu yang jarang ditemukan di tempat lain adalah Kepiting Soka. Dengan cangkangnya yang lunak, kepiting ini hanya bisa disajikan dengan digoreng tepung terlebih dahulu, kemudian disajikan dengan saus spesial dandito atau saus lada hitam sesuai pilihan kita. Buat yang tidak mau repot membongkar cangkang kepiting untuk dapat menikmati daging kepiting, kepiting soka ini adalah pilihan yang tepat. Kita hanya tinggal mengguyurnya dengan saus pilihan kita dan langsung dapat disantap. Tapi bagi saya pribadi, kenikmatan makan kepiting itu justru pada perjuangan membuka cangkangnya dan menemukan "harta karun" di dalamnya. Jadi ketika menyantap kepiting soka ini, sensasi itu tidak didapatkan dan juga cita rasa kepitingnya sudah agak berkurang karena bumbu tepungnya. Walau begitu, menu yang satu ini menjadi andalan di Kepiting Dandito dan peminatnya sangat banyak.

Untuk menikmati Kepiting Dandito, saya sarankan jangan sendirian karena satu porsi kepiting yang disajikan tidak akan muat untuk perut satu orang, kecuali kapasitasnya memang di atas rata-rata. Paling tidak satu menu ini dapat dihabiskan oleh 2-3 orang. Untuk harga ditentukan dari pilihan kepiting yang kita santap, untuk satu porsi Kepiting Jantan/Super kita harus merogoh kocek sebesar Rp. 185.000,-, Kepiting Betina Rp. 195.000 dan Kepiting Soka Rp 165.000 (belum termasuk pajak 10% yah). Kita juga bisa bawa kepiting ini sebagai oleh-oleh loh, tinggal pesan langsung atau bisa lewat telepon saja untuk menu kepiting yang kita inginkan dan bilang akan diambil kapan, RM Dandito akan menyiapkan pesanan kita dalam kemasan kotak praktis yang sudah siap bawa. Enaknya lagi, jika dari Kota Balikpapan, Kepiting Dandito ini berada dalam jalur arah ke bandara, jadi tidak sulit untuk mengambilnya. Bahkan untuk memenuhi pesanan take away ini, mereka sudah siap buka sejak jam 6 pagi! Jadi bagikanlah sensasi menikmati kepiting Dandito untuk keluarga tercinta di rumah.

Kira-kira kamu sukanya kepiting yang mana?

Peta/Alamat Kepiting Dandito:


Baca Selengkapnya...

Sunday, April 26, 2015

Kuliner Bandung - Es Durian Pak Aip


Wisata Kuliner Indonesia #369
Kuliner Bandung
Es Durian Pak Aip
Jl. Tubagus Ismail No. 5 - Bandung
Telp: 022 - 2512626 / 085221403120


Alkisah, di tahun 90an ada sebuah kantin berbentuk foodcourt yang terkenal yang berada di ruas Jl Tubagus Ismail Bandung, namanya Kantin Sakinah. Para mahasiswa yang kampusnya berada  tidak jauh dari jalan tersebut seperti ITB dan UNPAD, pasti mengenal kantin ini. Beberapa penjaja makanan ada di kantin ini seperti mie ayam, es buah, siomay dan lain-lain. Tapi ada dua jajanan yang paling banyak diburu di Kantin Sakinah ini: Mie Ayam dan Es Duren, hingga nama kantin ini pun melekat pada dua jajanan ini: Mie Ayam Sakinah dan Es Duren Sakinah. Orang harus sabar menunggu jika memesan dua jajanan ini karena cukup banyaknya antrian pesanan. Tampaknya hanya di tempat inilah kita bisa menyantap mie ayam sekaligus dengan dessert es duren. Tapi entah sejak kapan, sang penjaja es duren tidak lagi bergabung dengan Kantin Sakinah, dia pindah ke sebuah ruko di ruas jalan Tubagus Ismail Raya, hanya sekitar 50 meter dari tempat asalnya. Es Durian Pak Aip, itulah "branding" baru dari es duren ini, mengambil nama sang empunya.

Beberapa butir duren utuh dengan bijinya di sajikan dengan es serut dan susu kental manis dan gula putih, inilah menu Es Durian Original dari Es Durian Pak Aip. Olahan sederhana inilah yang sejak di kantin Sakinah bisa kita temukan. Mungkin terlihat biasa, tapi keterampilan Pak Aip dalam memilih bahan baku utama, alias duriannya yang membuat Es Durian di tempat ini istimewa. Duriannya legit dan nonjok, bener-bener duren pilihan. Es Durian Pak Aip ini memang berbeda dengan sajian es/sop duren yang terkenal di kota lainnya seperti Es Durian Ganti Nan Lamo dari Padang atau Sop Duren Lodaya di Bogor dimana durian diolah terlebih dahulu menjadi "saus" yang dihidangkan dengan es, sedangkan di sini durian disajikan utuh. Selain Es Durian Original, sekarang kita juga bisa menemukan varian lainnya di tempat ini seperti Originally Soup Durian yang pake santan, Browny Sugar dengan gula merah, Strawberry crush dengan tambahan es krim strawberry, Double chocolate yang ikut menghadirkan es krim cokelat dan susu kental manis cokelat dan masih banyak menu es durian lainnya. Harga satu porsi Es Duren Original adalah Rp. 24.000,-, sedangkan menu lainnya berkisar antara Rp. 24-27ribu.

Berjualan Es Duren sejak 1987, Pak Aip bisa dikatakan sebagai pelopor Es Durian di Bandung. Ya memang pada saat itu mungkin hanya Pak Aip yang menjual jenis kuliner ini. Fakta yang menarik adalah sejak ditinggal Pak Aip, tempatnya di Kantin Sakinah diisi oleh pedagang es durian lainnya. Tapi "kualitas" es durian yang disajikan masih kalah dengan es durian Pak Aip. Sebaliknya, kedai Es Durian Pak Aip juga menyajikan Mie Ayam sebagi ganti "partner"nya di Kantin Sakinah, dan sama, rasa mie ayam di kedai Pak Aip ini masih kalah jika dibandingkan dengan Mie Ayam Sakinah. Karena lebih dikenal dengan Es Durian Sakinah, maka sekarang Es Durian Pak Aip juga memasang "embel-embel" Sakinah di belakangnya, mungkin dengan tujuan agar para pelanggannya tidak tertukar dengan penjaja es duren lainnya. Saat ini Pak Aip sudah membuka banyak cabang kedai es durennya di beberapa titik di kota Bandung seperti di Jl Merdeka, Plaza IBCC (Jl Ahmad Yani), Jl Setiabudi, Kebonjati dan sebagainya. Bahkan sudah dapat ditemukan di Jakarta yaitu di Mal Taman Anggrek dan Mal Kelapa Gading. Jadi buat kamu penggemar durian, bookmark halaman ini agar tahu kemana harus pergi jika harus berburu kuliner duren di Bandung :)

Peta Alamat Es Durian Pak Aip:



Baca Selengkapnya...