Sunday, July 5, 2009

Kuliner 99 - Gepuk Karuhun & Ikan Balita, Bogor

Gepuk & Ikan Balita KARUHUN
Tradisional Khas Bogor
Jl. Sukasari No. 12 A Bogor 16142
Telp: 0251 8375444
www.karuhun-balita.com

Mau cari oleh-oleh dari Bogor?. Nah, sekarang ada oleh-oleh yang cukup banyak dicari orang dari kota Hujan ini, Gepuk Karuhun dan Ikan Balita. Gepuk adalah olahan dari daging sapi yang digoreng atau sering juga disebut empal. Gepuk Karuhun diolah berdasarkan resep warisan keluarga. Oleh karenanya dinamakan karuhun yang dalam bahasa sunda artinya “leluhur”. Bumbu yang meresap hingga ke dalam daging ditambah dengan taburan bumbu dan bawang goreng plus sambal yang mantap memang membuat makanan ini banyak diburu pelancong yang mengunjungi Bogor. Dijual dalam box besar ukuran 10 potong dan box kecil ukuran 5 potong, gepuk karuhun ini dapat tahan selama 3 hari dalam suhu kamar dan 1 minggu jika masuk kulkas. Bila perlu dapat dipanaskan dalam microwave atau magic jar. Harga: Rp 80.000 (besar) dan Rp. 42.500 (kecil)


Lain lagi dengan ikan balita, ikan mas kecil-kecil yang digoreng garing sehingga gurih dan renyah. Ikan ini bisa disantap sebagai lauk pauk atau camilan. Ingat coretan tentang Nasi Jambal Ikan Balita di de'Leuit kan? Ikan Balita juga dikemas dalam 2 ukuran box yaitu ukuran besar (200gr) dan ukuran kecil (125gr). Ikan Balita bisa tahan selama 1 bulan asalkan dimasukkan dalam tempat kedap udara. Harga: Rp.55.000 (besar) dan Rp.32.500 (kecil)

Nah, buat yang mau cari oleh-oleh dari bogor selain talas Bogor, asinan dan roti unyil, mungkin gepuk dan ikan balita ini bisa jadi alternatif. Lokasi outletnya ada di jl. Sukasari, daerah Jl. Pajajaran ke arah tajur. Yang udah nyoba dijamin ketagihan deh... :)

Kuliner Bogor lainnya:
Baca Selengkapnya...

Friday, July 3, 2009

Kuliner 98 - Lontong Sayur Metro, Bandung

Lontong Sayur Metro
Metro, Margahayu Raya - Bandung


Lontong Sayur Solo
yang satu ini emang luar biasa. Jangan membayangkan rasa lontong sayurnya Padang, kuliner ini benar-benar "Jawa". lebih mirip lontong cap gomeh. Dengan kuah santan yang gurih, sepotong daging ayam yang nyesss, dan sambal goreng kentang yang "berbeda", lonsay ini emang sangat teramat pantas direkomendasikan. Bumbu daging ayamnya begitu legit sampai ke daging bagian dalam, kayanya masaknya benar-benar mantap deh. Sambal goreng kentangnya pun beda, tidak dipotong kotak-kotak seperti pada umumnya, kentangnya dipotong tipis memanjang sehingga bumbunya benar-benar menyelimuti kentang ini. Dan satu lagi yang khas adalah taburan bubuk koya yang memperkaya rasa lonsay ini yang dasarnya sudah "kaya". Dan semua itu cukup ditebus dengan harga 9000 rupiah saja unutk yang special dan 7500 rupiah untuk yang biasa (tanpa telur rebus dan sambal goreng kentang)


Yang perlu dicoba satu lagi ditempat ini adalah Lontong Opor. Dengan kuah yang berbeda dengan lontong sayur, menu ini juga tidak kalah enaknya. Rasa daging ayam yang lembut dan legit menjadi andalan dari lontong opor ini, ditimpali dengan kuah yang segar dan lontong yang lembut. Juara dah.... Harganya juga sama dengan Lonsay yaitu 9000 rupiah untuk yang special dan 7500 untuk yang biasa.

Kuliner Bandung yang satu ini saya datangi karena saran dari seorang pengunjung blog ini pada posting tentang Tahu Tauhid Lembang. Dan karena dekat dengan rumah orang tua saya di Bandung, begitu ada kesempatan langsung saya meluncur kesana. Dan rekomendasinya memang nggak salah, bakal ketagihan nih saya ama tempat makan yang satu ini. Lontong Sayur ini berada di deretan penjaja makanan tenda di kawasan Metro Margahayu Raya, tepatnya di depan Foto Metro/FUJI Film atau seberang KFC Metro. Tempat makan yang brandnya malah Soto Kwali ini, buka dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam, sehingga bisa kita kunjungi kapan saja, breakfast, lunch or dinner. Dan yang jelas, kenikmatan sejati tanpa menguras kantong hehehehe....

Kuliner Bandung lainnya:
Baca Selengkapnya...

Sunday, June 14, 2009

Kuliner 97 - Sop Buah Pak Ewok, Bogor

Sop Buah Pak Ewok
Jl. Bukit Tunggul No.5 - Bogor


Sudah baca coretan saya tentang sop buah di RM. Andalas - Bandung? Ngomongin sop buah tidak akan lepas dari brand Sop Buah Pak Ewok. Sop buah pak Ewok cukup legendaris di tataran kota kembang Bandung. Menjajakan dagangannya khas kaki lima di Jl. Cimandiri (belakang Gedung Sate), kuliner Bandung yang satu ini tidak pernah sepi akan pengunjung apalagi di siang hari atau saat menjelang berbuka di bulan Ramadhan. Kesuksesan ini tentunya dilirik pengusaha kuliner Bogor untuk membawa kuliner segar ini ke Kota Hujan. Bermula dari jualan di pinggir Jalan di kawasan Taman Kencana, saat ini Sop Buah Pak Ewok di kota Bogor sudah menempati bangunan semi permanen dari bambu masih di kawasan Taman Kencana, tepatnya di Jl. Bukit Tunggul. Sop buah yang satu ini memang mantap, beragam potongan buah, sebut saja anggur, pear, apel, konyal, jambu batu, melon, strawberry, mangga, jeruk dan sebagainya, tersaji dalam mangkuk disertai kuah air kelapa yang sudah diberi susu atau jeruk, sesuai pesanan. Plus potongan es batu yang menegaskan kesegaran dari menu ini. Semua itu bisa ditebus dengan harga Rp. 7000/mangkuk. Dan kalau lagi musimnya silakan mencoba sop buah duren dengan cita rasa yang lebih kaya lagi tentunya.


Bedanya tempat makan ini dengan aslinya yang di Bandung, adalah banyaknya pilihan makanan lainnya sebagai rekan sop buah ini. Berbagai makanan baik yang berat maupun ringan bisa kita nikmati di sini. Coba saja Pempeknya, hidangan khas palembang ini tersaji dua jenis, kapal selam dan lenjer. Walaupun rasanya tidak terlalu kuat, tapi saya jutru senang menu yang satu ini. Dagingnya lembut, tidak liat, serta kuahnya yang encer malah membuat saya merasa puas menyantapnya. Harga: Rp. 10.000,-


Anda juga bisa mencoba Siomay Specialnya. Satu paket kita bisa memilih siomay, baso tahu, kentang, paria, otak-otak, kol dan telur rebus. Rasanya standar sih ya, tapi lumayan buat ganjel-ganjel perut. Lagian harganya relatif murah koq, cuma 8000 perak doang.



Selain itu dimsum juga tersedia tempat makan ini, walau hanya Siomay Udang/Ayam, Pangsit Udang Goreng dan Bakpao Ayam. Waktu itu saya hanya mencoba siomaynya saja. Rasanya enak walaupun tidak terlalu istimewa, sangat cukup untuk menemani kesegaran sop buahnya. Harga Rp. 12.500/porsi


Buat yang pengen seger-seger tapi bosan dengan sop buah silakan coba Es Jeruk Mangga. Potongan buah mangga yang manis dalam segelas air jeruk dingin.... hmmmm.... pas banget buat yang tenggorokannya kering hehehe. Seger abissss... Harga: Rp.6000

Buat menu lain, tinggal klik saja gambar menu diatas. Jadi tunggu apa lagi, siang-siang panas-panas paling mantap dateng ke tempat ini, menyeruput semangkuk sop buah sambil menikmati semilir angin kota hujan.



Kuliner Bogor lainnya:

Baca Selengkapnya...

Wednesday, May 20, 2009

Kuliner 96 - DimSum Kampoeng, Bogor

DimSum Kampoeng
Jl. Pajajaran No. 43B, Bogor
Telp: 0251 9378143

Bisnis kuliner emang gak ada matinya, tempat makan dari berbagai kelas muncul di berbagai sudut kota, tak terkecuali kota Hujan. Nah ada satu tempat makan baru di kota Bogor ini yang cukup unik dan menggelitik, namanya DimSum Kampoeng. Dimsum, kata Wikipedia berasal dari bahasa Kantonis yang artinya "makanan kecil", memang salah satu kuliner favorit istri saya. Nah, kebetulan saya dapat info dari email bahwa di Bogor ada tempat makan dimsum yang baru buka di bulan April 2009, langsunglah kita meluncur kesana. Apa istimewanya tempat baru ini? Berikut beberapa menu yang sempat saya cicipi dan keterangan yang tercantum pada daftar menunya.

Siomai, dalam bahasa mandarin, makanan ini disebut dengan shaomai, sementara dalam bahasa Kanton disebut siu maai. Siomai dibungkus oleh kulit yang tipis dari tepung terigu, dengan isi dibuat dari udang, tenggiri dan jamur, di atasnya diberi hiasan parutan wortel. Makanan ini konon berasal dari Mongolia Dalam. Rasanya? mantap, anak saya sampe makan terus gak brenti-brenti, apalagi ditimpali dengan saos asam manis sebagai saos pendampingnya membuat indera pengecap kita lupa daratan :) Harga: Rp. 11.000/porsi

Hakaw, elemen yang tidak bisa terlewatkan dari jajaran dimsum. Cacahan udang yang dibungkus dengan kulit yang terbuat dari tepung tangmien (terigu) dan tepung tapioka serta diolesi Garlic oil. Dan tak lupa dicocol saos khas dimsum dari nanas dan tomat, seluruuupppp.... Harga: Rp.11.000/porsi

Sui-Kiauw, masih berbahan dasar udang tapi yang ini kulitnya lebih tipis dan dagingnya lebih tebal. Tetap didampingi oleh saos andalan yang selangit rasanya. Harga: Rp. 11.000/porsi


DimSum Kombinasi, buat yang pengen nyobain semuanya pesen aja menu yang satu ini. Satu siomai, satu hakaw, satu Sui-Kiauw dan satu Lumpia. Bukan lumpia semarang loh, tapi lumpia berisi udang cincang, dibungkus dengan kulit tahu. Kelezatan empat jenis dimsum ini tampak begitu kaya dalam sajian yang satu ini. Harga: Rp. 13.000,-



Dimsum Bakar, nah ini andalan tempat makan ini. Berbeda emang dengan yang lain, dan curiganya hanya tempat ini yang menyediakan menu ini di Indonesia. Empat buah dimsum disajikan di atas hot plate dengan diguyur saus barbeque serta didampingi tiga jenis saus: barbeque, asam manis dan mayonaise. Enak tapi citarasa dimsumnya menurut saya hilang terbungkus oleh kuatnya rasa barbeque. Buat yang bener2 pengen merasakan cita rasa dimsum asli mungkin akan kecewa dengan sajian ini, tapi buat yang butuh sesuatu yang berbeda dari sajian dimsum yang begitu-begitu saja, mungkin ini dapat menjadi alternatif. Harga: Rp.13.000,-

Es Pala, buat minumnya jangan lewatkan minuman khas kota Bogor ini. Sari pala yang segar memang benar-benar melegakan tenggorokan kita, ditambah dengan irisan-irisan buah pala yang dapat menjadi pencuci mulut yang unik. Harga: Rp. 5000,-

Banyak juga pilihan menu non dimsum yang dapat dipesan di tempat ini. Sebut saja mie kocok, nasi timbel, ayam goreng/bakar dan lain-lain. Nah buat yang kebetulan lagi di Bogor bisa cari tempat ini, di seberang plaza pangrango (internusa) tepat dibelakang rumah makan sunda Pondok Bambu Kuring. Walaupun bangunannya sederhana tapi rasa yang disajikan di tempat makan ini sangat "berkecukupan" :)

Kuliner kota Bogor lainnya:

Baca Selengkapnya...

Tuesday, May 12, 2009

Kuliner 95 - Kampung Amplang, Samarinda

Kampung Amplang
Jl. Pangeran Antasari No. 10 Samarinda
Telp: (0541)7770135

Pulang dari Samarinda, bawa oleh-oleh apa ya? Salah satu yang banyak dibawa orang adalah Amplang, terutama Amplang Kuku Macan. Termasuk saya yang selalu membawa makanan ini untuk dibawa pulang ke rumah. Camilan sejenis kerupuk ini memang berbeda dengan "kerupuk-kerupuk" lainnya. Bentuknya yang khas (seperti kuku macan), dengan rasa ikan yang gurih serta ukurannya yang sekali suap memang membuat amplang kuku macan banyak diburu orang.


Pada kesempatan ini saya berhasil bertemu dengan salah satu pemilik usaha amplang kuku macan ini di Samarinda, namanya mas Taufik. Saya dibawa ke outlet penjualannya yang terletak di Jl. Pangeran Antasari, namanya Kampung Amplang. Beragam oleh-oleh khas Samarinda tersedia di toko ini, dan tentu saja yang paling banyak dijual adalah Amplang Kuku Macan yang tersedia dengan bermacam-macam harga, tergantung ukuran serta kualitas. Dari yang termurah Rp.9000 sampai Rp.25000

Selain amplang, Kampung Amplang ini juga menyediakan berbagai penganan oleh-oleh lainnya yang mayoritas berbahan baku ikan, baik yang berupa produksi sendiri maupun produksi para pelaku usaha makanan lainnya dari Kalimantan Timur. Jadi kalo ke Samarinda, jangan lupa bawa oleh-oleh ya...

Kuliner di Kota Samarinda:


Baca Selengkapnya...

Monday, May 11, 2009

Kuliner 94 - Tahu Tauhid Lembang, Bandung

Tahu Tauhid
Jl. Cijeruk 113 Lembang
Jl. Sesko-AU No.20 Lembang
Telp.: 022-2784749

Tahu buatan kota Bandung emang beda. Kelembutan, kekenyalan,rasanya dan yang penting harganya sulit ditemukan tandingannya, terutama di Kota Bogor. Tidak heran setiap pulang dari Bandung, salah satu pilihan oleh-oleh untuk mertua adalah tahu bandung langganan ibu saya yang pedagangnya rajin menyambangi rumah ortu saya dengan sepeda motor. Nah, ibu saya sempet bilang kalo mau lebih enak lagi cobain Tahu Tauhid yang bisa dibeli di Lembang (jauh aja sih dari rumah). Akhirnya dapet juga kesempatan buat jalan ke Lembang sekaligus mampir untuk belanja Tahu Tauhid ini.


Masuk ke tokonya, terdapat beberapa kios. Ada restonya, ada yang jual oleh-oleh khas bandung, ada yang jual makanan juga lotek etc, dan akhirnya saya menemukan satu kios yang jualan tahu. Tadinya sempet ragu, apa bener ini tempat tahu yang legendaris ini? Koq sepi? Pertanyaan saya terjawab ketika saya masih memilih paket yang akan dibeli; ibu-ibu, bapak-bapak=, remaja dan sebagainya silih berganti langsung memesan tahu sementara saya masih bengong hehehe. Tahu Tauhid yang masih mentah ini dijual dalam berbagai paket (klik gambar menu diatas supaya lebih jelas), mulai dari yang isi 10 biji dengan harga 5000perak sampai tahu box besar isi 50biji dengan harga Rp.27.500 aja.


Sampe rumah langsung istri saya dengan sigap menggoreng tahu ini dan tentunya menyiapkan sambal kecap rawit dan tomat kesukaan saya. Ketika dicoba, ternyata memang terasa bedanya tahu tauhid ini, teksturnya yang lembut dan tingkat keasinannya pas banget. Dan ini juga dirasakan sama oleh semua penghuni kediaman kami di Bogor, pantes ya orang ketagihan hehehe. Dan paket 50 biji tahu yang saya bawa segera menghilang dalam hitungan 3-4 hari, ludes tak bersisa.


So, buat yang lagi maen ke Bandung atawa ke Lembang, bisa mampir ke Tahu Tauhid. Saya waktu itu mampir ke toko yang di jalan Sesko AU, jadi kalo dari arah lembang mau balik ke Bandung, setelah Pasar Lembang, ketemu perempatan masih lurus terus (kalo balik ke Bandung belok kanan), kira-kira 50m dari situ di sebelah kanan jalan tampak plang toko Tahu Tauhid. Katanya sih denger-denger sekarang sudah bisa delivery, tapi saya juga belum coba tuh. Selamat bertahu ria.....

Kuliner Kota Bandung lainnya:

Baca Selengkapnya...

Friday, April 24, 2009

Kuliner 93 - Kepiting RM Kenari, Samarinda

Rumah Makan KENARI
Jl. Jend. Sudirman No.6 Samarinda
Telp.: (0541)742374


Kepiting selalu menjadi makanan favorit saya. Kerepotan untuk membongkar kulit kerasnya tidak sebanding dengan kenikmatan setelah mengecap dagingnya. Salah satu tempat makan kepiting yang sering saya dengar dan banyak dibahas di milis kuliner sehingga bikin penasaran adalah Kepiting di RM Kenari yang berada di Tarakan, Balikpapan dan Samarinda. Akhirnya, kesampaian juga saya mengunjungi Rumah Makan Kenari Cab. Samarinda. Segera berbagai rasa kepiting saya coba untuk membuktikan kehebatan kepiting ini. Rombongan satu meja saya memesan dua jenis kepiting: Saos Lada Hitam dan Saos Asam Manis. Dan ternyata....


Gillaaaa, the best crab i've ever eat. Endang Sukamti, enak banget.... Satu-satunya yang bisa menyaingi adalah Kepiting yang pernah saya makan di Singapura. Kepiting Saos Lada Hitamnya nendang, kerasa banget lada hitamnya, sampe-sampe kuahnya pengen saya seruput hehehe. Kepiting Asam Manisnya juga asik, kuah kental asam manisnya bener-bener asem manis. Dan semua itu ditimpali dengan daging kepiting yang terasa benar-benar fresh, manis dan kenyal. te-o-pe be-ge-te pokoknya dah. Must must must try... Satu porsi kepiting saos special harus ditebus dengan harga Rp.110.000. Mahal? Nanti dulu, satu porsi ini cukup untuk makan 2 orang, bahkan 3 orang. Kalo dibandingkan dengan harga satu porsi kepiting di kaki lima di Jakarta yang berkisar 50-70rb untuk satu orang, tentunya tidak terlalu mahal kan?

Udang Saos Inggris, nah selain kepiting, aneka sea food olahan juga tersedia di Rumah Makan ini. Udang, cumi dan aneka ikan (trekulu, nila, bawal dll) bisa dicoba dengan berbagai olahan masakan. Kami coba memesan Udang Saos Inggris dan ternyata yummi abis. Walaupun tidak sespektakuler kepitingnya, menu yang satu ini bisa saya beri dua acungan jempol. Daging udangnya yang gemuk-gemuk membuat usaha kita dalam membongkar kulitnya terasa menjadi tidak berarti. Harga: Rp. 55.000/porsi

Aneka juice dan minuman lainnya juga tersedia disini, tapi paling pas memang memesan Kelapa Muda yang dihadirkan utuh di meja kita, dilengkapi dengan Sirup cocopandan yang bisa kita tuang sesuai selera.
Fiuhhh, ini kali kedua saya ke Samarinda dan pengalaman kuliner yang dahsyat langsung menyambut saya di malam pertama kunjungan kali ini. Alhamdulillah.....

Kuliner Kota Samarinda lainnya:
Baca Selengkapnya...

Monday, April 20, 2009

Kuliner 92 - Oleh-oleh Banjarmasin

Rumah Makan CENDRAWASIH
Jl. Pangeran Samudera No. 65/24
Telp. 0511-4364230

Setelah makan enak di Banjarmasin, saatnya untuk membagi "keindahan" kuliner ibukota Kalimantan Selatan ini dengan keluarga di rumah. Ternyata untuk membeli oleh-oleh makanan di Banjarmasin saya kembali berkunjung ke RM Cendrawasih, tempat pertama kali saya menikmati kuliner di kota ini. Selain menyajikan makanan khas Banjar yang sangat lezat, di bagian depan rumah makan ini juga dijajakan berbagai penganan yang siap untuk dibawa pulang, baik produksi rumah makan ini ataupun produksi pengusaha lainnya dari kota Banjarmasin, bahkan kota-kota lainnya di Kalimantan, seperti Balikpapan dan Samarinda. Tapi sayang saya hanya bisa membeli sedikit, tapi paling tidak ada yang bisa dicoret disini :)


Ikan Saluang Goreng, inilah ikan khas Banjarmasin yang banyak penggemarnya. Dengan ukuran mungil, ikan ini sangat renyah kalo sudah digoreng. Sangat enak buat dijadikan lauk ataupun dijadikan cemilan. Hampir mirip dengan Ikan Balita punyanya Bogor, tapi ikan saluang ini lebih kecil. Untuk kemasan 250gr, ikan saluang ini dijual dengan harga Rp. 30rb.


Amplang, ini adalah sejenis kerupuk kecil bulat yang terbuat dari ikan pipih. Amplang juga terkenal sebagai oleh-oleh dari kota Samarinda, tapi yang dari Samarinda biasanya berbentuk sabit atau terkenal dengan istilah kuku macan. Amplang Banjarmasin juga memiliki kelebihan dengan adanya taburan bawang goreng yang membuat amplang ini lebih harum. Dijual dalam berbagai kemasan, yang kecil 9rb dan yang besar 18rb.


Enaknya, kalo belanja oleh-oleh di RM Cendrawasih, makanan kita dikemas dalam sebuah tas anyaman bambu sehingga mudah untuk dibawa. Selain itu, tasnya juga bisa dijadikan oleh-oleh tambahan hehehe... Jalan-jalan ke Banjarmasin yukksss...

Kuliner di Kota Banjarmasin lainnya:


Baca Selengkapnya...

Sunday, April 19, 2009

Kuliner 91 - Itik Panggang dan Soto Banjar, Banjarmasin

Depot Madezo 3
Jl. Gatot Subroto No. 4, Banjarmasin
Telp: 0511-3261789

Ada satu kuliner yang sempat terlewat pada kunjungan pertama saya ke Banjarmasin di tahun 2008, Itik Panggang. Banyak tempat makan di kawasan kota Seribu sungai ini yang menjajakan masakan ini, sebenarnya apa bedanya sih itik ini dengan bebek yang juga banyak menjadi bahan utama berbagai menu di Pulau Jawa? Menurut orang sana sih gak ada bedanya, alias itik = bebek. Tapi tulisan Om Bondan Winarno di kompas.com sedikit menerangkan bahwa yang digunakan di Banjarmasin adalah itik alabio yang berbeda dari jenis bebek yang biasa kita dapati di Jawa. Lalu apa istimewanya itik panggang ini?

Potongan yang disajikan pada itik panggang tidak seperti menu-menu bebek yang biasa kita temui. Dagingnya disajikan dalam potongan-potongan kecil jadi tidak ketauan lagi apakah ini bagian paha atau dada atau lainnya. Kemudian daging itik ini diramu dalam olahan bumbu kecap dan dibakar di atas arang, disajikan dengan sambal khas yang luar biasa manissss. Memang banyak sekali masakan khas banjar yang kuat rasa manisnya, termasuk sambalnya. Di luar rasa manis sambalnya, itik panggang ini saya kasih acungan dua jempol, selain dasarnya emang saya suka berbagai masakan olahan daging bebek, itik panggang ini emang punya cita rasa berbeda dengan bumbu yang meresap sampai ke dagingnya. Kudu dicoba dah... Harga: Rp. 17.000/porsi

Soto Banjar, ya kayanya gak afdol kalo ke Banarmasin gak nyicipin kuliner yang satu ini. Potongan kupat atau lontong yang dipadukan dengan kuah soto yang kaya akan aroma rempah-rempah seperti kayu manis, kapulaga, cengkeh, biji pala dan lain-lain. Ditambah dengan soun, telur rebus dan perkedel kentang... perfecto. Harga: Rp.8.500/porsi.

Itik Panggang dan Soto Banjar ini saya nikmati di Depot Madezo, salah satu tempat makan di Banjarmasin yang menyajikan kuliner khas banjar ini. Jadi kalo ke Banjarmasin, jangan lupa untuk cari itik panggang n soto banjar. Kalo nggak, belum bisa ngomong udah ke Banjar :)

Kuliner di Kota Banjarmasin lainnya:

Baca Selengkapnya...

Saturday, April 18, 2009

Kuliner 90 - Lontong Orari, Banjarmasin

Lontong Orari
Jl Seberang Masjid, Banjarmasin

Balik lagi untuk menikmati pesona kuliner di ibukota Kalimantan Selatan. Salah satu rekomendasi tempat makan di Kota Banjarmasin yang banyak orang sampaikan adalah Lontong Orari. Katanya enak banget dan banyak penggemarnya, makanya saya penasaran untuk mencobanya. Hingga tibalah kesempatan itu pada suatu malam... Menyusuri jalanan di kota seribu sungai ini, sampai akhirnya rombongan saya berbelok di suatu jalan kecil, Jl. Seberang Masjid, dan parkir di salah satu rumah. Tidak ada yang menonjol dari rumah ini, tidak ada plang, lampu-lampu atau apapun yang menandakan tempat ini adalah rumah makan yang kita tuju, selain banyaknya orang makan di dalam rumah. Yang menonjol malah poster caleg pemilu 2009 yang merupakan pemuda asli seberang masjid :)


Masuk tempat ini, yang tersedia hanya tikar dan meja untuk lesehan. Sementara dindingnya dipenuhi dengan photo-photo para pesohor negeri ini yang pernah mencicipi lontong Orari mulai dari bintang sinetron sampai band ternama, dan yang terpampang paling besar adalah bandnya ibu Kikan :) Datanglah sang pelayan menanyakan pesanan kita, hanya ada dua pilihan menggunakan ayam atau ikan haruan. Sayangnya pilihan menu ayamnya habis jadi tinggal satu pilihan tersisa.

Lontong Orari
ini sangat unik, dua buah lontong besar (bener-bener besar) berbentuk segi tiga diguyur dengan kuah nangka muda, seperti opor, ditemani dengan ikan haruan yang sudah digoreng dan sebutir telur rebus. Rasanya? Enakkkkkkkkk abisssssss.... Kuah dengan semburat rasa manis (seperti banyak makanan khas banjar lainnya) berpadu dengan gorengan ikan haruan, menjadikan perpaduan yang benar-benar mantab. Ditambah dengan lontong besar yang lembut, menyempurnakan kualitas dengan kuantitas, benar-benar menuntaskan makan malam kita. Dan itu semua perlu ditebus dengan harga 14.000 rupiah.


Berdasarkan artikel koran yang terpampang di dinding, nama Orari sendiri muncul karena tempat ini pada awalnya adalah tempat ngumpulnya para breaker untuk "copy darat" di malam hari. Ya, karena tempat makan ini buka dari sore hari skitar pukul lima, sampai dini hari sekitar jam 3. Dan tempat ini tampaknya selalu dipenuhi para penggemarnya, terbukti ketika saya berkunjung ke sana orang banyak yang mengantri untuk mendapatkan tempat duduk, padahal bukan malam akhir minggu. Katanya kalau weekend, cari parkir aja bakal setengah mati hehehe. Penasaran, rasakan sendiri sensasinya...

Kuliner di kota Banjarmasin lainnya:
RM. Cendrawasih, Jl Pangeran Samudera
Baca Selengkapnya...