Friday, May 10, 2013

Kuliner Solo - Sate Buntel Tambak Segaran


Wisata Kuliner Indonesia #277
Kuliner Solo
Sate Buntel Tambak Segaran

Jl. Tambaksegaran 39 (Jl. Sutan Syahrir 149)
Telp: 0852 93418580
Solo


Sate Buntel, sate dibuntel? Kayak gimana? Itulah pertanyaan yang muncul di kepala saya ketika diajak Mas Hendri, blogger dari kota Solo, untuk bersantap malam kuliner Solo yang unik ini di Sate Buntel Tambak Segaran. Dua porsi sate buntel pesanan kami langsung hadir di meja kami. Tidak seperti sate yang biasanya potongan daging yang ditusuk, sate buntel ini disajikan tidak dengan tusuknya. Sate unik ini tidak dari potongan daging, tapi daging kambing yang dicincang, kemudian dibuntel (dibalut) lemak tipis yang melumer saat dibakar. Disajikan dengan bumbu kecap yang dahsyat, tidak seperti bumbu kecap lainnya, bumbu kecap untuk sate buntel ini terasa kaya rempah dengan rasa yang tidak sederhana, ditambah acar sebagai pelengkap. Rasa legit dari bumbu kecap yang meresap sampai kedalam daging memang patoet dipoedjiken, salah satu sajian sate terenak yang pernah saya coba. Mungkin karena saya penggemar manis yah? Apalagi dengan tidak perlunya usaha keras untuk menyantapnya karena dagingnya empuk dan sudah dilepaskan dari tusuknya. Harga satu porsi besar sate buntel ini Rp. 35.000,-

Ini nih tampilan sate buntel sebelum dibakar, terlihat lemak putih yang membalut daging kambing cincang didalamnya. Kemudian dibakar dengan dilumuri bumbu khusus, tampaknya lumeran lemak dan bumbu tersebut yang menjadi kunci kelezatan kuliner solo yang satu ini.

Tidak sulit menemukan Sate Buntel Tambak Segaran, letaknya di jalan besar dan bakarannya ada di depan sehingga aroma satenya dengan mudah menyeruak :) Tapi jangan salah masuk yah, di samping sate buntel ini terdapat kedai sate babi yang tentu berbahaya buat yang muslim hehehe. Buka dari jam 10 sampai jam 11 malam, bagi penggemar sate, dan terutama yang juga penggemar aroma manis, Sate Buntel ini harus menjadi destinasi wajib jika berburu kuliner Solo.

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Solo? Silakan lihat disini --> Wisata Kuliner Solo

Baca Selengkapnya...

Kuliner Solo - Selat Mbak Lies



Wisata Kuliner Indonesia #276
Kuliner Solo
Warung Selat Mbak Lies

Jl. Serengan 42
Telp: 0271-653332
Solo


Selat Solo, ini adalah kuliner Solo yang menjadi buruan saya ketika mengunjungi kota budaya di Jawa Tengah ini. Salah satu kedai yang menjajakan kuliner ini dan cukup legendaris adalah Warung Selat Mbak Lies. Mari kita coba menu andalannya: Selat Bestik. Irisan daging sapi yang empuk tapi mungil bertengger di atas telur pindang, kentang goreng, dengan sayuran: wortel, tomat, buncis dan selada ditemani dengan ceriping kentang (kentang tipis digoreng garing), acar timun, irisan bawang merah dan yang spesial "mayonaise jawa". Kenapa spesial? Karena Mayonaise ini tidak bisa ditemui di hidangan lain, khusus untuk Selat Solo. Rasanya yang sedikit asam dan manis, berpadu cantik dengan kuah selat solo yang manis (seperti kuah semur), memberikan kesegaran yang unik dan bikin kecanduan. Satu porsi Selat Solo Bestik ini harganya 10ribu aja.

Tapi karena porsinya cukup mungil (buat saya), akhirnya satu porsi Selat Solo Lidah hadir menjadi hidangan kedua di meja saya. Serupa dengan Selat Bestik, tetapi irisan daging sapinya diganti dengan lidah sapi yang tak kalah empuknya, gak perlu digigit :) Sedikit lebih mahal harga satu porsi Selat Lidah ini Rp. 13.000,-

Buat minumnya, Es Degan jadi pilihan paling tepat. Ada tiga pilihan pemanis yang dapat digunakan: Sirup, Gula Pasir dan Gula Jawa. Saya pilih Gula Jawa. Manis dan dinginnya pas di siang yang cukup panas di kota Solo ini.

Walau terletak di jalan kecil, Warung Selat Mbak Lies bisa tidak pernah sepi. Buka dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore, pelanggan silih berganti memasuki kedai yang dekorasinya sangat unik ini. Kalo dari blog si empunya Warung Selat Solo ini, tampak bahwa banyak selebritis yang berkunjung ke tempat ini untuk menikmati hidangan Selat Solonya yang bikin kangen, penasaran?


Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Solo? Silakan lihat disini --> Wisata Kuliner Solo

Baca Selengkapnya...

Thursday, May 9, 2013

Kuliner Bandung - Lotek dan Cendol Alkateri


Wisata Kuliner Indonesia #275
Kuliner Bandung
Lotek Alkateri
Jl. Alkateri

Bandung

Lotek menjadi salah satu ikon kuliner Bandung yang banyak penggemarnya. Salah satu penjaja lotek yang memiliki pelanggan berlimpah adalah Lotek Alkateri. Apa sih yang mebuat lotek ini special? Kunjungan saya ke Lotek Alkateri ini di jam makan siang membuat pertanyaan tersebut berputar dalam otak, karena yang ngantri makanan sederhana ini panjaaanngggg.... Kaya ngantri sembako. "Pesan satu bu, makan disini" - "Pait atau nggak" - "Nggak bu" - "Pedes apa sedeng?" - "Sedeng aja", itulah perbincangan yang menjadi "SOP" setiap orang yang akan memesan Lotek ini. Yang jarang ditemukan di tempat lain adalah munculnya pertanyaan "Pait atau nggak", ini maksudnya adalah menanyakan kepada pelanggan apakah akan disertakan pare dan daun pepaya yang beraroma pahit ke dalam lotek tersebut. Bumbu kacang yang sudah diolah sebelumnya dimasukkan kedalam ulekan besar untuk disatukan dengan aneka sayuran dan tentu saja cabe rawit. Bumbunya benar-benar kental sehingga rasanya aduhai. Yang menarik adalah kerupuk yang biasanya menjadi pelengkap di sajian lotek, di Lotek Alkateri kerupuk pun masuk ulekan dan diremukkan bersama sayuran. Memberikan sensasi berbeda :) Satu lagi, Lotek Alkateri tidak disajikan dalam piring, tapi dalam "pincuk", kertas roti yang digulung berbentuk kerucut. Ribet? Ternyata nggak, mudah untuk dipegang dan tidak akan tumpah. Untuk mendapatkan kenikmatan yang unik dari salah satu ikon kuliner Bandung ini cukup merogoh kocek 9ribu saja.

Padanan paling tepat dari lotek alkateri adalah Cendol yang dijajakan disampingnya. Cendol yang disajikan juga unik, tidak seperti cendol lainnya yang berwarna hijau, Cendol Alkateri ini berwarna putih, kalo kata Detikfood bahan bakunya menggunakan aci kawung seperti yang digunakan untuk membuat Goyobod. Cendol ini juga disimpan dalam Gentong tanah liat, katanya untuk menjaga agar suhu cendol ini tetap dingin. Cendol yang sudah dicampur santan ini tinggal diguyur gula aren, sluruuppp...

Kalo bisa datang ke tempat ini sebelum jam makan siang, karena Lotek Alkateri sudah buka sejak jam 9 pagi, karena kalo datang pas jam makan siang ya harus bersabar mengantri karena banyak sekali pelanggan, terutama karyawan kantor, yang bersantap siang di tempat ini. Lokasinya di trotoar Jl Alkateri ujung, dekat perempatan dengan Jl ABC, di sebelah kiri jalan. Sekarang banyak yang menjajakan lotek dan cendol di sepanjang Jl. Alkateri ini, jadi jangan sampai tertukar yah...

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Baca Selengkapnya...

Tuesday, April 23, 2013

Kuliner Bandung - Wedang Ronde Alkateri

Kuliner Bandung - Wedang Ronde Alkateri
Wisata Kuliner Indonesia #274
Kuliner Bandung
Wedang Ronde Alkateri

Jl. Alkateri
Bandung


Menyeruput kuah jahe yang manis dan panas di tengah udara dingin malam hari yang diselingi gerimis di kota Bandung memang paling pas. Apalagi dengan paduan ronde isi kacang tanah yang kenyal ahhh.... Ya itulah sensasi yang saya dapatkan ketika menikmati sajian Wedang Ronde Alkateri dekat daerah Alun-Alun Kota Bandung. Tante Gwat langsung menyapa dengan ramah ketika saya menghampiri kedainya yang terletak di sebuah gang di bilangan jalan alkateri. "Mau Ronde besar, kecil atau campur? Mau pake gula merah atau gula putih?" itulah pertanyaan yang ditanyakannya kepada setiap pelanggannya. Saya pilih Ronde campur dengan menggunakan gula merah. Paduan jahe dan gula merahnya memang pas, dan yang paling asik adalah tingkat kekenyalan dari rondenya yang juga "menyenangkan" dengan isi bubuk kacang tanah yang manis. Harga satu porsi Wedang Ronde Alkateri lengkap ini Rp. 13.000,-


Kuliner Bandung - Wedang Ronde Alkateri
"Orang-orang sih  manggil saya Tante Gwat. Udah jualan wedang ronde ini dari tahun 1984, dulu di pinggir jalan alkateri situ. Terus pindah ke gang ini supaya lebih luas tempat makannya", begitu jawab pemilik kedai ini dengan ramah ketika saya mencoba menanyakan kepada beliau tentang usahanya yang legendaris ini. Di usianya yang sudah mencapai 80 tahun, kondisi Tante Gwat tampak segar dan selalu ramah melayani pelanggan ditemani oleh kedua asistennya. Kedainya sendiri memang unik. Tempat pengolahan Wedang Ronde ini dengan tempat duduk untuk tamu terpisah dengan satu ruas gang kecil. Dan tampaknya suasana ini terus dipertahankan puluhan tahun lamanya.

Tapi sekarang untuk menikmati Wedang Ronde Alkateri kita tidak harus datang ke Jl Akateri ini. Di beberapa foodcourt di Bandung, kuliner legendaris ini sudah membuka cabangnya, sebut saja di The KiosK Dago, Paskal Hypersquare, Ciwalk, Riau Junction dan beberapa tempat lainnya. Tapi kalo mau menikmati di tempat asalnya juga tidak sulit mencarinya koq. Dari jalan Asia Afrika, setelah melewati Mesjid Agung, ambil jalur kanan dan belok kanan tepat sebelum Hotel Golden Flowers, Wedang Ronde Alkateri berlokasi tepat di belakang hotel yang dulunya gedung Asia Afrika Plaza ini. Jadi yang butuh kehangatan di dinginnya udara malam di Kota Bandung silakan menikmati hangatnya Wedang Ronde Alkateri, salah satu kuliner legendaris di kota ini.

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Bandung? Silakan lihat disini ->; Wisata Kuliner Bandung

Baca Selengkapnya...

Tuesday, April 16, 2013

Kuliner Banyuwangi - Rujak Soto Bu Ning

Kuliner Banyuwangi - Rujak Soto
Wisata Kuliner Indonesia #273
Kuliner Banyuwangi
Rujak Soto Bu Ning

Jl. Nusantara,
Banyuwangi


Kuliner Banyuwangi yang cukup kondang adalah Rujak Soto, banyak penjaja soto rujak di beberapa titik di kota Banyuwangi. Salah satu yang direkomendasikan adalah Rujak Soto Bu Ning yang berada di Jl Nusantara. Pertanyaan yang muncul adalah makanan apa ini? Soto? Atau Rujak? Dua jenis masakan yang jelas berbeda dan nampak aneh jika digabungkan. Tapi mari kita lihat perpaduannya, pertama-tama disiapkan bumbu rujaknya: gula merah, kacang goreng, garam dan cabe rawit, dan sesuai "adat" rujak Jawa Timur, bumbu petis tentu jadi bahan utama rujak ini, semua diulek menjadi satu. Kemudian lontong, timun, tahu, tempe, kangkung dan tauge disiapkan di dalam mangkok dan dibanjur bumbu rujak tadi. Selesai? Tentu belum, kalau selesai sampai disini namanya hanya "rujak" :) Mangkok tadi kemudian dibanjur lah dengan kuah soto yang cukup light dengan potongan babat yang cukup ramai sebagai pelengkapnya. Kerupuk udang hadir sebagai penyempurna hidangan ini. Rasanya? Hmmm, ternyata paduannya ciamik, rasa rujak petis yang nendang di"halus"kan dengan kuah soto yang lembut.

Kuliner Banyuwangi - Bu Ning
"Orang kenalnya Bu Ning, tapi nama saya Ibu Pon", begitu sapanya dengan ramah. Sudah berjualan rujak ini sejak 25 tahun lalu! "Udah capek mas, pengen istirahat, tangannya makin pegel" ujarnya sambil tersenyum. Dibantu sang anak, Ibu Poin berjualan dari jam 9 pagi sampai sore. Tidak hanya Rujak Soto, kedai sederhana ini juga menjajakan Rujak Cingur yang tidak kalah banyak peminatnya.


Mencari kedai ini susah-susah gampang. Berada di samping jalan besar Jl. Nusantara, sebelah timur PLN, Rujak Soto Bu Ning ini berada tepat di seberang Bioskop Irama yang sudah tidak berfungsi lagi. Dan, sulitnya, kedai ini gak pake plang nama plus tukang becak yang saya tumpangi juga tidak mengetahui. Akhirnya langsung bertanya pada ibu-ibu yang ternyata Ibu Pon sang empunya "Rujak Soto Bu Ning" :)

Kalau mau berkenalan lebih jauh dengan salah satu Kuliner Banyuwangi yang legendaris ini, boleh tengok rekaman video kreasi kang Matahari Timoer ini. Selamat menikmati....



Baca Selengkapnya...

Wednesday, April 10, 2013

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Wisata Kuliner Indonesia #272
Kuliner Surabaya
Sate Klopo ONDOMOHEN

Jl. Walikota Mustajab No. 36
Surabaya


Salah satu kuliner Surabaya yang direkomendasikan orang ke saya untuk "harus" mencicipinya adalah Sate Klopo Ondomohen. Mari kita coba... Ternyata Sate Klopo adalah sate daging (sapi atau ayam) yang dibalut dengan parutan kelapa, baru dibakar diatas bara api. Dagingnya empuk tanda pengolahannya yang mumpuni. Dan yang bikin beda tentu kelapanya, perkawinan antara aroma daging dengan parutan kelapa ini ternyata menambahkan sensasi gurih yang tidak ditemui di gagrak sate jenis yang lain. Belum lagi guyuran bumbu kacang yang manis plus nasi pulen hangat dengan taburan serundeng diatasnya menjadikan satu porsi Sate Klopo ini layak mendapat acungan jempol. Jossss....

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Eits, jangan keburu puas dulu. Kedai sate ini juga menyajikan sate unik lainnya: Sate Sumsum. Tapi berbeda dengan sate sumsum Pak Oo yang bisa kita temui di kota Bogor, Sate sumsum disini masih mencapurkan sumsumnya dengan daging sapinya. Dan tentunya guyuran bumbu kacangnya menjadi pelengkap sajian sate unik yang ada di kota Surabaya ini.

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Kenapa dinamakan Sate Klopo Ondomohen? Ternyata sate klopo ini berada di ruas jalan yang dulunya bernama Ondomohen, sebelum berganti nama menjadi Jl. Walikota Mustajab. Dulunya kedai ini berada di seberang kedai yang sekarang dan hanya buka pagi, tapi sekarang dari tempat makan ini buka dari pagi sampai malam. Walaupun selalu ramai, Sate Klopo Ondomohen yang dirintis oleh Ibu Asih ini tidak buka cabang. Jadi buat yang mau berburu Kuliner di Kota Surabaya ini, masukkan Sate Klopo Ondomohen ini dalam daftar kunjungan Anda....

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya

Baca Selengkapnya...

Saturday, March 30, 2013

Kuliner Surabaya - Mie Pitik & Es Campur Aiola


Wisata Kuliner Indonesia #271
Kuliner Surabaya
Mie Pitik Bang Azat & Es Campur Pak Kadir
eat at aiola

Jl Slamet No 16
Surabaya


Kedai aiola, sebuah "food court" yang dipenuhui anak sekolah dan anak kuliah di tengah rimbunnya pepohonan yang tumbuh di ruas jalan Slamet. Ya, aiola memang strategis, sangat dekat dengan SMA 1 dan SMA 9 Surabaya sehingga di jam makan siang untuk mendapatkan tempat dudukpun kayaknya harus menanti. Tapi emang ada makanan apa aja di aiola ini? Ini rekomendasi teman saya Mas Fajar Okto, yang mengajak saya makan siang disini. Untuk "main course" saya disuguhi Mie Pitik Bang Azat alias Mie Ayam. Istimewanya, selain suwiran ayam yang biasa menjadi toping mie ayam pada umumnya, di Bang Azat ini kita bisa pilih tambahan lainnya seperti kepala, ceker ataupun brutu, ataupun gabungannya. Bumbu ayamnya saya sangat suka, manisnya pas plus merata berpadu cantik dengan kuah mienya. Kepala ayamnya pun bikin ketagihan, gemuk dengan kulit tebal plus bumbu manis yang juga meresap sampai ke tulangnya. Untuk Mie Pitik + Kepala ini saya cukup merogoh kantong sebesar Rp.9000,-

Nah buat segerannya saya pesen Es Campur Pak Kardi. Isinya sangat sederhana: cendol, cingcau, pacar, kacang hijau dan potongan roti tawar, dengan kuah santan yang ringan dengan tingkat kemanisan yang sedang, tidak terlalu manis atau giung kalo kata orang SUnda. Buat ngalahin cuaca panasnya Surabaya Es Campur Pak Kadir ini patoet dipeodjikeun. Harganya cukup Rp. 7000 aja.

Suasana "homey" dari kedai ini memang mengasyikkan buat nongkrong-nongkrong. lokasinya pun strategis, tidak jauh dari Balaikota Surabaya. Jadi buat yang cari kuliner alternatif di kota Surabaya meluncur aja yuk ke aiola...

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya
Baca Selengkapnya...

Friday, March 29, 2013

Kuliner Surabaya - Tahu Campur Cak Kahar


Wisata Kuliner Indonesia #270
Kuliner Surabaya
Tahu Campur Cak Kahar
Jl Embong Malang No. 78H (Depan Hotel JW Marriot)
Surabaya
Telp. (031) 71948985

Berburu kuliner Surabaya tampaknya harus memasukkan tempat yang satu ini di dalam daftar kunjungan, Tahu Campur Cak Kahar. Makanan berkuah yang berisi potongan lontong, daging sapi beserta lemak dan kikilnya, perkedel dari singkong atau yang biasa disebut dengan lentho, tauge, mie kuning, daun selada dan pastinya Tahu. Kuahnya ini loh yang bikin hidangan ini spesial, kuah kaldu dengan semburat manis yang gurih daaannnn bumbu petis sebagai signature yang membedakan kuliner yang satu ini. Satu porsi tahu campur cak kahar ini serasa tidak cukup, tandas dengan cepat sampai kering ke kuah-kuahnya. Sluruuppp...

Selain tahu campur, kedai kaki lima yang sederhana ini juga menyajikan satu menu yang juga menjadi favorit yaitu Tahu Tek. Mirip kupat tahu kalau di Bandung. Potongan lontong, tahu, lentho, dan juga timun dan toge. Yang menjadi pembeda adalah telor dan juga bumbu kacangnya yang memiliki cita rasa petis yang kuat.

Tahu Campur Cak Kahar ini sangat mudah diakses, berada percis di seberang Hotel JW Marriot. Buka sejak jam 5 sore, kedai ini selalu ramai dikunjungi pengunjung, baik warga Surabaya sendiri maupun pendatang seperti saya :)

Nah, agar lebih jelas silakan liat video yang diambil Matahari Timoer ketika kita berkunjung ke salah satu ikon Kuliner Surabaya ini. Selamat menikmati....


Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya

Baca Selengkapnya...

Tuesday, March 26, 2013

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har


Wisata Kuliner Indonesia #269
Soto Lamongan "CAK HAR"
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II)
Telp.: 0821 42170205
Surabaya


Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak daerah memiliki soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, saya pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini bisa kita pesan secara "customize", mau bagian dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga bisa pesan menu tambahan, misalnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama saya terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya, soto Lamongan Cak Har menggunakan santan yang membuat kuahnya lebih kental dan tentunya lebih gurih. Ketiga, taburan bubuk koya yang memperkaya rasa, tidak hanya berlimpah, tapi kita bisa menaburkan sesuka hati karena tersedia secara bebas di meja. Keempat, daging ayam kampung pilihan tidak bisa tidak menjadi kunci keunggulan soto Cak Har. Kesimpulan: JUARA! Dan itu semua cukup ditebus dengan harga Rp. 13rb saja satu porsinya.

Satu lagi yang tidak bisa saya lupakan dari Soto Cak Har ini adalah kita bisa minta Balungan. Apa itu? Tulang belulang ayam yang sudah "dilucuti" dagingnya sehingga tinggal tersisa tulang-tulangnya saja. Apa enaknya? Walau hanya tulang, jangan lupa bahwa ini adalah tulang ayam yang sudah diolah dengan proses memasak yag panjang sehingga tulangnya sudah lunak dan resapan bumbunya pun sangat terasa. Belum lagi serpihan daging yang tidak bersih dilucuti dari tulangnya ini pun tidaklah sedikit, bisa kita nikmati. Mantap lah pokoknya, memberikan sensasi tersendiri. Dan mau tau berapa harga satu mangkok penuh balungan ini? GRATIS! Makin mantaaaabbbbb....

Saya datang ke Soto Lamongan "Cak Har" ini di malam kamis, bukan weekend tentunya. Tapi lihatlah keramaian yang ada di tempat ini, hampir semua meja terisi penuh, sepintas saya hitung jumlah pengunjung pada saat saya bersantap di sana lebih dari 50 orang dan itu terus bergantian datang dan pergi. Wuihhh... Kuliner Surabaya yang tidak boleh anda lewati

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya

Baca Selengkapnya...

Friday, March 22, 2013

Kuliner Jambi - Nasi Minyak RM Putri Jelmu


Wisata Kuliner Indonesia #268
RM Kuliner Khas Jambi Putri Jelmu
Jl. RE Martadinata, Simpang Bank Indonesia
Telp: 0853 7822 7537
JAMBI



Makin terbukti bahwa Kuliner Jambi memang lekat dengan Kuliner Palembang. Ada satu tempat makan sederhana yang menyajikan Masakan Khas Jambi sebagai menu utamanya. Salah satunya adalah Nasi Minyak, yang banyak kita jumpai juga di Palembang. Sebagai temannya nasi minyak ini bisa kita pilih apakah mau kari, rendang, semur atau ayam goreng dengan kelengkapan acar, sambal nanas dan juga kerupuk. Rasa gurih yang kaya rempah menyeruak begitu kita suapan pertama nasi minyak ini sampai ke mulut kita. Minyak samin menjadi kunci utama dari gurihnya kuliner Jambi yang satu ini. Pada umumnya nasi minyak ini didampingi dengan kari daging sebagai lauknya, kuah karinya juga cukup ringan sehingga memang pas sebagai pendamping nasi minyak yang sudah kuat rasanya. Harga satu porsinya memang cukup mahal Rp. 30ribu, tapi layak untuk dicoba.

Tau Tempoyak kan? Ya, ini adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. RM Putri Jelmu ini juga menyajikan Gulai Tempoyak Ikan Toman. Karena bumbunya berasal dari durian yang difermentasi, ya tentunya bisa dibayangkan sengatan aroma yang dihasilkan. Ikan Toman sendiri seperti ikan Gabus yang banyak hidup di Sungai Batang Hari. Sayangnya hidangan ini terlalu manis buat saya, jadi aroma durian plus rasa manis yang kuat kurang pas dengan indera perasa ini. Satu porsi nasi plus tempoyak toman dan sambal ini bisa ditebus dengan selmar uang Rp. 20.000.

Jika kita Googling, Nasi Minyak sebenarnya adalah kuliner khas Melayu. Akan tetapi setiap daerah punya ciri khas yang berbeda-beda. Di Palembang contohnya, nasi minyak ini berwarna kuning (seperti nasi kuning) dan disajikan dengan aneka macam lauk. Sedangkan di Jambi, nasi minyak warnanya cenderung merah, dan umunya disajikan dengan kari ayam atau daging. Tidak banyak penjual nasi minyak di kota Jambi, karena biasanya kuliner khas ini disajikan hanya pada saat pesta saja. Tapi sekarang, kalo penasaran dengan cita rasanya, kita bisa meluncur ke RM Putri Jelmu yang menyajikan aneka kuliner khas kota Jambi.

Mau tahu tempat makan lainnya di Jambi? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Jambi

Baca Selengkapnya...