Gak cuma sate klathak, yang justru wajib dicoba di sini adalah menu Kronyos-nya, bagian sandung lamur (lemak di bagiaan dada kambing) yang digoreng kering dengan bumbu minimalis, dan menghasilkan paduan gurih di luar dan lembut di dalam.
Rasanya ada yang kurang kalau jalan-jalan ke Jogja tanpa menyempatkan diri mampir ke daerah Bantul untuk menikmati mahakarya kuliner berbahan dasar daging kambing. Ya, apalagi kalau bukan
Sate Klathak! Berbeda dengan sate kambing pada umumnya yang berlumur bumbu kecap, sate klathak tampil sangat minimalis. Daging kambing hanya dibumbui dengan garam dan bawang putih sebelum dibakar. Selain itu, tusukan sate ini bukan pakai tusuk bambu biasa, tapi menggunakan jeruji besi (ruji sepeda). Penggunaan besi ini bukan untuk gaya-gayaan, melainkan berfungsi sebagai penghantar panas yang sangat baik, sehingga potongan daging kambing yang tebal bisa matang sempurna dan merata hingga ke bagian dalam. Namanya sendiri konon diambil dari onomatope bunyi "klatak... klatak..." saat daging bergaram tersebut bertemu dengan bara api panas.
Sate Klathak Mak Adi - salah satu penyaji terbaik
Di sepanjang Jalan Imogiri Timur berderet warung sate klathak yang menggoda selera. Tapi,
Sate Klathak Mak Adi yang sudah jualan sejak tahun 1995, punya tempat tersendiri di hati para pecinta kuliner.
Sate Klathak di sini dibakar dengan tingkat kematangan medium well, tidak hangus di luar tapi matang sampai ke dalam (karena pakai jeruji besi), dan tetap menyisakan juicy nya daging tanpa ada bau prengus yang tertinggal. Satu porsinya hanya dua tusuk, tapi itu sebenarnya sudah cukup, kecuali kita memang membutuhkan "asupan protein" yang lebih, dan disajikan dengan kuah gulai yang gurih, ringan dan segar.
Kreyos Terenak Di Dunia Ada Di Sini
Nah tapiiii, kalo ke sini jangan cuma pesan sate klathak saja. Kamu
wajib-kudu-harus memesan menu andalan mereka yang bernama Krenyos (atau Kronyos). Kalau kata mojok.co, Kronyos di tempat ini adalah yang terenak di dunia! Krenyos adalah irisan daging sandung lamur kambing yang penuh lemak, lalu digoreng kering dengan bumbu garam, bawang putih, dan sedikit kuah gulai. Bunyi "nyooos" saat gumpalan lemak bertemu minyak panas konon jadi asal-usul sebutannya. Yang bikin krenyos di sini unggul adalah karena tingkat kematangannya yang pas, kering, gurih, dan tidak terlalu berminyak atau
klomoh. Setiap gigitannya memberikan sensasi gurih di luar tapi lembut di dalam. The best lah....
Tengkleng dan Nasi Gorengnya juga Wajib Coba
Sate Klathak Mak Adi bisa kita nikmati setiap hari dari jam 10 pagi hingga jam 1 dini hari, dengan lokasi percis di pinggir jalan besar di Jl. Imogiri Timur, Bantul. Selain sate klathak dan krenyos, masih ada menu lainnya yang kudu dicoba juga seperti tongseng, tengkleng, gulai dan nasi goreng kambing. Dan saya merekomendasikan temat ini menjadi salah satu destinasi kuliner wajib Yogyakarta.
Wisata Kuliner Indonesia #473
Kuliner Jogja
Sate Klathak Mak Adi
Jl. Imogiri Timur No. 9 - Bantul
Comments
Post a Comment