Thursday, February 19, 2015

Kuliner Medan - Tip Top Restaurant


Wisata Kuliner Indonesia #358
Kuliner Medan
TIP TOP RESTAURANT
Jalan Jend. A. Yani No. 92 Medan
Telp: 061 - 4532042 / 4514442


Jika berbicara kuliner di Kota Medan, maka spot yang satu ini tidak boleh dilewatkan: Restaurant Tip Top. Inilah rumah makan legenda yang sudah berdiri sejak zaman Belanda. Salah satu signature dari rumah makan ini adalah aneka sajian ice cream-nya yang merupakan produksi rumahan. Aneka es krim yang tersaji di sini memang menggugah selera, es krim dengan resep yang sudah diwariskan turun temurun sejak awal resto ini berdiri, dan menjadi favorit orang-orang Eropa jaman dulu yang selalu merasa gerah di kota Medan ini. Buka dari jam 9 pagi hingga 10 malam, membuat kita punya banyak pilihan waktu untuk menikmati hidangan di sini.

Menu lain yang menjadi favorit adalah Bistik Lidah Sapi. Potongan lidah sapi yang disajikan di atas hot plate dengan ditemani french fries dan aneka sayuran salad. Tak lupa saus bistik yang khas. Sekilas rasa bistik lidah sapi ini mengingatkan pada sajian Selat Solo, akan tetapi dengan saus yang lebih kental. Harga satu porsi Bistik Lidah Sapi ini cukup mahal, Rp. 65.000,-, mungkin karena kita tidak hanya membayar makanannya tapi juga suasana tempo doeloe yang dihadirkan di rumah makan ini.

Berdasarkan keterangan yang tertulis pada buku menunya, Tip Top Restaurant awalnya berdiri dengan nama Jangkie pada tahun 1929 di Jalan Pandu, Medan. Ketika itu resto Jangkie menjual kue dan roti olahan sendiri. Baru di tahun 1934, resto ini pindah ke Jl Ahmad Yani dan mengubah namanya menjadi Tip Top yang bermakna "Prima" atau "Sempurna". Setelah pindah inilah, Tip Top mulai mnambah menu, tidak lagi hanya menjual roti dan kue, tapi juga menyediakan sajian lainnya seperti: steak ayam, steak lidah, salad, omelet, bitterballen, pancake, nasi goreng, cap-cay, fouyonghai, gado-gado, kari kambing, roti bakar dan lain-lain. Serta tak lupa es krimnya yang melegenda. Pada masa itu, umumnya pelanggan restoran Tip Top adalah orang Belanda yang bekerja di bagian administrasi dan pegawai perkebunan. Saat ini Restaurant Tip Top dikelola oleh generasi ketiga, dan masih banyak orang tua yang datang ke tempat ini untuk bernostalgia. Kini Tip Top terhimpit di antara gedung-gedung tua yang sudah mulai terancam keberadaannya. Suasana sekeliling terus berubah dan Tip Top sebagai porosnya dengan suasana oldies yang tetap dipertahankan sampai sekarang. Properti ruangan seperti meja, kursi dan piano masih digunakan, peralatan masak yang sudah tua pun tetap dipakai hingga kini.

Jadi jangan lewatkan untuk menikmati suasana "Belanda" sambil menikmati hidangan "tempo doeloe" di Restaurant Tip Top ini jika tengah berkunjung ke kota Medan.

Kuliner lain di kota ini:



2 comments:

  1. laper kang .___.
    bahaya malem2 bw kemari

    ReplyDelete
  2. es kriiiiiiimm.... bikin ngeces siang2 terik gini.
    mantap nih referensi restorannya **catet ini klo ke Medan :D**

    ReplyDelete