Saturday, May 14, 2011

Kuliner Semarang - Nasi Goreng Babat Pak Karmin, Mberok


Kuliner #151
Nasi Goreng Babat Pak Karmin
Jl. Pemuda (Samping Jembatan Mberok)
Semarang
Telp: 024 - 3563334

Untuk kesekian kalinya saya berkesempatan mengunjungi Semarang di bulan April 2011. Dalam waktu yang sempit saya langsung menetapkan salah satu tujuan Kuliner Semarang yang belum pernah saya kunjungi: Nasi Goreng Babat Pak Karmin. Googling dan tanya sana sini akhirnya langsung naek taksi menuju lokasi yang dituju. Sampe sana, kalimat yang langsung terlintas d benak saya: "Don't judge the food by it's cover" :) Yup, tempatnya sangat sederhana di samping jembatan Mberok, tapi ramenya pengunjung yang hadir gak kan membohongi "isi" warung tersebut. Langsung saya pesan dua menu spesial di kedai ini: Nasi Goreng Babat dan Babat Gongso. Gak papa dianggap rakus yang penting senang :) Sebelum Nasi Goreng Babat yang saya pesan dibuat maka akan ditanya dulu tingkat kepedasan yang saya minta, apakah mau pedes, sedeng, dikit atau gak pedes sama skali. Pertanyaan berikutnya adalah babatnya dicampur atau nggak, ternyata walaupun namanya nasi goreng babat tapi isinya bisa kita pilih, mau babat saja atau mau campur dengan "pencipta kolestrol" lainnya seperti ati, limpa, paru atau iso. Bumbunya kerasa pas banget, konon memang racikan bumbu di kedai Pak Karmin ini memang yang jadi andalan yang membuat Nasi Goreng Babat-nya berbeda dengan yang lain. Ditambah dengan teknik menggoreng yang tepat maka bumbunya meresap ke setiap bulir nasi yang tersaji di piring kita. Juara! Nasi goreng ini disajikan diatas piring yang sudah diberi alas daun pisang, dengan potongan telur dadar dan acar mentimun. Harga Rp. 15.000,-



Babat Gongso, menu lainnya dari kedai Pak Karmin yang tidak boleh terlewatkan. Potongan Babat dan juga jeroan lainnya (ati, limpa, paru atau iso) yang dimasak (ditumis?) dengan bumbu kecap yang kental dengan bumbu-bumbu yang "menyayat hati" saking meresapnya. Tidak ada rasa enek ketika menyantap jeroan dengan bumbu manis ini, babatnya pun dapat kita kunyah tanpa "perlawanan" berarti... Empukkk... Kayaknya lebih enak dimakan dengan nasi putih agar bumbunya semakin berasa, dan tidak beradu dengan rasa nasi gorengnya. Oh ya, jangan lupa untuk memesan tingkat kepedesannya, buat yang suka pedes tentunya akan bisa menikmati keindahan paduan pedas manis dari babat gongso ini. Hmmmm... Harga: Rp.25.000,-

Buat melawan panasnya udara Kota Semarang di siang hari, sangat cocok jika Es Jeruk jadi pendamping Nasi Goreng Babat dan Babat Gongso ini. Fresh orange juice dengan tingkat kemasaman dan kemanisan yang pas. Harga: Rp. 7.000,-

Melihat dari Facebook Page-nya Nasi Goreng Babat Pak Karmin ini sudah dirintis sejak tahun 1954. Dan sekarang sudah generasi kedua yang memegang usaha ini. Dan sekarang sudah ada dua cabang yaitu di Jl Gajah Mada dan di kawasan Telaga Mas. Buka dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore, puncak kunjungan dari kedai ini adalah pada saat-saat jam makan siang. Tampak pengunjung hlir mudik berganti (bahkan sampai ngantri) ditambah kesibukan para pegawai yang juga menerima pesanan lewat telepon terutama dari kantor-kantor yang berada di kawasan Jembatan Mberok ini. Mau berwisata kuliner di Semarang? Silakan mampir di Nasi Goreng Babat Pak Karmin - Mberok :)

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Semarang? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Semarang


Kuliner lain di kota ini:



5 comments:

  1. terima kasih telah turut mempromosikan usaha kami dan tempat jajan dikot semarang

    ReplyDelete
  2. wajib buat nyobain nih,,deket juga sama kos ane :D

    ReplyDelete
  3. Mas mau tanya kira kira ini jauh ga dari lawang sewu atau Jl. Pandanaran?
    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak terlalu jauh koq... naek motor/mobil paling cuma 10-15 menit

      Delete