Thursday, December 10, 2009

Kuliner 114 - Oleh-oleh Pontianak

Toko Asia
Jl. Pattimura No. 12
Pontianak


Apa yang bisa jadi buah tangan dari kota Khatulistiwa? Beragam penganan khas yang jarang kita temui di kota lain banyak tersedia disini. Dengan cita rasa dan tampilan yang menggoda memang membuat kita merasa ingin memboyong semuanya pulang ke kota kita. Yang paling menonjol dan terkenal adalah berbagai olahan dari lidah buaya alias aloe vera dan lempok durian. Inilah sedikit oleh-oleh dari Toko Asia-Pontianak.


Lempok Durian, sejenis dodol dengan bahan baku buah durian. Para penggemar durian pasti juga menggemari penganan yang satu ini. Manis dan legit dengan aroma durian yang kuat memang menjadi ciri khas dari lempok ini. Tersedia dalam kemasan yang kecil dan besar tinggal dipilih saja sesuai selera.


Dodol Lidah Buaya, lidah buaya konon merupakan makanan dengan serat yang tinggi, tapi saya gak tau kalo diolah menjadi dodol seratnya tetap tinggi gak ya? tapi yang jelas tetep enak :) Tapi walaupun enak, saya tidak menemukan ciri khas yang menonjol dari penganan yang satu ini selain bahan bakunya yang memang jarang ditemui di kota lain. Ada dua jenis dodol lidah buaya yang dijual di sini, yang biasa dan rasa jahe.


Minuman Lidah Buaya, nah yang ini jadi favorit saya, hampir serupa dengan minuman nata de coco yang banyak dijual di Cianjur dan pasar swalayan, tetapi olahan kelapanya diganti dengan olahan lidah buaya. Saya pribadi lebih menyukai minuman olahan aloe vera ini dibanding nata de coco. Karena selain kenyal "daging"nya juga nyakres, lebih enak buat digigit :)

Sebenernya masih banyak makanan oleh-oleh yang bisa dibawa dari Pontianak, sebut saja manisan lidah buaya, dodol buah (sirsak, pepaya, ketan hitam dan lain-lain), ikan asin, kripik ketela dan sebagainya. Silakan saja berkunjung di Jl. Gajah Mada atau di Jl. Pattimura, tapi kata pengantar saya di Pontianak, di Jl. Pattimura relatif lebih murah. Saya memilih toko Asia karena tampak ramai dan banyak makanan yang menggunakan brand toko itu. Dan plusnya lagi packagingnya ciamik, walau menggunakan dus bekas, tapi dibalut lagi menggunakan semacam kertas berbahan plastik yang anti air sehingga kita tidak perlu kuatir mau disimpan di bagasi atau kabin dalam pesawat. Jadi, belanja oleh-oleh yuk....

Kuliner lain di kota ini:



1 comment:

  1. lempok duriannya brp per bungkus gan,, beratnya brp per bungkus ?

    ReplyDelete