Skip to main content

Kuliner Sukabumi - Laksa Indrus (Laksa Pemuda)


Wisata Kuliner Indonesia #359
Kuliner Sukabumi
LAKSA INDRUS
Jalan Pemuda I - Citamiang, Sukabumi


"Coba saja ke Laksa Pemuda, itu kuliner legenda di Sukabumi", begitu saran kawan saya Kang Gery waktu saya bertanya tentang tempat makan siang yang yahud di Sukabumi. Tidak terlalu sulit menemukan tempat Laksa Indrus atau yang juga dikenal dengan Laksa Pemuda, karena lokasinya yang berada di Jl. Pemuda I, salah satunya karena banyaknya orang yang berkurumun di depan Pak Indrus yang tengah menyiapkan laksa yang mereka tengah pesan. Setelah memesan, satu mangkuk laksa tersaji di meja siap untuk disantap. Laksa yang disajikan cenderung gagrak laksa Bogor yang berbeda dengan laksa jakarta, khususnya karena adanya Oncom sebagai salah satu ingredient laksa ini. Ketupat, tahu kuning, oncom, bihun dan tauge tersaji dalam kuah kuning laksa yang khas, dengan topping kerupuk putih dan bawang goreng. Semburat rasa legit nan gurih muncul begitu kuah laksa ini mengalir ke rongga mulut, dan segera ditimpali dengan pulennya ketupat dan lembutnya tahu kuning yang tersedia. Wanginya daun kemangi juga muncul menyempurnakan sajian laksa olahan Pak Indrus ini. Dan kesemuanya itu hanya perlu dibayar dengan harga 7000 rupiah saja! Sebuah harga yang "sederhana" untuk sajian cita rasa laksa yang "mewah".

"Udah jualan sejak tahun 1959. Sebelumnya sih bantu bapak waktu SD, tapi sejak tahun 1959 itulah baru jualan sendiri", tutur Pak Indrus ketika saya tanya sejak kapan beliau mulai berjualan laksa. Bersama istrinya beliau dengan ramah melayani para pelanggan yang, saat saya di sana, tidak berhenti mengalir memesan laksa baik untuk dimakan di tempat maupun yang mau dibawa pulang. "Dulu sih jualannya ngider, baru 6 tahun mulai berjualan di tempat ini", lanjutnya sambil terus menyiapkan laksa yang tengah dipesan di sebuah tempat sederhana yang berada di seberang Kantor Kecamatan Citamiang, sementara sang istri bertugas menjaga arang agar tetap menyala menghangatkan kuah laksa kuning dengan panas yang pas, dan menerima pembayaran dari pelanggan. Laksa Indrus buka sekitar jam 10 pagi dan tutup jam 4 sore atau bisa lebih cepat jika dagangannya habis. Senyum tulus dari pasangan suami istri ini menyejukkan udara Sukabumi siang itu yang cukup menyengat, dan dari senyum itulah saya sadar bahwa lezatnya Laksa Pemuda ini tidak hanya dihasilkan dari olahan bumbu yang tepat, tapi juga karena Pak Indrus memasaknya dengan "hati".

Alamat/Peta Lokasi Laksa Indrus (Laksa Pemuda):


Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. Ah aku gak kebagian laksanya hiks..efek telaat jadi gak kebagian kuliner sukabuminya

    ReplyDelete
  3. Total jenderal bersebelas ga sampe 110rb.. Apa kita segambrengan makan kesana lagi? :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Murah bingit... tapi emang perjalanan menuju sukabuminya yang penuh perjuangan... -_-

      Delete
  4. Yang penting itu bener masak dengan hati akan menghasilkan cita rasa yang JUARA hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau mencintai dengan hati menghasilkan apa kak?

      Delete
  5. wah enak bgt tuh gan, apalagi kalau sambelnya banyak

    ReplyDelete
  6. kalo touring ke sukabumi dari bandung bisalah mampir mampir neh, sepertinya enak tuh haha.
    Visit my blog enjoybackpacker.blogspot.com keliner khas bandung

    ReplyDelete
  7. wahhhh.. harus dicoba nih kalo ke sukabumi!

    ReplyDelete
  8. hmm kalo ke sukabumi berhenti dulu nyobain :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kuliner Jakarta - Soto H. Husen

Wisata Kuliner Indonesia #405
Kuliner Jakarta
Soto Betawi H. Husen
Jl. Padang Panjang No. 6C, Manggarai - Jakarta
Telp: 021 83706476


Jalan Padang Panjang di kawasan Manggarai bukanlah jalan yang besar, ukurannya hanya cukup untuk sekitar dua mobil dan jalannya satu arah. Tetapi parkiran di pinggir jalan tersebut sangatlah ramai, terutama menjelang makan siang. Salah satu "biang kerok"-nya adalah adanya kedai Soto Betawi H. Husen di sisi kanan jalan yang merupakan salah satu kuliner legenda di kota Jakarta. Sejak dibuka sekitar pukul setengah delapan pagi, silih berganti para penggemar soto betawi racikan H. Husen ini memadati kedai yang tidak terlalu besar ini, baik untuk dimakan di tempat ataupun dibungkus. Tak heran, ketika masuk jam makan siang, sulit menemukan tempat duduk di sini dan sudah banyak potongan daging atau jerohan yang sudah habis. Bahkan ketika saya bertandang ke sana, pukul 12.50 siang kedai ini sudah menolak pesanan yang datang karena sudah habis! Sebenarn…

7 Kuliner Khas yang Halal di Kawasan Pecinan - Bogor

Wisata Kuliner Indonesia #393
Kuliner Bogor
Jl. Suryakencana - Gg Aut Bogor

Selama perayaan tahun baru Imlek ini, sampai 15 hari ke depan, ada satu ruas jalan di Bogor yang menjadi pusat perhatian. Kenapa? Karena kawasan ini terkenal sebagai salah satu daerah pecinan di kota Bogor, termasuk menjadi salah satu lokasi pusat perayaan Cap Go Meh yang akan diadakan pada tanggal 22 Februari 2016 nanti. Ruas jalan itu adalah Jalan Suryakencana, dimana di salah satu sudutnya terdapat kelenteng tertua di kota Bogor yaitu Kelenteng Hok Tek Bio yang juga menjadi pusat perayaan imlek di kota hujan ini. Tidak hanya itu, Jl Suryakencana juga dikenal sebagai salah satu pusat kuliner tradisional. Membentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer mulai dari kawasan Pasar Bogor sampai Perempatan Gang Aut/Jl Roda, beberapa kuliner khas kota hujan hadir di tempat ini. Tentunya ada beberapa kuliner yang non-halal bagi kaum muslim, tapi tetap mayoritas menyajikan kuliner yang halal. Kita akan melihat satu sudut …

Kuliner Bekasi - Sop Janda Ibu Darmi

Wisata Kuliner Indonesia #402
Kuliner Bekasi
Sop Janda Ibu Darmi
Kp. Rawa Julang Ds. Ganda Mekar (Kawasan MM2100)
Cikarang Barat - Bekasi
Telepon: 081318519079

Nama Sop Janda cukup terkenal khususnya di kawasan Bekasi, banyak penjaja yang menggunakan nama ini sebagai "merk" dagangnya. Tapi siapakah pencetus nama ini yang pertama? Ditengarai adalah seorang Ibu Darmi yang menggunakan nama Sop Janda untuk pertama kalinya di tahun 1997. Ibu muda, yang juga sering disebut mpok Darmi, ini memanglah berstatus janda ketika membuka usaha kuliner ini. Tak dinyana, nama Sop Janda yang dia sematkan sebagai nama usahanya ini justru menggelitik dan membangkitkan rasa penasaran banyak orang sehingga usahanya maju dengan pesat. Tapi tentu bukan hanya namanya yang menarik, yang membuat Sop Janda ini ramai, hidangan yang disajikan juga memikat lidah para pelanggannya. Sop Janda adalah sop iga / tulang iga dengan dua keunggulan: daging iga yang lembut dan berlimpah serta kuah kaldu yang gurih dan s…