Thursday, September 11, 2008

Kuliner 71 - Saung Mirah Cibiuk, Bogor




RM. Saung Mirah Cibiuk
Jl. Pangrango No. 32, Bogor
Telp: 0251-8327675

Rumah Makan Cibiuk dapat kita temukan di berbagai kota di Jawa Barat, misalnya di Garut dan Bandung. Di Bogor sendiri, Cibiuk baru saja pindah lokasi, karena lokasinya yang lama di Jl. Pajajaran sudah ditempati oleh resto waralaba termahsyur. Tampaknya modal dari "penggusuran" tersebut digunakan Cibiuk untuk membangun tempat makan yang lebih besar di Jl. Pangrango, sekitar 100m dari tempatnya yang lama, dan berkolaborasi dengan Saung Mirah, lahirlah Saung Mirah Cibiuk. Rumah Makan ini mengandalkan kehebatan sambalnya, sambal cibiuk yang memang nendang rasanya. Di depan, kita bisa mengambil lalapan dan sambal sesuka kita. Lalapan terpisah dua, lalapan mentah dan matang. Untuk lalapan mentah kita bisa mengambil daun poh-pohan, terong bulat, timun (bonteng) dan lain-lain, sedangkan untuk lalapan matang tersedia paria, wortel, walih dan lain-lain. Sambalnya pun ada 4 macam: sambal terasi, sambal oncom, sambal kecap dan sambal acar. Favorit saya: sambal oncom, gak terlalu pedas dan agak manis, pas banget deh. Nah, setelah sambal dan lalapannya, apa lagi yang bisa kita nikmati di tempat makan ini?


Gurame Bakar Cobek, seharusnya ini menjadi favorit saya. Gurame yang dibakar, disajikan di atas hot plate dengan "topping" sambal oncom yang khas dengan sedikit taburan daun kemangi. Tapi saya agak sedikit kecewa, bumbu oncomnya terasa kasar, masih terdapat kacang kedelainya tidak hancur sehingga sedikit mengganggu, berbeda dengan ketika waktu saya makan di Cibiuk Garut. Tapi masih lumayan lah, karena emang bumbunya ini cukup menggugah selera saya. Harga: Rp. 39.500 (kecil), Rp. 45.500 (sedang), dan Rp. 57.000 (besar)


Ayam Cobek, ayam goreng atau ayam bakar yang diberi bumbu oncom, sama seperti gurame cobek. Kalau saja bumbu oncomnya bisa lebih halus, menu yang satu ini bisa jadi juara. Rasanya pas dengan lidah saya. Harga : Rp. 11.000/potong


Nasi Bakar Pulen, nasi santan yang diberi bumbu rempah-rempah, dibungkus dengan daun pisang dan dibakar. Mirip dengan nasi liwet tapi dengan tampilan yang berbeda, kita juga bisa menemukan daun kemangi, potongan cabe hijau dan bawang goreng di dalam nasi ini. Gak salah disebut Nasi pulen karena memang bener-bener pulen dan gurihnya menggigit. Harga: Rp. 8.000,-


Karedok, makanan yang hampir selalu saya pesan di rumah makan sunda. Potongan sayuran mentah yang diaduk dengan bumbu kacang manis. Disajikan dengan emping. Rasa karedok yang ini lumayan, tidak terlalu special tapi tidak juga mengecewakan, enak. Harga: Rp.9.500


Juice Kelapa Muda, saya pesan untuk minumnya. Daripada sekedar memesan es kelapa muda, saya memilih opsi juice-nya. Rasa segarnya tuntas, dengan sedikit butiran daging kelapa yang masih tersisa, pas banget untuk menutup makan siang saya kali ini. Harga: Rp.9.500

Semua harga diatas belum termasuk pajak 10%. Sayang seribu sayang, makan siang kami kali ini terganggu dengan nasi putihnya, keras bo... masaknya kurang air, jauh dari pulen. Terus terang ini jadi mengurangi semua cita rasa lauk pauknya. Mudah-mudahan ini hanya kebetulan saja dan tidak terulang di lain waktu.

Oh ya, ada cara unik yang suka saya lakukan untuk menikmati sambal oncom: ambil selembar daun pohpohan, pilih yang agak besar. Kemudian letakkan sambal oncom di atas daunnya, lalu gulung. Gigit dan nikmati sensasi sambal oncom dengan cara yang berbeda. Selamat mencoba...

Kuliner lain di kota ini:



4 comments:

  1. ini mah cibiuk palsu! saya biasa makan di depok & cibubur mereka bilang klo di bogor belum buka lagi, pas saya tanya Saung Mirah Cibiuk katanya itu bukan RM. Cibiuk seperti dipajajaran dulu, tapi sudah beda.
    Cara membedakannya dari logo saja klo yang yang asli pasti cuma RM. Cibiuk dan ada tanda "ASLI"nya, padahal saya pernah makan dibogor masakannya sama tapi memang rasanya beda, jadi saya "TERTIPU".

    Bp. HASAN - Cibinong

    ReplyDelete
  2. Lihat gambarnya jadi laper....

    ReplyDelete
  3. setahu saya " dari owner rumah makan saung mirah, justru ini cibiuk yang banyak cabangnya berasal dari saung mirah...., untuk sekrang memang sudah beda, tapi cibiuk awal memang dari saung mirah cibiuk ini

    ReplyDelete
  4. Kayaknya sekarang label "CIBIUK" udah dicabut dari RM ini. Jad tinggal Saung Mirah aja. Sementera RM Cibiuk-nya ada di jl. Pandu Raya.

    ReplyDelete