July 2008 - Wisata Kuliner Indonesia

Thursday, July 31, 2008

Kuliner 61 - Cimory Resto, Cisarua - Bogor
July 31, 2008 4 Comments

Cimory Resto
Jl. Raya Puncak 435, 7 KM dari tol Ciawi.
Telp: (0251) 257-888

Kalau lagi cari makan di kawasan puncak, khususnya di cisarua, dan bosan dengan makanan sunda, Cimory Resto mungkin bisa menjadi salah satu alternatif pilihan anda sekeluarga. "Restaurant Keluarga Bernuansa Pegunungan" menjadi positioning yang diambil oleh rumah makan ini. Aneka hidangan berbahan dasar sosis serta susu murni menjadi menu andalan, walaupun terdapat juga menu tradisional seperti nasi goreng dan sop buntut. Tampaknya resto ini merupakan diversifikasi usaha dari PT. Cisarua Mountain Dairy (kepanjangan dari Cimory), yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Milk Factory. Berikut sedikit coretan tentang beberapa menu yang tersaji di meja saya:


Assorted Mini Grilled Sausages, lima potong sosis kecil ditemani dengan sayuran dan kentang, dengan campuran bumbu yang beragam (Italian, American, Garlic, Cheese dan Blackpeper). Rasanya memang asyik, serasa menemukan sensasi yang berbeda-beda di setiap gigitannya. Harga: Rp. 32.500,- (belum termasuk PPH 10% dan Service Charge 3%)


Spiral Sausage, penggemar sosis ayam dapat mencoba menu ini. Sosis berukuran besar dari daging ayam yang diberi bumbu black peper, garlic dan spice, ditemani dengan sayuran dan kentang. Cukup mengenyangkan pastinya... Harga: Rp. Rp. 33.500,- (belum termasuk PPH 10% dan Service Charge 3%)



Ring Sausage, sosis yang terbuat dari daging sapi dan daging ayam dibalut dengan bumbu oregano dan spices. Favorit istri saya... Harga Rp. 33.500,- (belum termasuk PPH 10% dan Service Charge 3%)




Asem-Asem Daging, salah satu pilihan buat anda penggemar menu tradisional. Rasanya hampir mirip dengan Garang Garang Asem Iga Sapi-nya Ny. Rumah, kuah yang asem dan pedas memang terasa "nendang" di indera pengecap kita. Hangatnya kuah juga dapat menghangatkan badan kita di resto yang memang berangin dan sejuk ini. Harga: Rp. 29.000,- (belum termasuk PPH 10% dan Service Charge 3%)



Susu Murni, merupakan produk unggulan dari rumah makan ini karena dibuat langsung di Milk Factory yang berada tepat di sebelah Cimory Resto. Tersedia dalam 5 pilihan rasa yaitu plain, strawberry, banana, chocolate dan coffee. Benar-benar fresh.... Harga Rp. 5000 (belum termasuk PPH 10% dan Service Charge 3%)







Sebelum pulang, mampir dulu di Cimory Shop untuk membeli Susu Segar dan Yoghurt produksi Cimory. Terdapat beberapa pilihan untuk susu segar seperti Strawberry, Chocolate, Coffee, Banana dan Green Tea. Kemasan besar susu ini (820ml) dijual dengan harga Rp. 12.000.

Jadi langsung saja meluncur ke Cimory Resto, kira-kira 7 km setelah pintu tol Ciawi, dan berada di sebelah kiri jalan (arah dari Jakarta). Anda bisa menikmati panorama dan udara yang sejuk serta dilengkapi dengan taman bermain anak-anak membuat resto ini cocok untuk bersantai bersama keluarga ataupun teman-teman.



Update:
Silakan lihat review terbaru Cimory Resto disini : http://www.banyumurti.net/2011/12/kuliner-bogor-cimory-resto.html
Reading Time:

Tuesday, July 22, 2008

Kuliner 60 - Kintamani Resto & Cafe, Bogor
July 22, 20081 Comments


Kintamani Resto & Cafe
Jl. Pajajaran No. 75 - Bogor
Telp.: 0251-311122

Bogor sekarang tidak hanya terkenal sebagai kota hujan tapi juga menjadi kota outlet dan kota kuliner. Bagaimana tidak, tempat makan baru tumbuh seperti jamur di kota ini, mulai dari tempat makan kelas kaki lima sampai restoran mewah. Salah satunya adalah Kintamani Resto & Cafe yang berlokasi di Jl. Pajajaran, berdekatan dengan Resto Gili-Gili (yang sekarang sudah berubah nama menjadi d'Leuit). Tampaknya memang resto Kintamani ini sengaja bertarung face to face dengan d'Leuit karena menu dan suasana yang disajikan hampir mirip. Suasana cozy memang langsung terasa begitu kita menginjakkan kaki masuk ke resto ini. Air mancur dan air terjun mini menghadirkan kesegaran alam di tengah resto yang memang cukup luas ini. Bagaimana makanannya? Berbagai menu khas Bali dan Sunda terpampang dalam buku menu, cukup membuat kita kebingungan untuk memilih sajian yang tepat. Berikut beberapa menu yang akhirnya "bisa" tersaji di meja saya...

Ikan Gurame Goreng Garing
, seekor ikan gurame besar disajikan dengan sambal kecap benar-benar mengundang selera. Kerenyahan daging luar dan kelembutan daging dalam ikan gurame yang digoreng dengan bumbu khas sunda memang membuat sajian ini cukup direkomendasikan. Harga: Rp. 55.000/ekor





Nasi Campur Bali
, kuliner khas bali ini memang disajikan secara apik di resto ini sehingga menjadi salah satu favorit istri saya. Sate ikan, urap bali, dan berbagai "campuran" lainnya memang menjadi ciri khas dari nasi campur ini. Patut dicoba... Harga: Rp 25.000/porsi




Nasi Timbel Jambal, nah ini... salah satu menu favorite dari resto Gili-Gili ternyata hadir pula disini, dengan kemasan yang sedikit berbeda. Nasi yang sudah diolah dengan rempah-rempah plus ikan jambal tentunya, disajikan dengan tempe, lalapan, sambal dan sayur asem. Sunda banget lah pokoknya :) Harga: Rp.19.000/porsi




Empal Daging, cocoknya nasi timbel jambal di atas ditambahkan empal daging sebagai lauknya. Perfecto... Empal yang lembut dan bumbunya aduhai ini akan menambahkan nilai "kesundaan" dari sajian ini. Harga: Rp. 15.000/porsi (2 potong)





Ayam Bakar Madurasa, ayam bakar dengan olesan madu ini salah satu kuliner favorite saya. Seperti halnya Ayam Bakar Madu Redavin, ayam bakar madurasa-nya Kintamani ini memberikan kelembutan daging ditambah dengan gurihnya bumbu serta aroma madu yang benar-benar memanjakan indera pengecap kita. Harga: Rp. 12.000/potong



Tempe Mendoan, jangan lewatkan untuk memesan tempe mendoan ini. Walaupun tidak seenak mendoan dari Banyumas, paling tidak cita rasa tempe yang disajikan dapat melengkapi hidangan yang kita santap. Harga: Rp. 8.000/porsi






Es Jeruk Kelapa
, berbagai juice dan minuman segar lainnya tersedia di resto ini. Pilihan saya jatuh ke Es Jeruk Kelapa. Es Jeruk yang ditambahkan daging kelapa muda ini memang memberikan kesegaran plus plus :) Harga: Rp. 12.000/gelas








Nah, jadi kalo lagi jalan ke Bogor dan membutuhkan sajian tradisional dalam kemasan "mewah" segera saja meluncur ke Kintamani Resto & Cafe. Gampang dicari koq, keluar tol Bogor, di pertigaan Baranangsian belok kiri terus ke arah tajur. Kira-kira 1 km, anda akan menemukan resto ini. Selamat menikmati....

Reading Time:

Friday, July 18, 2008

Kuliner 59 -  RM. Cendrawasih, Banjarmasin
July 18, 2008 2 Comments
Warung Makan CENDRAWASIH
Jl. Pangeran Samudera 65, BANJARMASIN
Telp.: 0511-4364230


Tentunya tidak afdol jika di Banjarmasin tidak mencoba rumah makan yang khusus menyediakan makanan khas banjar. Mencari makan malam di ibu kota provinsi Kalimantan Selatan ini, saya langsung diajak ke salah satu tempat makan yang cukup banyak dikunjungi orang, namanya Warung Makan Cendrawasih. Seperti di restoran padang, berbagai sajian akan dihadirkan di meja kita, tinggal kita pilih mau yang mana. Berikut beberapa menu yang coba saya coretkan disini:


PATIN BAKAR, ikan yang memang mudah kita jumpai di pulau terbesar di Indonesia ini memang memberikan tekstur daging yang special, lembut dan tebal. Dibakar dengan paduan bumbu kecap yang betul-betul meresap membuat menu ini perlu untuk dicicipi. Dengan potongan yang kecil tentu saja memudahkan kita untuk menyantap hidangan pertama dalam sajian kita kali ini. Harga : Rp. 12.500



PEPES PATIN, masih berbahan dasar ikan patin, satu lagi sajian special yang sayang untuk terlewatkan. Serupa dengan sajian pepes patin dari RM. Bakut Samarinda, daging ikan yang dibalut dengan bumbu renmpah-rempah khas Indonesia benar-benar memanjakan indera pengecap kita. Favorit saya adalah bagian pinggir kulitnya, yang rasanya kenyal-kenyal gimana gitu... Harga : Rp. 12.500



IKAN SALUANG, ikan kecil yang digoreng kering ini memang sangat renyah. Saya lebih menyukainya sebagai kudapan bukan sebagai lauk nasi. Sekali menggigit ikan pertama, tangan anda akan sulit untuk berhenti mengambil yang kedua dan seterusnya, sementara suara merdu akan keluar dari mulut anda, kriuk... kriuk... Harga : Rp. 7.000/porsi (satu piring)



UDANG BAKAR, udang yang digunakan sebagai bahan dasar adalah udang galah yang memang banyak dibudidayakan di provinsi ini. Udang dengan ukuran jumbo ini diramu dengan paduan bumbu yang tidak menyengat sehingga menyisakan rasa manis dan gurih dari daging udang ini. Sayang, harga yang harus kita bayar menurut saya kurang sepadan dengan kenikmatan yang kita raih. Harga : Rp. 35.000/ekor



IKAN PAPUYU BAKAR, inilah ikan khas Kalimantan yang banyak digemari warga setempat. Memang lembutnya daging ikan papuyu ini tidak ada yang bisa mengalahkan, tetapi kita harus "bertarung" dengan duri-duri kecil yang sangat banyak bertebaran di sela-sela daging ikan ini. Katanya kalau yang sudah ahli, duri-duri tersebut bukan halangan, hanya dengan mengulum daging dalam mulut sebentar, maka duri-duri tersebut akan dengan mudah terpisahkan dengan dagingnya. Gimana caranya ya??? Harga : Rp. 12.500

SAYUR LABU, kalau kita sering melihat labu kuning dibuat kolak, ternyata di warung makan khas banjar ini labu bisa juga dibuat sayur. Mirip dengan sayur lodeh, labu dimasak bersama sayuran lain, seperti kacang panjang, kol dan lain-lain. Rasanya? Cobain sendiri aja deh... Harga : Rp. 3.500/mangkuk




SAYUR TENGKUYUYNG, nah ini yang unik... sama dengan sayur labu, sayur mirip lodeh ini juga kaya akan berbagai jenis sayuran, tetapi yang menarik di dalam sayur ini juga terdapat tengkuyung. Tengkuyung adalah sejenis siput kecil air tawar yang banyak ditemukan di sungai-sungai kalimantan. Cara memakannya adalah dengan menghisap daging tengkuyung dari cangkangnya. Rasanya? mohon maaf tidak berani coba, jadi silakan coba sendiri :) Harga : Rp. 3.500/mangkuk

TELUR PENYU, telur yang mengadung protein tinggi, yang jika direbus selama apapun tetap saja tidak akan membuat isinya menjadi padat. Saya dulu sering menyantap telur penyu ini di Sukabumi yang merupakan sentra pengembangbiakan penyu, sudah lama tidak bersua, saya langsung mengambil satu butir telur penyu ini. Cara makannya adalah dengan mensobek kulitnya sedikit(karena tidak keras seperti kulit telur ayam), kemudian langsung dihisap... slurrrppp. Hmmmm, yummmiii. Konon telur penyu ini juga baik untuk mengembalikan vitalitas tubuh. Harga : Rp. 7.500/butir
Reading Time:

Saturday, July 12, 2008

Kuliner 58 -  Ketupat Kandangan, Banjarbaru
July 12, 2008 9 Comments
Satu kuliner yang sangat unik saya temukan di Banjarbaru, namanya Ketupat Kandangan. Kandangan sendiri diambil dari nama Kota Kecamatan yang merupakan ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan. Ketupat dan Dodol Kandangan merupakan kuliner yang cukup terkenal dari kota ini. Jadi apa yang unik dari Ketupat Kandangan ini???


Yang pertama adalah bahan dasarnya. Menggunakan Ikan Haruan (mungkin lebih dikenal dengan ikan gabus) yang dimasak dalam kuah yang mirip dengan opor tapi agak lebih manis. Kita bisa memilih bagian kepala atau badan untuk tiap porsi yang dipesan. Untuk "sumber karbohidrat"nya digunakan ketupat yang tidak "pulen", tapi mudah hancur. Mengapa mudah hancur? Karena, keunikan yang kedua, walaupun berkuah, cara memakan ketupat kandangan ini "seharusnya" tidak menggunakan sendok, tapi tangan saja. Jadi kupat yang mudah hancur tersebut sedikit diremas-remas oleh tangan di dalam kuahnya, sehingga kuahya dengan mudah meresap ke dalam ketupat. Ini yang membuat kita bisa menggunakan tangan untuk memakannya karena kuahnya sudah habis, terserap ke dalam ketupatnya. Unik bukan? Tapi saya sih masih memilih menggunakan sendok untuk menyantapnya :)

Dan keunikan yang ketiga adalah, jarang saya temui menu ikan berkuah yang dijadikan sajian santap pagi hari. Biasanya kita menemukannya untuk santap siang atau malam. Tapi walau begitu, ternyata menyantap ketupat kandangan ini di pagi hari amatlah nikmat, kita akan mendapati sensasi yang berbeda. Kalo menurut pendapat saya, rasanya perfecto... Dan satu porsi ketupat kandangan ini dapat kita tebus dengan harga sekitar 5000 rupiah. Jadi kalo ke daerah Kalimantan Selatan, carilah menu sarapan Ketupat Kandangan di sekitar tempat anda menginap, dijamin tidak akan menyesal :)
Reading Time:

Friday, July 11, 2008

Kuliner 57 - Soto Anang, Martapura
July 11, 20081 Comments
Akhirnya, satu kota baru lagi di Nusantara ini berhasil saya singgahi, Banjarbaru di Provinsi Kalimantan Selatan. Memenuhi undangan dari Badan Diklat Provinsi Kalsel, saya mendarat di Bandara Syamsudin Noor, sekitar 20 menit dari Kota Banjarbaru, lebih dekat dibandingkan Banjarmasin yang kira-kira membutuhkan waktu tempuh 1,5 jam dari bandara. Kebetulan, Badan Diklat ini memang berada di Kota Banjarbaru, tidak di ibu kota provinsinya. Malam pertama, saya langsung diajak untuk menikmati Soto Banjar, salah satu kuliner khas dari daerah ini. Menyeberang ke kabupaten tetangga, mendaratlah kita di Soto Anang, yang berlokasi di Jl.Ahmad Yani KM 39, Martapura.


Soto Anang merupakan salah satu penyaji Soto Banjar yang cukup terkenal di kawasan ini. Soto Banjar merupakan soto khas Banjar yang berbahan utama ayam, tetapi selain disuwir, potongan ayam yang besar juga tersaji di atas soto ini. Di soto Anang ini, ayam yang digunakan juga ayam pejantan sehingga kegurihan rasanya tak perlu diragukan. Tidak hanya ayam, soto banjar juga "dipenuhi" dengan perkedel kentang, telur rebus dan tentunya ketupat sebagi makanan pokoknya. Dibanjiri dengan kuah soto banjar yang kaya akan rempah-rempah, rasa soto banjar ini memang akan memanjakan indera pengecap kita. Perfecto.... Semua itu cukup ditebus dengan uang sebesar 13ribu rupiah. Selamat mencoba...
Reading Time:

Tuesday, July 8, 2008

Kuliner 56 - Soto Yu Gisah, Mataram
July 08, 2008 3 Comments
Nah jika di Mataram anda bosan dengan rasa "ikan" dan "pedas, silakan kunjungi Soto Yu Gisah. Terletak di seberang Bandara Selaparang, tepatnya di Jl. Adisucipto No. 10, Mataram, tempat makan ini memang menghadirkan suasana "Jawa" di pulau Lombok. Ketika melangkahkan kaki masuk, kita akan disambut dengan jejeran pendopo khas Jawa Tengah, tempat kita menyantap makanan sambil lesehan. Sayang ketika saya berkunjung kesana tengah ada pembangunan ruangan yang menyebabkan suasana menjadi agak kurang nyaman.


Menu utama di Soto Yu Gisah ini tentunya adalah Nasi Soto Ayam. Sepiring nasi soto dengan taburan daging ayam kampung akan segera tersaji di hadapan kita tak lama setelah kita memesannya. Mengingatkan kita akan Soto Semarang atau Soto Kudus, akan tetapi gurihnya ayam kampung khas mataram ini memberikan cita rasa yang berbeda, terasa lebih gurih.

Sebagai pendampingnya, sepotong ayam goreng sangatlah cocok. Seperti ayam taliwang, ayam goreng ini juga berukuran "mungil", diambil dari ayam yang masih berusia muda, yang tentunya sangat gurih. Selain itu, gorengan tempe yang dibungkus tepung juga menjadi pilihan menarik agar rasa sotonya lebih nendang.

Dan untuk minumnya, segelas Es Jeruk Nipis tampaknya merupakan penutup yang pas. Sedikit rasa asam yang ditimpali dengan manisnya gula dan dinginnya es batu menutup perjalanan saya di kota Mataram ini. Jadi, sebelum anda bertolak terbang keluar pulau Lombok, di pertigaan Bandara, belok kanan sebentar, Sekitar 20m sebelah kanan temukan Soto Yu Gisah untuk menemukan sensasi kuliner yang berbeda dari tempat makan lainnya di Mataram...
Reading Time:

@way2themes