Tuesday, January 15, 2008

Kuliner 40 - Yoghurt Cisangkuy - Bandung

Buat yang suka jajan di Bandung tentu gak asing lagi dengan Yoghurt Cisangkuy, tempat nyeruput yoghurt yang sangat legendaris di kota Bandung. Cisangkuy sendiri diambil dari nama jalan lokasi tempat wisata kuliner ini berada. Terletak di kawasan tengah kota, di daerah Gedung Sate, selain menyajikan minuman yoghurt yang sangat segar, tempat ini juga menjual suasana hommy dan sejuk khas kota Bandung, dengan rindangnya pepohonan baik di dalam halaman rumah maupun di luar rumah yang merupakan salah satu taman kota di Paris van Java ini.



Apa yang begitu spesial dari rasa yoghurt Cisangkuy ini? Saya pribadi tidak terlalu suka yoghurt sebenarnya, karena rasanya yang asam. Akan tetapi ketika menyeruput segelas yoghurt cisangkuy ini, kita akan menemuukan cita rasa yoghurt yang berbeda, tidak terlalu asam (bahkan cenderung manis) serta tidak terlalu kental. Hmmm, apalagi buat orang yang tidak terlalu suka susu, mencicipi yoghurt ini bisa membuat kita lupa bahwa minuman ini berbahan dasar susu yang difermentasi.



Berbagai aneka rasa yoghurt dapat kita cicipi di tempat ini, sebut saja strawberry, grape, lychee, mocca, vanila dan lain-lain. Selain itu kita juga dapat memilih cara penyajiannya seperti juice (buah dan yoghurt di blend bersama), non juice (buah dan yoghurt tidak diblend) atau special juice (buah dan yoghurt di blend bersama plus potongan buah segar yang menyertainya). Semua pilihan yoghurt ini dapat kita nikmati dengan harga yang relatif cukup murah yaitu berkisar antara 7rebu sampai 9 rebu perak. Misalnya, untuk yoghurt yang saya pesan yaitu Strawberry Special Yoghurt Juice harus ditebus dengan uang Rp. 8.500,-.



Sebagai teman minum yoghurt, tempat makan ini juga menyediakan beberapa makanan yang
light seperti burger, hot dog, baso, gado-gado dan lain-lain. Saya sempat memesan Kentang Goreng Sosis dan Chicken Cream Soup untuk anak saya. Kentang Goreng Sosis merupakan salah satu menu yang paling sering dipesan selain yoghurtnya tentu. Tidak terlalu istimewa menurut saya, tapi bumbu yang disajikan memang berbeda. Alih-alih menyediakan Sambal atau Saos Tomat, Kentang Goreng Sosis ini malah didampingi dengan Saos Barbeque. Satu porsi dapat ditebus dengan harga 13rebu perak



Chicken Cream Soup nya juga tidak telalu istimewa. Tampak seperti cream soup instan tetapi ditambah dengan potongan-potongan ayam sehingga rasanya tidak terlalu plain. Yah mungkin memang spesialisasi dari tempat makan ini memang yoghurt jadi untuk side menu lainnya tidak dapat menggugah selera. Semangkuk cream soup ini dapat ditebus dengan harga sebelas rebu perak.



Nah, ada lagi yang istimewa dari Yoghurt Cisangkuy ini. Selain menu yang disajikan oleh tempat makan ini, kita juga dapat memesan makanan lain yang dijajakan di pelataran luar. Ada tiga jenis makanan yang saya lihat mangkal di depan yoghurt cisangkuy. Yang pertama adalah baso tahu-siomay, kemudian tukang sate, yang menjajakan sate sapi dan sate ayam, serta serabi. Saya coba untuk memesan sate sapi. Disajikan dengan lontong, sate ini dilumuri kuah kacang yang kasar dan kental serta dilapisi dengan kecap manis. Seporsi sate ayam/sapi dapat ditebus dengan harga 10ribu rupiah saja. Jika kita ingin sate daging murni alias tanpa lemak cukup dengan menambahkan ekstra 2ribu rupiah.

Jadi, kayanya kalo lagi jalan-jalan atau pengen nyante leyeh-leyeh sembari menikmati kesegaran kota Kembang setelah capek berbelanja di FO, langsung saja luncurkan kendaraan anda ke Jl. Cisangkuy (daerah Jl. Diponegoro/Gedung Sate/Gasibu). Disana akan langsung anda temukan jejeran mobil yang lagi parkir, yang penumpangnya mungkin sedang menikmati segelas yoghurt dingin di Yoghurt Cisangkuy.

Kuliner lain di kota ini:



No comments:

Post a Comment