Thursday, March 1, 2007

Kuliner 06 - Durian & Ikan Bakar Maluku

Setelah dari Wamena, perjalanan saya berikutnya adalah ke Kota Masohi, Maluku Tengah. Bersama Mas Wisnu saya berangkat pada tanggal 15 Januari 2007 menggunakan pesawat Batavia Air pukul 5 pagi dan mendarat di Bandara Pattimura Ambon sekitar pkl 14.30 WIT. Saya masih harus menyeberang ke Pulau Seram agar dapat ke tempat tujuan saya di Masohi. Di bandara Pattimura kami dijemput pak Johannis dan tim dari Pemkab Maluku Tengah dan masih dibutuhkan 8 jam perjalanan lewat darat dan laut sampai tiba di Masohi.


Setelah kira-kira 1 jam lebih naik mobil, akhirnya kami sampai ke pelabuhan untuk naik ferry yang membawa kami menyeberang ke pulau Seram. Makanan yang pertama kali saya makan di maluku ini adalah Indomie Telur, yang saya pesan diatas ferry. Entah mengapa, indomie kali ini terasa nikmat sekali bagi saya. Mungkin karena sedang lapar setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh ditambah dengan sepoi-sepoi angin di lautan maluku, sehingga makan indomie pun terasa sangat istimewa sekali :) Setelah turun dari ferry, saya masih harus menempuh perjalanan sekitar 4 jam lagi, dan baru bisa masuk hotel menjelang pukul 11 malam.

Keesokan harinya, setelah melakukan survey, kami diajak makan siang menikmati ikan bakar. saya dipilihkan ikan kerapu yang besar. Dagingnya sangat empuk dan tebal. Hampir sama dengan ikan bakar di Makassar, ikan ini dibakar dengan bumbu minimalis tetapi disajikan dengan berbagai macam bumbu dan sambal. Tapi buat saya yang penting ada kecap, itu sudah cukup. Puas dan kenyang sekali rasanya makan siang saya kali ini.

Malam harinya, setelah makan malam saya berjalan-jalan melihat-lihat kota. Di depan Plaza Masohi, berjejer para penjual durian. Durian di sini kecil-kecil, paling sebesar jeruk bali, tetapi soal rasa jangan ditanya. dagingnya begitu legit, membuat kita susah utk berhenti. Harganya pun murah, hanya Rp.10.000,- untuk satu ikat yang berisi 4 buah durian.

Besoknya saya sudah harus kembali ke Ambon dengan menggunakan speed boat karena ferry sedang dalam perbaikan. Lumayan tegang juga karena minggu lalu pernah liat di tv ada kecelakaan speed boat di kawasan maluku hehehe...

What a trip... Mudah2an saya punya kesempatan utk kembali ke sini...

Score (1-10):
Indomie di atas kapal ferry : 8
Ikan Kerapu Bakar : 8,5
Durian Maluku : 8

Kuliner lain di kota ini:



3 comments:

  1. saya juga pernah ke masohi, disana ada warung ikan bakar enak tapi saya lupa dimana...di sebelah plaza masohi kayaknya...apalagi kakap bakarnya...ada juga resto kecil yang dipinggir laut tapi lupa namanya (duhh...udah lama sih n ga dicatat) disana udangnya enak...hmmm kalo yang paling enak sih RM seafood yang saya juga lupa namanya (huehehehe) tp yang pasti di pinggir jalan raya....ada dua resto seafood di sepanjang jalan raya masohi and dua2nya enakk....ada juga yang enak loh, rm erni letaknya disamping hotel tiara...makanannya biasa sih cuma sotonya sih menurut saya enak....ok selamat mencoba kalo berkunjung di masohi....

    ReplyDelete
  2. wah infonya baru dapet nih, mudah2an ada kesempatan ke masohi lagi deh, tengkyu :)

    ReplyDelete
  3. saya anak masohi dan sekarang lg belajar di daerah oranf nich...
    tempat makan yang enak di masohi banyak apalagi di daerah bundaran kota.. di sana di sediakan ayam lalapan tp asli ayam kampung, ada ikan bakar juga, pokoknya bayak dech.. tp mahal2..
    klu musim buah depan maplas itu di jadikan pusat jualan buah,, duren, duku, langsat, rambutan, smunyanya di jajakan di sini..
    datangnya di masohi...

    ReplyDelete